Jakarta – Aston Villa berhasil mengakhiri penantian panjang selama 21 tahun untuk meraih kemenangan di kandang Newcastle United. Bertandang ke St James Park pada Minggu malam, tim asuhan Unai Emery sukses membungkam tuan rumah dengan skor meyakinkan 2-0. Kemenangan ini memiliki makna historis bagi The Villans. Terakhir kali mereka menang di stadion ini adalah pada April 2005, sebuah laga ikonis yang diwarnai perkelahian rekan setim Lee Bowyer dan Kieron Dyer. Setelah 17 percobaan tanpa kemenangan dan sempat mengalami kekalahan agregat memilukan 12-1 dalam tiga kunjungan terakhir, Villa akhirnya berhasil memutus kutukan tersebut.
Baca juga: Libas Aston Villa, Arsenal Juara Paruh Musim
Laga baru berjalan 37 detik ketika kiper Emiliano Martinez melakukan penyelamatan gemilang dari peluang Sandro Tonali. Aksi Martinez yang menandai penampilan ke-200 bersama Villa di kasta tertinggi ini menjadi fondasi kepercayaan diri tim tamu. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan Villa membuahkan hasil melalui gol indah Emiliano Buendia. Tendangan melengkungnya yang akurat bersarang di gawang Newcastle, memberikan keunggulan yang layak bagi dominasi mereka. Kemenangan akhirnya dikunci oleh Ollie Watkins melalui sundulan tajam di menit-menit akhir pertandingan. Hasil ini membuat Aston Villa tetap bertengger di posisi ketiga klasemen sementara Premier League, hanya terpaut empat poin dari sang pemimpin, Arsenal.
Kemenangan ini menegaskan ambisi Villa untuk kembali bersaing di papan atas. Emiliano Buendia menekankan bahwa timnya siap bertarung hingga akhir musim demi mengamankan tiket kompetisi tertinggi Eropa. Meski diterpa jadwal padat dan keterbatasan kedalaman skuat, disiplin taktis yang diterapkan Emery terbukti ampuh. Kemenangan atas Newcastle ini menjadi sinyal kuat bahwa Aston Villa bukan sekadar kuda hitam, melainkan penantang serius dalam perebutan gelar juara musim ini.
(bP/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda