Victoria Souza: Perjalanan “Vick” Menuju ONE Championship

Piter Rudai 26/03/2026 4 min read
Victoria Souza: Perjalanan “Vick” Menuju ONE Championship

Jakarta – Di dunia MMA, tidak semua petarung memulai perjalanan mereka dari mimpi masa kecil yang lurus dan jelas. Ada yang sejak kecil sudah tahu bahwa hidupnya akan berada di arena. Ada pula yang justru tiba di dunia tarung lewat jalan memutar, lewat kebetulan, lewat pencarian diri, lalu pada akhirnya menemukan bahwa di sanalah mereka benar-benar hidup. Victoria Souza adalah salah satu nama yang tumbuh dari jalur seperti itu. Ia bukan sekadar petarung wanita asal Brasil yang bertarung di ONE Championship. Ia adalah sosok yang membangun dirinya dari keberanian untuk mengubah arah hidup, dari disiplin untuk belajar banyak hal sekaligus, dan dari keyakinan bahwa tekanan hidup bisa diubah menjadi tenaga untuk bertarung.

Victoria “Vick” Souza lahir pada 13 Agustus 1997 di Florianópolis, Santa Catarina, Brasil. Ia dikenal sebagai petarung MMA wanita yang berkompetisi di ONE Championship pada divisi atomweight, meski basis data lain juga mencatatnya dalam kategori strawweight tergantung konteks promosi dan pencatatan. Julukannya adalah “Vick,” dan julukan itu kini melekat pada sosok petarung agresif yang memadukan kickboxing cepat dengan ancaman submission dari Brazilian Jiu-Jitsu. Ia berlatih di Ataque Duplo/Chute Boxe Floripa, dua nama yang langsung memberi gambaran tentang fondasi striking keras khas Brasil selatan.

Awal hidup di Florianópolis dan karakter yang dibentuk dari lingkungan

Ada sesuatu yang khas dari banyak atlet Brasil, terutama mereka yang datang dari cabang olahraga tarung. Mereka sering membawa perpaduan antara spontanitas, keberanian, dan kemampuan beradaptasi. Victoria terlihat mencerminkan hal itu. Ia tidak dibentuk hanya oleh satu dunia. Ia mengenal kehidupan akademik, mengenal tuntutan pekerjaan, lalu mengenal disiplin keras dalam bela diri. Semua itu kemudian menyatu menjadi fondasi kariernya sebagai petarung. Mungkin itulah sebabnya, ketika orang melihatnya hanya sebagai striker agresif, sebenarnya yang terlihat di permukaan hanyalah bagian kecil dari keseluruhan sosoknya.

Tiga kali juara kickboxing Brasil: fondasi awal yang membentuk “Vick”

Sebelum dikenal sebagai petarung MMA, Victoria lebih dulu membangun reputasi di kickboxing. ONE Championship menyebutnya sebagai juara kickboxing Brasil tiga kali, dan juga pernah menjadi juara Pan-Amerika di cabang tersebut. Prestasi ini penting karena menjelaskan akar dari identitas bertarungnya. Victoria bukan striker yang belajar menyerang setelah masuk MMA. Striking sudah lebih dulu menjadi rumah pertamanya.

Menjadi juara kickboxing nasional di Brasil bukan pencapaian kecil. Brasil adalah salah satu negara dengan tradisi olahraga tarung paling kaya di dunia. Persaingan di tingkat nasional selalu keras, dan untuk bisa menjadi juara hingga tiga kali berarti seorang atlet harus memiliki kualitas yang sangat nyata: teknik yang matang, ketahanan mental, konsistensi latihan, dan kemampuan tampil baik di momen penting. Victoria memiliki semua elemen itu.

Bergabung dengan ONE Championship dan mulai menulis namanya di panggung global

Victoria Souza bergabung dengan ONE Championship pada 2021. Masuk ke organisasi sebesar ONE adalah langkah besar dalam karier petarung mana pun. Ini berarti menghadapi lawan yang lebih berkualitas, sorotan yang lebih besar, dan standar performa yang jauh lebih tinggi. ONE sendiri menilai Victoria sebagai salah satu nama yang perlahan menjadi bagian penting dari divisi atomweight wanita mereka. Itu berarti ia bukan hanya hadir sesaat, tetapi mulai membangun tempatnya sendiri di tengah persaingan yang padat.

