Jakarta – Klub asal kota Liverpool, Everton berhasil memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka melawan Burnley menjadi lima pertandingan beruntun setelah memetik kemenangan krusial 2-0 di Stadion Hill Dickinson. Hasil ini menjadi kemenangan kandang pertama The Toffees di tahun 2026, sekaligus menjaga peluang mereka untuk menembus zona kompetisi Eropa tetap terbuka lebar. Sebaliknya, awan mendung kian pekat menaungi Burnley. Kekalahan ke-18 musim ini membuat mereka terpuruk di posisi ke-19 klasemen, terpaut delapan poin dari zona aman dengan hanya menyisakan sembilan pertandingan. Burnley kini terancam terdegradasi untuk ketiga kalinya dalam lima musim terakhir ke kasta Championship
Pertandingan awalnya berjalan alot dengan intensitas rendah di 30 menit pertama. Kedua tim tampak kesulitan membongkar pertahanan lawan dan minim memberikan ancaman berarti. Namun, kebuntuan akhirnya pecah tepat setelah laga berjalan setengah jam. Berawal dari skema bola mati, umpan tendangan bebas James Garner meluncur akurat ke dalam kotak penalti. James Tarkowski yang berdiri tanpa kawalan berhasil menyambar bola dengan sundulan tajam yang gagal dihalau kiper Martin Dúbravka. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Everton tetap memegang kendali permainan. Ambisi untuk menggandakan keunggulan akhirnya terwujud pada menit ke-60 melalui skema serangan yang rapi. Iliman Ndiaye mengirimkan umpan terobosan cerdik kepada Kiernan Dewsbury-Hall di dalam kotak penalti. Pemain tengah tersebut dengan tenang mencungkil bola melewati Dúbravka untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Sadar akan risiko serangan balik, Everton memilih bermain aman di sisa waktu pertandingan guna menghindari kesalahan di masa lalu. Strategi ini terbukti efektif lantaran tim tamu hanya mampu melepaskan dua tembakan tepat sasaran sepanjang babak kedua. Skor akhir 2-0 untuk kemenangan Everton.
(bP/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda