Diimbangi Torino, Inter Tunda Pesta Juara Serie A

Yahya Pahlevy 27/04/2026 2 min read
Diimbangi Torino, Inter Tunda Pesta Juara Serie A

Jakarta – Sang pimpinan klasemen sementara Serie A, Inter Milan harus puas berbagi satu poin saja saat bertamu ke markas Torino. Hasil imbang 2-2 ini membuat pesta juara Nerazzurri terpaksa sedikit tertunda. Pasukan Cristian Chivu sempat unggul dua gol lebih dulu pada pertandingan tersebut. Mereka mencetak gol melalui skema serangan yang sangat rapi. Sayangnya, pertahanan tim mendadak rapuh di menit-menit krusial pertandingan.

Baca juga: Kalahkan Cagliari Inter Kunci Tiket Liga Champions

Skor imbang ini tentu cukup mengecewakan bagi para pendukung setia klub. Walau begitu, posisi mereka di puncak klasemen Serie A masih sangat kokoh. Jarak dengan peringkat kedua kini terkikis menjadi 10 poin saja. Inter perlu segera bangkit untuk mengunci gelar juara pada pekan depan. Kegagalan meraih poin penuh di Turin menjadi pelajaran berharga bagi Chivu.

Torino memberi sinyal awal bahaya melalui Giovanni Simeone di menit kedua, meski sepakannya tak menemukan sasaran. Inter merespons tak kalah agresif. Sundulan Manuel Akanji pada menit ketujuh dari situasi bola mati nyaris membobol gawang, namun meleset tipis. Giliran Torino yang kembali mengancam pada menit kesembilan. Emirhan Ilkhan melayani Saul Coco dengan umpan sempurna, tetapi tembakan jarak dekat pemain tersebut justru melambung melewati mistar. Inter kemudian memecah kebuntuan di menit ke-23. Umpan silang Federico Dimarco dari sisi kiri diselesaikan Marcus Thuram dengan sundulan keras yang tak bisa dihalau kiper Alberto Paleari.

Setelah gol itu, Inter semakin solid mengontrol permainan. Penguasaan bola mereka meningkat drastis, sedangkan Torino kesulitan membangun serangan yang berarti. Menjelang jeda, Piotr Zielinski sempat mengancam dengan tembakan dari luar kotak penalti. Upaya itu pun gagal membuahkan gol, dan Inter masuk ruang ganti dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, skuad asuhan Cristian Chivu tetap tampil agresif. Pada menit ke-61, Yann Bisseck berhasil memperlebar jarak menjadi 2-0. Memanfaatkan assist kedua dari Dimarco, bola hasil sundulan Bisseck sempat membentur tiang sebelum masuk ke gawang. Tertinggal dua gol tidak membuat mental tuan rumah runtuh. Giovanni Simeone memperkecil kedudukan pada menit ke-70 setelah memaksimalkan umpan Emirhan Ilkhan, memanfaatkan posisi Yann Sommer yang keluar dari garis gawang.

Drama terjadi ketika Carlos Augusto dianggap melakukan handball di dalam kotak penalti. Setelah berkonsultasi dengan VAR, wasit Maurizio Mariano memberikan hadiah penalti untuk Torino. Nikola Vlasic yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan tenang pada menit ke-79, sekaligus memaksa skor menjadi imbang 2-2

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...