Perjalanan awalnya di ONE tidak sepenuhnya mulus. Seperti banyak petarung muda yang naik ke panggung besar, Victoria harus belajar melalui pengalaman langsung. Ia menang, kalah, lalu bangkit lagi. Proses seperti ini justru lazim dalam karier petarung yang sedang tumbuh. Tidak semua orang langsung melesat tanpa hambatan. Sering kali, kualitas sejati justru terlihat dari cara seorang atlet merespons kekalahan, memperbaiki diri, lalu kembali tampil lebih matang.

Dalam konteks itu, Victoria menunjukkan kualitas yang penting. Ia tetap bertahan, terus berkembang, dan terus memberi bukti bahwa dirinya layak diperhitungkan. Rekornya membuat satu hal jelas: ia bukan petarung yang mudah hilang setelah mengalami setback. Ia punya daya tahan karier, dan itu sangat penting dalam dunia MMA.

Pertarungan-pertarungan penting yang membentuk kariernya

Dalam menilai karier seorang petarung, angka rekor memang penting, tetapi sering kali yang lebih penting adalah kualitas perjalanan di balik angka itu. Victoria Souza telah melalui beberapa pertarungan penting yang membantu membentuk identitasnya di ONE Championship. Ia pernah kalah dari Victoria Lee, sebuah hasil yang menjadi salah satu pelajaran awal dalam panggung besar. Kemudian ia bangkit dengan mengalahkan Linda Darrow lewat keputusan mutlak, memberi sinyal bahwa ia mampu merespons tekanan dengan cara yang tepat.

Setelah itu, jalannya kembali diuji ketika ia kalah angka dari Noelle Grandjean. Namun karier petarung tidak pernah sepenuhnya ditentukan oleh satu hasil. Victoria membuktikan itu lewat respons berikutnya. Pada ONE 167, ia meraih kemenangan besar atas Itsuki Hirata melalui technical submission, guillotine choke, hanya dalam ronde pertama. Kemenangan seperti ini sangat penting karena menunjukkan dua hal sekaligus: ketenangan dalam memanfaatkan celah dan kematangan permainan grappling-nya.

Ia lalu melanjutkan momentumnya dengan mengalahkan Alyse Anderson lewat keputusan mutlak. Kemenangan ini mempertegas bahwa ia tidak hanya bisa menang lewat ledakan singkat, tetapi juga mampu menjaga kualitas permainannya sepanjang laga. Ini memberi lapisan baru pada citranya sebagai petarung. Ia bukan semata finisher, tetapi juga kompetitor yang bisa bertahan dan tetap efektif dalam pertarungan yang lebih panjang.

Julukan “Vick” kini tidak lagi hanya sekadar nama panggilan. Ia menjadi simbol dari seorang petarung yang bergerak cepat, bertarung dengan agresif, dan terus menyesuaikan dirinya dengan tantangan baru. Rekornya mungkin berubah dari waktu ke waktu, hasil laga bisa naik turun, tetapi identitasnya tetap jelas: ia adalah atlet yang datang dengan gaya menyerang, fondasi striking yang kuat, dan mentalitas untuk terus bertumbuh.

Bagi penggemar MMA wanita, Victoria Souza adalah nama yang tetap layak diikuti. Kisahnya belum selesai. Dan seperti banyak kisah terbaik dalam olahraga tarung, bagian paling menarik sering justru datang setelah masa-masa sulit, ketika seorang atlet memutuskan untuk bangkit lagi dan menulis bab berikutnya dengan cara yang lebih kuat. Victoria tampak seperti sosok yang masih memiliki banyak bab semacam itu di depannya.

(PR/timKB).

Sumber foto: onefc.com

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Berita Lainnya

Loading next article...