Jakarta – Di dunia olahraga bela diri campuran yang penuh tantangan, kerasnya latihan, dan sorotan publik yang tajam, hanya sedikit nama yang mampu menembus batasan usia dan geografi untuk menjadi perhatian global. Salah satu dari sedikit nama itu adalah Alice Pereira, sosok muda karismatik asal Brasil yang kini bersiap mencatat sejarah sebagai petarung wanita termuda yang pernah bertarung di dalam oktagon Ultimate Fighting Championship (UFC).
Lahir pada 20 Desember 2005 di Feira de Santana, kota terbesar kedua di negara bagian Bahia, Brasil, Alice dibesarkan dalam lingkungan yang penuh semangat dan keberanian. Di balik sikap ramah dan wajah muda yang memikat, tersimpan determinasi keras dan ketangguhan mental yang telah membentuknya menjadi salah satu talenta paling menjanjikan dalam sejarah MMA wanita modern.
Dari Feira de Santana ke Dunia Bela Diri
Alice Pereira tumbuh di lingkungan kelas pekerja yang sederhana, namun penuh kasih dan nilai-nilai keluarga yang kuat. Ayahnya adalah seorang pengagum berat olahraga bela diri, sementara ibunya berprofesi sebagai guru. Keseharian Alice kecil diisi oleh aktivitas sekolah dan permainan jalanan, hingga suatu hari ia menyaksikan video pertarungan legendaris Amanda Nunes, yang menjadi pemicu semangatnya untuk terjun ke dunia pertarungan.
Pada usia 7 tahun, Alice mulai berlatih Muay Thai di sebuah sasana lokal kecil. Meskipun awalnya hanya sebagai hobi, pelatihnya segera menyadari potensi luar biasa dalam dirinya: kecepatan tangan, insting bertahan, dan—yang paling penting—keinginan untuk selalu belajar dan berkembang. Tak lama berselang, ia mulai mengasah kemampuan grappling dan bergabung dengan akademi jiu-jitsu Brasil (BJJ), disiplin bela diri yang menjadi tulang punggung banyak petarung MMA elite.
Dominasi di Kompetisi Lokal
Pada usia 13 tahun, Alice telah mengikuti lebih dari 20 kompetisi Muay Thai dan jiu-jitsu di tingkat regional, memenangkan sebagian besar di antaranya. Ia bahkan sempat dijuluki “Wonder Girl” oleh media olahraga lokal karena kemampuannya mengalahkan lawan yang jauh lebih tua.
Namun, titik balik kariernya datang saat ia melakukan transisi ke MMA amatir di usia 15 tahun. Dalam debutnya, Alice menang melalui KO di ronde pertama, menunjukkan bahwa ia bukan hanya petarung teknis, tetapi juga memiliki daya hancur luar biasa.
Selama dua tahun berikutnya, Alice mencatatkan rekor sempurna di level profesional regional, sebagian besar kemenangannya diperoleh melalui TKO dan KO, membuktikan kemampuannya sebagai finisher alami. Ia juga sempat tampil di beberapa ajang promotor besar Brasil seperti Jungle Fight dan Future MMA.
Bangkit lewat Media Sosial
Berbeda dari banyak petarung muda lainnya, Alice memahami pentingnya membangun personal branding di luar ring. Ia sangat aktif di media sosial—terutama Instagram dan TikTok—di mana ia membagikan potongan latihan intensif, highlight pertarungan, serta kehidupan sehari-hari yang menginspirasi para pengikut mudanya.
Dalam waktu singkat, ini menjadikannya salah satu figur muda MMA dengan pengaruh terbesar secara digital. Kehadiran online-nya membuat Alice menjadi aset berharga, tak hanya sebagai atlet tetapi juga sebagai simbol pemasaran global.
Gaya Bertarung: Efisiensi, Agresi, dan Kepintaran Taktik
Striking
Alice dikenal dengan pukulan tangan kanan mematikan yang kerap digunakan untuk menyudutkan lawan. Ia menggunakan kombinasi jab-hook-low kick dengan sangat cepat dan efisien. Di sisi defensif, Alice juga memiliki movement kepala yang baik dan kemampuan menghindari serangan balasan.
Grappling & Submission
Meski dikenal karena knockout, jangan lupakan kemampuan grappling-nya. Alice memiliki latar belakang BJJ dan telah memenangi beberapa pertandingan dengan teknik rear-naked choke serta armbar. Ia sangat terlatih dalam transisi dari posisi atas ke kuncian dengan kecepatan luar biasa.
Fight IQ
Di luar kekuatan fisik, keunggulan Alice adalah kemampuannya membaca arah pertarungan. Dalam beberapa duel terakhir, ia menunjukkan kapasitas adaptif untuk mengubah strategi mid-fight ketika menghadapi lawan yang lebih berpengalaman.
Langkah Menuju UFC: Menjadi Petarung Termuda Sepanjang Sejarah
Performa impresif Alice di sirkuit Brasil menarik perhatian pemandu bakat UFC. Selain memiliki rekor sempurna, Alice juga membawa nilai pasar yang tinggi berkat popularitasnya di media sosial.
Setelah serangkaian diskusi dan evaluasi medis serta usia, UFC secara resmi merekrut Alice Pereira sebagai petarung wanita termuda yang akan tampil di dalam oktagon, memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Maycee Barber. Alice dijadwalkan untuk memulai debut di divisi Bantamweight Wanita, melawan lawan tangguh dari Eropa.
Prestasi Karier
-
- Rekor Profesional Regional: Tidak terkalahkan dengan mayoritas kemenangan melalui KO
- Petarung wanita termuda yang menandatangani kontrak dengan UFC
- Dijuluki “knockout machine” oleh media Brasil karena gaya bertarung agresif dan efisien
Apakah Alice Siap Menjadi Legenda Baru UFC?
Bakat luar biasa, kematangan emosional, dan basis penggemar yang solid menjadikan Alice salah satu proyek terbesar UFC untuk jangka panjang. Namun pertanyaan besar tetap ada—bisakah ia menghadapi tekanan kompetisi tertinggi di usia yang masih sangat muda?
Para pengamat MMA terbelah: sebagian meyakini Alice siap menantang peringkat 10 besar dalam dua tahun, sementara yang lain menyarankan agar UFC mengelolanya dengan hati-hati agar tidak terlalu cepat “dibakar” dalam dunia yang keras.
Namun satu hal pasti—Alice Pereira bukan hanya sekadar petarung, ia adalah simbol kebangkitan generasi muda yang berani menantang batas.
Golden Girl yang Mengubah Wajah MMA Wanita
Alice Pereira telah mengubah narasi tentang apa yang mungkin dicapai oleh seorang remaja di dunia MMA. Di usia di mana kebanyakan orang masih merancang masa depan, ia sudah membentuknya dengan pukulan, grappling, dan kehadiran digital yang kuat.
Sebagai “Golden Girl”, ia membawa harapan baru dari Brasil untuk dunia, dan membuka jalan bagi generasi muda perempuan untuk percaya bahwa usia bukan penghalang—hanya angka di tengah tekad dan kerja keras.
(PR/timKB).
Sumber foto: instagram
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda