Jakarta – Muay Thai adalah seni bela diri yang telah mengakar kuat dalam budaya Thailand. Di antara banyak petarung berbakat yang lahir dari tanah airnya, Chartpayak Saksatoon muncul sebagai salah satu nama yang patut diperhitungkan. Lahir pada 1 Agustus 1998 di Thailand, ia tumbuh menjadi petarung Muay Thai profesional yang kini bersinar di divisi Strawweight ONE Championship.
Dikenal dengan kecepatan serangan, akurasi pukulan, dan agresivitas tanpa henti, Chartpayak telah menunjukkan bahwa dirinya adalah petarung yang memiliki potensi untuk menjadi juara dunia. Dengan rekam jejak luar biasa dan teknik bertarung yang mumpuni, ia menjadi salah satu nama besar yang semakin bersinar di panggung internasional.
Perjalanan Menuju Muay Thai Profesional
Sebagai seorang anak yang lahir dan besar di Thailand, Chartpayak dibesarkan dalam lingkungan yang sangat menghargai Muay Thai sebagai bagian dari tradisi dan kehidupan sehari-hari.
Sejak usia dini, ia sudah tertarik dengan seni bela diri ini. Seperti banyak anak lainnya di Thailand, ia memulai latihannya di gym lokal dengan latihan keras yang mencakup kekuatan fisik, teknik bertahan, dan kombinasi serangan.
Namun, yang membedakan Chartpayak dari yang lain adalah kemampuannya untuk cepat belajar dan berkembang. Ia menunjukkan bakat luar biasa dalam bertarung, memiliki reaksi cepat dan insting pembunuh yang khas dari seorang petarung profesional.
Memulai Karier Profesional di Thailand
Setelah bertahun-tahun mengasah kemampuannya di berbagai kompetisi amatir, Chartpayak akhirnya memasuki dunia profesional Muay Thai.
Bersama Kiatpetch Gym, salah satu kamp pelatihan terkenal di Thailand, ia mendapatkan latihan terbaik yang semakin mempertajam kemampuannya dalam kombinasi serangan yang cepat dan mematikan.
Dari ring kecil di Thailand, ia mulai bertanding di stadion-stadion bergengsi dan meraih berbagai kemenangan penting.
Setelah menunjukkan dominasi dan kemampuannya di tingkat nasional, Chartpayak mendapatkan kesempatan emas untuk bertarung di ONE Championship, organisasi seni bela diri terbesar di dunia.
Karier Gemilang di ONE Championship
Setelah bergabung dengan ONE Championship, Chartpayak langsung menunjukkan bahwa ia bukan petarung sembarangan.
Debutnya berlangsung pada 15 Desember 2023 di ajang ONE Friday Fights 45, di mana ia menghadapi Dabdam Por Tor Tor Thongtawee. Dalam pertarungan ini, Chartpayak membuktikan dominasinya dengan kemenangan KO hanya dalam waktu satu menit di ronde pertama.
Kemenangan ini membuka jalan bagi namanya untuk diperhitungkan di ONE Championship.
Mendominasi Divisi Strawweight ONE Championship
Tidak puas dengan hanya satu kemenangan, Chartpayak terus melanjutkan dominasinya di ring ONE Championship dengan rekor pertarungan yang mengesankan.
17 Mei 2024 – ONE Friday Fights 63
-
- Menghadapi Mowgli Chor Ajalaboon, Chartpayak kembali menunjukkan kehebatannya dengan kemenangan KO di ronde pertama (menit 2:04).
- Serangan agresifnya membuat lawan tidak dapat bertahan lebih lama, membuktikan bahwa ia adalah petarung yang sulit dikalahkan.
20 September 2024 – ONE Friday Fights 80
-
- Melawan Petnamngam PK Saenchai, Chartpayak meraih kemenangan KO di ronde kedua hanya dalam 28 detik.
- Kemenangan ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu petarung Muay Thai paling mematikan di ONE Championship.
8 November 2024 – ONE Friday Fights 86
-
- Dalam laga melawan Kompet Fairtex, Chartpayak berhasil menyelesaikan pertarungan dengan kemenangan melalui keputusan mayoritas setelah tiga ronde penuh aksi.
- Kemampuannya dalam bertahan dan melakukan serangan balik menjadi faktor utama dalam kemenangannya.
Kombinasi Kecepatan dan Kekuatan
Sebagai petarung Muay Thai, Chartpayak mengadopsi gaya bertarung yang agresif dan sangat efektif dalam pertempuran jarak dekat.
Teknik Muay Bouk (Tekanan Tanpa Henti)
-
- Chartpayak dikenal dengan gaya bertarung agresif yang selalu menekan lawan tanpa memberi mereka ruang untuk beristirahat.
- Ia tidak pernah ragu untuk melancarkan kombinasi pukulan, tendangan, dan serangan siku yang cepat dan akurat.
Keseimbangan Antara Serangan dan Pertahanan
-
- Meskipun dikenal agresif, Chartpayak juga memiliki pertahanan yang solid.
- Ia mampu menghindari serangan lawan dan mengubah momentum pertarungan dengan serangan balik yang cepat.
Insting Pembunuh yang Mematikan
-
- Ia selalu mencari celah untuk mendaratkan pukulan KO, membuatnya menjadi petarung yang sangat berbahaya di ring.
Dengan kombinasi kecepatan, kekuatan, dan kecerdasan dalam bertarung, Chartpayak terus membuktikan bahwa ia adalah salah satu petarung terbaik di ONE Championship.
Duel Sengit Melawan Kongchai Chanaidonmuang
Setelah serangkaian kemenangan impresif, Chartpayak kini bersiap menghadapi tantangan besar berikutnya.
Pada 28 Februari 2025, ia dijadwalkan bertarung melawan Kongchai Chanaidonmuang di ajang ONE Friday Fights 98.
Pertarungan ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menarik di divisi Strawweight karena kedua petarung memiliki gaya bertarung yang agresif dan sama-sama memiliki rekor kemenangan KO yang mengesankan.
Banyak penggemar dan pengamat bela diri menantikan apakah Chartpayak mampu mempertahankan dominasinya, atau apakah Kongchai akan menjadi lawan yang mampu menandingi kehebatannya di atas ring.
Chartpayak Saksatoon, Sang Juara di Masa Depan
Dari ring kecil di Thailand hingga menjadi salah satu petarung paling ditakuti di ONE Championship, perjalanan Chartpayak Saksatoon adalah kisah inspiratif tentang dedikasi, kerja keras, dan tekad untuk menjadi yang terbaik.
Dengan rekam jejak yang luar biasa dan gaya bertarung yang mematikan, ia kini menjadi salah satu kandidat kuat untuk merebut gelar juara di divisi Strawweight.
(PR/timKB).
Sumber foto: sherdog.com
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda