Jakarta – Tampil mengesankan dalam beberapa seri di musim ini, pembalap Moto2, Diogo Moreira, saat ini menjadi pembalap muda yang paling santer dibicarakan di paddock MotoGP. Sebab, pembalap Brasil ini berpotensi naik ke MotoGP pada 2025 dan sedang diperebutkan oleh tiga tim sekaligus. Moreira lahir di Sao Paulo pada 23 April 2004, dan pindah ke Spanyol pada 2017 demi mencari jalan yang lebih pasti untuk meneruskan kariernya di dunia balap. Saat itu, ia mengikuti berbagai ajang balap junior regional setempat.
Moreira akhirnya mendapatkan kesempatan berlaga di ajang internasional pada 2019, yakni di European Talent Cup, salah satu kelas yang dilombakan di JuniorGP sebagai salah satu program ‘Road to MotoGP. Ia pun mengakhiri musim di peringkat 6. Pada 2020 dan 2021, Moreira pun beralih ke kelas JuniorGP dan bertarung di peringkat 10 besar. Juga pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berlaga di Red Bull Rookies Cup, lagi-lagi mengakhiri musim di peringkat 6 setelah meraih 3 podium. Moreira kemudian menjalani debutnya di ajang Grand Prix pada 2022, di kelas Moto3 bersama MT Helmets-MSI. Selama dua musim beruntun, ia mengakhiri musim di peringkat 8 dan total meraih 3 podium, 1 kemenangan, dan 1 pole.
Pada 2024, Moreira memilih naik ke kelas Moto2 bersama Italtrans Racing. Tahun ini, ia meramaikan persaingan papan atas. Pada 12 seri pertama, ia telah meraih 3 pole, 3 podium, dan 1 kemenangan. Ia juga sedang menduduki peringkat keempat klasemen pembalap dengan 119 poin. Meski belum meraih hasil yang konsisten, Moreira memiliki talenta yang hebat dan tak diragukan. Atas alasan inilah namanya panas dibicarakan berpotensi naik ke MotoGP, bahkan lebih ramai diperbincangkan ketimbang calon juara dunia terkuat Moto2 saat ini, Manuel Gonzalez.
Moreira, yang saat ini berusia 21 tahun, diincar oleh tiga tim MotoGP, yakni Prima Pramac Racing (Yamaha), LCR Honda Idemitsu, dan juga Ducati, yang berpotensi meletakkannya di salah satu tim satelit. Sebagai catatan, saat ini Moreira terikat kontrak dengan Yamaha Brasil. Moreira tadinya merupakan salah satu kandidat rider yang hendak diajak oleh Trackhouse Racing menjalani tes MotoGP dengan Aprilia RS-GP di Aragon, Spanyol, pada Juni lalu. Namun, tanpa alasan yang diketahui, Trackhouse akhirnya memberikan kesempatan ini kepada Gonzalez.
(bP/timKB).
Sumber foto: redbull.com
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda