Jakarta – Tim nasional Spanyol kembali menampilkan performa luar biasa dalam lanjutan fase grup UEFA Nations League 2026/2027. Menjamu Kroasia di Stadion Ramón Sánchez Pizjuán, Sevilla, La Roja sukses mengamankan kemenangan mutlak dengan skor meyakinkan 4-1. Hasil gemilang ini menegaskan dominasi Spanyol di panggung sepak bola Eropa sekaligus memperpanjang rekor impresif mereka.
Sebelum melakoni laga kandang sarat gengsi melawan Kroasia ini, kampanye awal Spanyol di ajang UEFA Nations League musim berjalan dengan catatan positif yang sangat mendebarkan. Pada pertandingan pembukaan fase grup yang dihelat beberapa hari sebelumnya, skuad asuhan Luis de la Fuente secara dramatis sukses menaklukkan Inggris dengan skor tipis 3-2 di Stadion Wembley. Sempat berada dalam situasi tertekan dan tertinggal di markas lawan, La Roja menunjukkan mentalitas juara dengan membalikkan keadaan secara gemilang. Kemenangan krusial di kandang Inggris tersebut tidak hanya mendongkrak moril tim, tetapi juga menjadi modal berharga tatkala kembali bertanding di hadapan pendukung sendiri di Sevilla.
Di kubu seberang, tim nasional Kroasia juga menyambut lawatan ke Andalusia dengan membawa bekal tiga poin dari pertandingan perdana mereka. Berhadapan dengan Republik Ceko di matchday pertama, Vatreni tampil solid dan memetik kemenangan penting 2-1 berkat kontribusi gol dari sang kapten abadi Luka Modrić serta aksi penutup Marco Pašalić. Kendati demikian, sejarah pertemuan kedua negara selalu menghadirkan tantangan berat bagi Kroasia, mengingat rekor pertemuan masa lalu yang kerap memihak Spanyol—termasuk kekalahan telak 0-3 pada fase grup Euro 2024 silam. Beban historis tersebut membuat Kroasia harus bekerja ekstra keras untuk meredam agresivitas lini serang Spanyol di Stadion Ramón Sánchez Pizjuán.
Pertandingan baru saja berjalan satu menit ketika publik tuan rumah langsung bersorak menyambut gol cepat dari bintang muda sensasional, Lamine Yamal, yang membuka keunggulan 1-0 untuk Spanyol. Akan tetapi, Kroasia tidak tinggal diam dan merespons dengan baik melalui tekanan terarah ke lini pertahanan Spanyol. Pada menit ke-27, Dion Drena Beljo sukses mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Vatreni menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan mengejutkan lini belakang tuan rumah.
Respons cepat ditunjukkan oleh skuad Spanyol hanya selang beberapa menit kemudian. Memasuki menit ke-31, Lamine Yamal mengirimkan umpan silang akurat dari situasi sepak pojok pendek yang disambut dengan sundulan matang oleh Marc Pubill untuk merestorasi keunggulan La Roja menjadi 2-1. Skor tipis tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama di tengah intensitas permainan yang sangat tinggi dari kedua kesebelasan.
Memasuki paruh kedua, Spanyol semakin nyaman mengontrol jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 60 persen. Dominasi lini tengah yang digalang para gelandang kreatif membuat Kroasia kesulitan mengembangkan pola serangan balik cepat. Pada menit ke-62, Lamine Yamal kembali menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Kroasia lewat torehan gol keduanya dalam pertandingan ini, memperlebar jarak keunggulan Spanyol menjadi 3-1.
Menjelang penghujung laga, pelatih Luis de la Fuente melakukan sejumlah pergantian taktis yang berjalan sangat efektif untuk menyegarkan lini serang. Pesta kemenangan Spanyol akhirnya ditutup secara sempurna oleh aksi brilian Nico Williams pada menit ke-89. Akselerasi tajam dari sisi kiri dituntaskan dengan sepakan keras yang tak mampu dihentikan kiper Dominik Livaković, sekaligus mengunci skor akhir 4-1 untuk kemenangan tuan rumah.
Berkat tambahan tiga angka dari pertandingan ini, Spanyol kini kokoh memuncaki klasemen sementara Grup C dengan raihan sempurna enam poin dari dua pertandingan awal. Performa konsisten ini memperpanjang catatan luar biasa La Roja yang kini melewati 40 pertandingan kompetitif tanpa tersentuh kekalahan—sebuah rekor fenomenal bagi tim nasional di zona Eropa. Sementara itu, Kroasia harus rela turun ke peringkat ketiga klasemen grup akibat kekalahan ini, tertinggal dalam persaingan ketat untuk mengamankan tiket menuju fase gugur UEFA Nations League musim ini.
(EA/timKB)
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda