Jakarta – Jelang partai final Liga Champions melawan Inter Milan, Paris Saint-Germain (PSG) memborong seluruh gelar domestik di sepakbola Prancis musim ini. Hal ini membuat PSG semakin percaya diri saat menghadapi Inter Milan dengan kesuksesan meraih treble winners domestik atau juara domestik. Setelah Trophee des Champions (6/1) dan Ligue 1 (5/4), PSG memenangkan Coupe de France Minggu (25/5). Dalam partai final di Parc des Princes, Saint-Denis, PSG menang nyaman tiga gol tanpa balas atas Stade de Reims. Wide attacker 22 tahun Bradley Barcola yang lebih dipilih pelatih Luis Enrique di lini serang kiri ketimbang Khvica Kvaratskhelia mampu memborong dua gol. Masing-masing pada menit ke-16 dan 19. Bek kanan Achraf Hakimi menambah satu gol pada menit ke-43.
PSG sudah mulai membuka keunggulan atas Reims lewat gol Bradley Barcola pada menit ke-16. Prosesnya berawal dari serangan balik Desire Doue yang kemudian mengirim umpan dan diselesaikan dengan baik oleh tendangan keras Barcola. Tidak butuh waktu lama juga bagi PSG untuk menggandakan keunggulan karena Barcola sudah mencetak gol lagi pada menit ke-19 setelah memanfaatkan umpan Doue. Setelah itu, terdapat Achraf Hakimi yang menyelesaikan umpan Barcola untuk mencetak gol penutup PSG pada menit ke-43.
PSG tampil dominan dalam laga ini dengan menguasai bola sebanyak 76 persen dan sempat melancarkan 20 total tembakan. Reims kerap kesulitan untuk keluar dari tekanan hingga akhirnya mereka gagal mencetak gol balasan hingga laga selesai. Bahkan, statistik livescore.in menunjukkan Reims tak mendapat satu pun peluang besar. Trofi juara Liga Champions kini jadi tujuan utama PSG sejak diambil alih oleh Qatar Sports Investments pada 2011. Mereka nyaris saja meraihnya saat ditangani Thomas Tuchel pada musim 2019–2020. Sayang, PSG harus mengakui keunggulan Bayern Munchen 0-1 dalam final di Estadio da Luz, Lisbon.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda