Jakarta – Gulat profesional telah melahirkan banyak bintang besar sepanjang sejarahnya, tetapi hanya sedikit yang memiliki pengaruh sebesar Kevin Nash. Nash adalah sosok yang tidak hanya dikenal karena ukuran tubuhnya yang menjulang tinggi, tetapi juga karena perannya dalam mengubah industri gulat profesional di era modern.
Dengan tinggi hampir 7 kaki (208 cm) dan karisma luar biasa, Nash mampu menjadi tokoh sentral dalam beberapa revolusi gulat terbesar, termasuk era Monday Night Wars antara WCW dan WWE, serta pembentukan New World Order (nWo)—salah satu grup paling berpengaruh dalam sejarah gulat.
Namun, perjalanannya menuju ketenaran tidaklah instan. Dari lapangan basket di University of Tennessee hingga menjadi Juara WWF dan Hall of Famer WWE, Nash telah melewati banyak rintangan dan mengambil langkah berani yang membuatnya menjadi ikon dalam dunia gulat profesional dan hiburan.
Baca juga : Sejarah Dan Fakta Menarik Olahraga Gulat
Profil Kevin Nash
-
- Nama Lengkap: Kevin Scott Nash
- Tanggal Lahir: 9 Juli 1959
- Tempat Lahir: Detroit, Michigan, A.S.
- Tinggi: 208 cm (6 ft 10 in)
- Berat: 149 kg (328 lbs)
- Julukan di Gulat: Diesel, Big Sexy, Big Daddy Cool
- Debut Gulat: 1990
- Pensiun: Januari 2020
- Hall of Fame WWE: 2015
Dari Lapangan Basket ke Ring Gulat
Kevin Nash tidak langsung meniti karier di dunia gulat. Masa mudanya lebih banyak dihabiskan di lapangan basket.
Karier Basket di University of Tennessee
Sebagai remaja bertubuh besar dengan fisik atletis, Nash bergabung dengan University of Tennessee, bermain sebagai center utama dalam tim basket kampus. Ia memiliki potensi besar untuk berkarier di NBA, tetapi cedera lutut yang serius menghancurkan impiannya sebagai pemain profesional.
Setelah gagal melanjutkan karier basket, Nash sempat bekerja di berbagai bidang, termasuk sebagai petugas keamanan militer di Jerman, sebelum akhirnya menemukan dunia gulat profesional.
Perjalanan Karier di Dunia Gulat
WCW (1990-1993): Mencari Jati Diri di Dunia Gulat
Nash memulai kariernya di World Championship Wrestling (WCW) pada tahun 1990, tetapi saat itu ia masih mencari identitas yang tepat.
Beberapa persona yang ia coba di awal kariernya antara lain:
-
- Steel (bagian dari tag team Master Blasters)
- Oz (karakter mistis berdasarkan The Wizard of Oz)
- Vinnie Vegas (persona mafia yang flamboyan)
Sayangnya, karakter-karakter ini kurang berhasil, dan Nash merasa tidak mendapatkan peran yang tepat di WCW. Hal ini mendorongnya untuk meninggalkan WCW dan mencari kesempatan lain di WWF (sekarang WWE).
WWF (1993-1996): Era Diesel dan Puncak Popularitas
Saat bergabung dengan WWF pada tahun 1993, Nash diberikan persona baru sebagai Diesel, seorang bodyguard untuk Shawn Michaels. Dengan karisma dan kekuatan fisik luar biasa, Nash berkembang menjadi salah satu pegulat terpopuler di WWF.
Prestasi besarnya di WWF termasuk:
-
- Juara WWF Tag Team bersama Shawn Michaels
- Juara WWF Intercontinental
- Juara WWF World Heavyweight (1994-1995): mengalahkan Bob Backlund dalam hanya delapan detik
Saat menjadi Juara WWF, Diesel dipromosikan sebagai wajah utama perusahaan, tetapi pada tahun 1996, ia memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dan kembali ke WCW—sebuah keputusan yang akan mengubah industri gulat selamanya.
WCW (1996-2001): Revolusi nWo dan Dominasi Nash
Pada tahun 1996, Nash kembali ke WCW bersama Scott Hall, membentuk The Outsiders sebelum akhirnya bergabung dengan Hulk Hogan untuk menciptakan New World Order (nWo).
nWo menjadi kelompok paling dominan di WCW, membawa WCW menjadi pemimpin dalam rating TV selama 83 minggu berturut-turut dalam Monday Night Wars melawan WWF.
Pencapaian Nash di WCW termasuk:
-
- 5x Juara Dunia WCW
- Juara WCW Tag Team bersama Scott Hall
- Pendiri nWo Wolfpac
Namun, setelah WCW mengalami kemunduran, Nash kembali ke WWF/WWE pada tahun 2002, setelah WWE membeli WCW.
Kembali ke WWE (200212004, 2011, 2014-2015)
Di WWE, Nash bergabung kembali dengan nWo versi WWE, tetapi grup tersebut tidak bertahan lama. Ia kemudian berseteru dengan Triple H dan mengikuti pertandingan besar seperti Elimination Chamber di SummerSlam 2003.
Nash akhirnya pensiun dari WWE pada tahun 2004, meskipun sempat kembali dalam berbagai kesempatan, termasuk bertarung di Royal Rumble 2011 dan menghadapi CM Punk di SummerSlam 2011.
Pada tahun 2015, Kevin Nash resmi masuk WWE Hall of Fame, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah WWE.
Karier di Dunia Film dan Televisi
Setelah pensiun dari gulat profesional, Nash merambah dunia hiburan. Ia tampil dalam beberapa film terkenal, seperti:
-
- Magic Mike (2012): berperan sebagai Tarzan, seorang penari strip.
- The Longest Yard (2005): bersama Adam Sandler.
- John Wick (2014): sebagai seorang penjaga keamanan Rusia.
- DOA: Dead or Alive (2006): berperan sebagai Bass Armstrong.
Selain itu, ia juga sering muncul dalam dokumenter gulat dan acara TV, membahas era kejayaannya di WCW dan WWE.
Warisan dan Pengaruh Kevin Nash dalam Dunia Gulat
-
- Membantu menciptakan nWo, yang mengubah cara cerita gulat dikembangkan.
- Salah satu pegulat raksasa paling atletis, dengan gaya bertarung unik.
- Menginspirasi generasi baru pegulat, termasuk banyak bintang WWE saat ini.
- Sukses di dunia hiburan, membuktikan bahwa pegulat bisa memiliki karier di luar ring.
Legenda yang Tak Terlupakan
Kevin Nash adalah sosok yang mengubah wajah gulat profesional selamanya. Dari Diesel di WWF, pemimpin nWo di WCW, hingga ikon WWE Hall of Fame, Nash telah meninggalkan warisan yang tidak akan terlupakan dalam industri gulat dan hiburan.
Dengan kepribadian yang kuat, karisma yang luar biasa, dan peran besar dalam evolusi industri gulat, Kevin Nash akan selalu dikenang sebagai salah satu pegulat paling berpengaruh sepanjang masa.
(EA/timKB).
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda