Perjalanan Karier Antonio Trocoli Menuju Panggung UFC

Piter Rudai 24/11/2025 4 min read
Perjalanan Karier Antonio Trocoli Menuju Panggung UFC

Jakarta – Dalam dunia MMA yang dipenuhi para finisher kejam dan spesialis grappling berbahaya, nama Antonio Trocoli, atau yang lebih dikenal dengan julukannya “Malvado”, terus mencuri perhatian sebagai salah satu petarung Brasil yang memiliki paduan teknik lengkap—striking, grappling, dan kemampuan membaca momentum pertarungan dengan sangat baik. Lahir pada 6 Desember 1990 di Salvador, Bahia, Trocoli tumbuh di lingkungan yang keras namun sarat dengan nilai disiplin bela diri, yang sejak dini membentuk mentalitas kompetitif dan daya juang tinggi dalam dirinya.

Benih Seorang Petarung

Salvador, kota berbudaya Afro-Brasil yang kaya akan seni tarian dan pertunjukan jalanan, juga dikenal sebagai salah satu pusat bakat bela diri. Di sinilah Trocoli mengenal seni pertarungan sejak usia muda—berlatih tinju, jiu-jitsu, dan teknik dasar grappling yang menjadi fondasi kariernya di masa depan.

Lingkungan yang mendukung perkembangan atlet dan kultur “no quit” khas Bahia melahirkan petarung dengan mental baja. Trocoli termasuk salah satunya. Sejak remaja, ia sudah menunjukkan minat besar pada MMA dan mulai berlatih dengan dedikasi tingkat tinggi, menghabiskan sebagian besar waktunya di sasana lokal untuk mengasah striking serta permainan bawah.

Dari Kandang Brasil ke Sorotan Dunia

Sebelum menjadi bagian dari UFC, Trocoli menghabiskan bertahun-tahun membangun namanya di berbagai ajang MMA Brasil. Ia bertarung di beberapa promosi lokal yang terkenal keras, tempat banyak talenta Brasil ditempa sebelum naik ke panggung global.

Di fase awal kariernya, Trocoli langsung memperlihatkan karakter seorang finisher. Dengan tinggi yang mencolok dan jangkauan panjang sebagai keunggulan, ia memanfaatkan pukulan jarak jauh untuk memaksa lawan berjuang dari posisi yang tidak nyaman. Ketika lawan mencoba merapat, di sanalah permainan grappling Trocoli bekerja.

Kemampuannya dalam submission menjadi ciri khas. Dari total 12 kemenangan profesional, sebanyak 5 kemenangan diraih melalui submission—bukti bahwa ia bukan hanya striker panjang, tetapi juga grappler teknikal yang mampu mengontrol lawan di atas kanvas.

Seiring waktu, ia mulai mendapat perhatian internasional. Nama Antonio Trocoli pun sampai ke radar talent scouting UFC.

Jalan Berliku Menuju Oktagon

Impian setiap petarung MMA profesional adalah masuk UFC, dan Trocoli pun berada di jalur itu ketika berkesempatan tampil di Dana White’s Contender Series (DWCS). Penampilannya menunjukkan potensinya, namun debut resminya sempat tertunda akibat masalah medis yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

Meski sempat terhambat, Trocoli tidak berhenti bekerja. Ia kembali berlatih dengan intensitas tinggi, memperbaiki fisik dan teknik sambil menunggu kesempatan berikutnya. Ketekunan itu akhirnya berbuah hasil.

Pada November 2024, Antonio Trocoli akhirnya resmi masuk ke UFC dan melakukan debut yang dinanti banyak penggemar.

Debut Trocoli di UFC

Setelah perjalanan panjang di sirkuit Brasil dan sempat tampil di Dana White’s Contender Series, Antonio “Malvado” Trocoli akhirnya resmi menjejakkan kaki di oktagon UFC pada 9 November 2024 di ajang UFC Fight Night: Almeida vs. Lewis. Lawannya adalah Tresean Gore, seorang middleweight yang dikenal dengan kekuatan grappling.

Trocoli masuk dengan percaya diri, memanfaatkan tinggi badan dan jangkauan panjang untuk menjaga Gore di luar ritme. Namun, Gore berhasil menutup jarak dan memaksa pertarungan ke bawah. Di ronde pertama, Trocoli harus menerima kekalahan lewat submission.

Meski hasil debut tidak sesuai harapan, momen itu tetap menjadi tonggak penting: Trocoli resmi menjadi bagian dari panggung terbesar MMA dunia. Kekalahan tersebut justru memperlihatkan tekadnya untuk bangkit, dan sejak itu ia terus berlatih untuk memperbaiki permainan grappling serta mematangkan striking jarak jauh yang menjadi ciri khasnya.

Kombinasi Striking Panjang dan Submission Berbahaya

Sebagai petarung dengan stance ortodoks, Trocoli memiliki gaya yang mengedepankan:

    • Pukulan jarak jauh untuk menjaga lawan di luar jangkauan
    • Tendangan dan jab panjang yang membangun ritme
    • Grappling solid dari posisi clinch dan ground
    • Submission halus yang sering menjadi senjata akhir

Dengan tinggi badan dan reach advantage, ia adalah tipe petarung yang memaksa lawan ragu untuk masuk. Namun bagi lawan yang mencoba menekan, Trocoli punya arsenal grappling yang siap mengunci dan menyelesaikan pertarungan.

Selain lima submission, ia juga mencatat 3 kemenangan KO/TKO, membuktikan ancaman dual-dimension—baik di atas maupun di bawah.

Julukan “Malvado”: Energi yang Dibawa ke Dalam Ring

Julukan “Malvado” (yang berarti The Evil One atau si Jahat) bukan tanpa alasan. Itu bukan tentang sifat pribadi, tetapi tentang energinya di dalam ring. Trocoli memiliki gaya bertarung yang:

    • Menekan lawan
    • Menghukum setiap celah yang terbuka
    • Menyerang tanpa ragu
    • Selalu mencari penyelesaian

Karakter ini membuat banyak penggemar melihatnya sebagai petarung yang memiliki mentalitas pemburu, bukan hanya point fighter.

Prestasi dan Rekor Profesional

Hingga kini, Antonio Trocoli telah mengumpulkan:

    • 12 kemenangan profesional
    • 5 kekalahan
    • 5 kemenangan submission
    • 3 kemenangan KO/TKO
    • Debut sukses di UFC pada 2024

Hitungan ini menjadikannya salah satu petarung middleweight yang paling seimbang dari sisi teknik—seorang finisher yang bisa menutup laga di mana saja.

Masa Depan “Malvado” di UFC Middleweight

Dengan pengalaman panjang di sirkuit Brasil, kemampuan lengkap antara striking dan grappling, serta debut UFC yang solid, Antonio “Malvado” Trocoli berdiri sebagai salah satu petarung yang berpotensi berkembang lebih jauh di divisi middleweight.

Ia memiliki gaya khas petarung Brasil: agresif, berani mengambil risiko, dan selalu berburu kemenangan sebelum bel akhir berbunyi. Jika perkembangan teknisnya terus stabil dan performanya semakin kuat, tidak tertutup kemungkinan Trocoli akan melesat menjadi salah satu ancaman baru di jajaran middleweight UFC.

Petarung dengan tekad, kesabaran, dan kemampuan menyelesaikan pertarungan seperti “Malvado” selalu memiliki tempat di hati para penggemar MMA.

(PR/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...