Mitch Raposo: Juara Gulat Yang Jadi Bintang Flyweight UFC

Piter Rudai 03/10/2025 4 min read
Mitch Raposo: Juara Gulat Yang Jadi Bintang Flyweight UFC

Jakarta – Setiap petarung MMA memiliki kisahnya sendiri tentang bagaimana mereka menembus panggung terbesar dunia, UFC. Ada yang datang dengan rekor sempurna, ada yang melalui jalan penuh lika-liku, dan ada pula yang membuktikan diri setelah sempat gagal. Salah satu nama yang merepresentasikan semangat pantang menyerah itu adalah Mitch Raposo, petarung muda dari Amerika Serikat yang kini berlaga di divisi flyweight UFC.

Lahir pada 16 Oktober 1998 di Fall River, Massachusetts, Raposo tumbuh dalam lingkungan yang keras tetapi juga sarat semangat kompetitif. Dengan gaya bertarung freestyle yang memadukan striking agresif dan kemampuan submission, ia membawa fleksibilitas luar biasa ke dalam oktagon.

Benih Seorang Juara dari Fall River

Fall River bukanlah kota yang terkenal melahirkan bintang MMA, tetapi dari sanalah Raposo menempa dirinya. Sejak kecil, ia sudah terbiasa dengan kerja keras. Olahraga menjadi jalannya untuk membentuk karakter, dan gulat adalah titik awal yang paling membekas.

Sebagai pegulat muda, Raposo menunjukkan bakat alami. Ia bukan hanya sekadar ikut berkompetisi, melainkan juga menjadi juara negara bagian, sebuah prestasi yang membuktikan kekuatan dasar grappling-nya. Dari atas matras gulat itulah Raposo belajar disiplin, fokus, dan ketahanan mental.

Namun, ia tidak berhenti di sana. Setelah menguasai grappling, Raposo masuk ke dunia Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ). Di sinilah ia menambah dimensi baru pada arsenalnya—submission. Lawan yang berhasil ia bawa ke ground hampir selalu berakhir dalam kuncian.

Untuk melengkapi dirinya sebagai petarung MMA sejati, ia pun melangkah ke dunia kickboxing. Hasilnya luar biasa: rekor tak terkalahkan di atas ring kickboxing membuatnya semakin percaya diri menghadapi siapa pun.

Langkah Kecil yang Membuka Pintu Besar

Perjalanan Raposo di MMA profesional dimulai di kancah regional. Pertarungan demi pertarungan ia menangkan dengan gaya freestyle yang serba bisa. Lawan tidak pernah tahu apakah ia akan mengandalkan striking atau membawa laga ke bawah. Fleksibilitas ini membuat Raposo cepat dikenal sebagai prospek menjanjikan.

Rekor impresifnya menarik perhatian para pengamat dan promotor besar. Nama Mitch Raposo pun masuk dalam radar UFC, meski jalan menuju sana tidak semulus yang dibayangkan.

The Ultimate Fighter Musim ke-29: Sorotan Pertama

Tahun 2021 menjadi momentum penting dalam perjalanan Raposo. Ia terpilih sebagai peserta The Ultimate Fighter (TUF) musim ke-29, reality show ikonik UFC yang melahirkan banyak bintang. Dari puluhan petarung, Raposo mencuri perhatian sejak awal.

Tidak tanggung-tanggung, ia dipilih sebagai pilihan pertama oleh Alexander Volkanovski, juara dunia featherweight UFC saat itu. Pilihan ini menunjukkan betapa besar potensi yang dilihat Volkanovski pada Raposo. Bagi seorang petarung muda, terpilih oleh sang juara tentu menjadi validasi besar atas kerja kerasnya.

Meski tidak keluar sebagai pemenang TUF, pengalaman itu memberinya panggung besar. Ia belajar dari lawan-lawan tangguh, berlatih bersama para petarung terbaik, dan memahami apa yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi.

Kegagalan yang Jadi Batu Loncatan

Masih di tahun 2021, Raposo mencoba peruntungan di Dana White’s Contender Series (DWCS) musim ke-7. Ajang ini dikenal sebagai pintu masuk tercepat menuju UFC. Raposo tampil penuh percaya diri, tetapi kali ini hasil tidak berpihak padanya. Ia kalah dari lawan yang lebih berpengalaman.

Namun, alih-alih membuatnya mundur, kekalahan itu justru membuka mata banyak orang. Gaya freestyle Raposo—kombinasi grappling dan striking—tetap terlihat jelas. Para analis UFC menyebutnya sebagai petarung dengan masa depan cerah, dan nama Raposo tetap tercatat dalam daftar prospek potensial.

Hari yang Ditunggu-Tunggu

Setelah tiga tahun penuh penantian, kerja keras, dan perjuangan, akhirnya datang juga kesempatan besar. Pada 1 Juni 2024, Mitch Raposo resmi menjalani debut di UFC. Momen ini menjadi titik balik kariernya: dari seorang anak muda Fall River yang memulai dari gulat sekolah, hingga akhirnya bertarung di panggung MMA terbesar di dunia.

Debutnya menandai awal babak baru. Raposo sadar bahwa setiap pertarungan di UFC adalah ujian, tetapi dengan fondasi kuat di grappling, BJJ, dan striking, ia siap menantang siapa pun.

Freestyle yang Serba Bisa

Raposo dikenal sebagai petarung dengan gaya freestyle, yakni memadukan berbagai disiplin untuk menciptakan fleksibilitas di dalam ring.

    • Striking: tak terkalahkan di kickboxing, dengan kombinasi pukulan dan tendangan presisi.
    • Gulat: kontrol ground yang solid, bekal dari masa kejayaannya sebagai juara negara bagian.
    • Brazilian Jiu-Jitsu: submission cepat yang bisa mengakhiri laga kapan saja.
    • Strategi: mampu membaca lawan dengan baik, apakah perlu menjaga pertarungan tetap berdiri atau membawanya ke ground.

Hal ini membuatnya sulit ditebak. Lawan harus selalu waspada karena Raposo bisa mengubah ritme pertarungan dalam sekejap.

Prestasi Penting dalam Karier

    • Juara gulat negara bagian di Massachusetts.
    • Tak terkalahkan di kickboxing pada level regional.
    •  Peserta The Ultimate Fighter musim ke-29, pilihan pertama tim Volkanovski.
    • Peserta Dana White’s Contender Series (2021), menarik perhatian meski kalah.
    • Debut UFC pada 1 Juni 2024, tonggak sejarah dalam kariernya.

Bintang Muda Flyweight

Di usianya yang baru 25 tahun, Raposo masih sangat muda. Dengan kombinasi bakat, pengalaman, dan semangat juang, ia berpotensi berkembang menjadi salah satu nama besar di divisi flyweight UFC.

Divisi ini dikenal ketat, penuh petarung eksplosif dengan stamina tinggi. Namun, gaya freestyle Raposo membuatnya mampu beradaptasi dengan berbagai tipe lawan. Jika ia terus menjaga konsistensi dan menambahkan pengalaman, bukan mustahil ia akan menjadi salah satu penantang sabuk di masa depan.

Mitch Raposo adalah cerminan kisah perjuangan seorang petarung muda: dari matras gulat di Massachusetts, kemenangan tak terkalahkan di kickboxing, pengalaman berharga di The Ultimate Fighter, hingga kegagalan di Dana White’s Contender Series. Semua proses itu tidak mematahkan semangatnya, justru menjadi bahan bakar untuk melangkah lebih jauh.

Kini, setelah resmi debut di UFC flyweight pada 1 Juni 2024, Mitch Raposo siap menulis babak baru dalam kariernya. Dengan gaya bertarung freestyle yang mematikan dan mental pantang menyerah, dunia MMA patut menunggu bagaimana bintang muda ini akan mengukir sejarah di UFC.

(PR/timKB).

Sumber foto: instagram

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...