Jakarta – Petenis putri unggulan pertama, Aryna Sabalenka kembali menyelesaikan tugasnya setelah ia mengalahkan petenis peringkat 35 dunia, Jaqueline Cristian dengan 6-4, 6-1 di babak ketiga Indian Wells Open musim 2026. Pertandingan berakhir dalam waktu 71 menit saja dan menandai kemenangan ke-23 berturut-turut petenis peringkat 1 dunia atas petenis yang berada di luar peringkat 20 besar, terutama petenis kelas menengah atas yang berada di peringkat 20 – 50 besar.
Petenis yang tidak berkompetisi di dua turnamen WTA level 1000 yang digelar di Timur Tengah, tampak sangat rileks dalam dua pertandingan pertamanya di Indian Wells Open pekan ini setelah lima pekan beristirahat. Satu-satunya kekalahannya dalam 14 pertandingan yang ia lakoni musim ini terjadi saat melawan Elena Rybakina di final Australian Open.
Itu adalah pertemuan pertama dalam juara US Open musim 2025 dan Cristian. Petenis unggulan pertama pun langsung tampil agresif. Ia memenangkan 16 dari 17 poin dalam empat service game pertamanya — satu-satunya kesalahan adalah pelanggaran. Tetapi, saat melakukan servis untuk memenangkan set pertama di kedudukan 5-3, rasa gugup tampaknya mulai muncul. Dua pelanggaran akhirnya membuatnya kehilangan game tersebut.
Kemenangan tersebut mengantarkan Sabalenka menuju laga panas melawan mantan petenis peringkat 1 dunia yang juga telah mengantongi empat gelar Grand Slam, Naomi Osaka yang menyingkirkan petenis berkebangsaan Kolombia, Camila Osorio dengan 6-1, 3-6, 6-1 di babak keempat Indian Wells Open. Menariknya, kedua petenis sebelumnya baru bertemu satu kali dan itu pun delapan musim lalu di babak keempat US Open yang dimenangkan petenis berkebangsaan Jepang, Osaka dengan tiga set.
“Saya akan mendapatkan peluang untuk balas dendam, mudah-mudahan. Saya ingin bertanding melawannya,” komentar Sabalenka tentang laga melawan Osaka.
(bP/timKB).
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda