Jakarta – Persija Jakarta bertandang ke marlas Persijap Jepara pada pekan ke-31 BRI Super League, Senin (4/5) malam WIB. Pada duel di Stadion Gelora Bumi Kartini itu, Macan Kemayoran menang dengan skor 2-0 atas tuan rumah. Hasil ini membuat Persija berada di peringkat ketiga dengan 65 poin. Macan Kemayoran menjaga asa peluang juara BRI Super League. Sementara, Persijap berada di peringkat ke-15 dengan 31 poin. Persijap belum aman dari zona degradasi. Walaupun secara matematis Persija maasaih berpeluang juaara, namun Persib Bandung masih menjadi yang berpeluang terbesar menjadi juara musim ini.
Baca juga: Ditekuk Bhayangkara FC, Persija Semakin Tertinggal Dari Persib
Laga dimulai dengan tempo tinggi. Persija mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-16, peluang emas didapat Persija lewat tendangan bebas Fabio Calonego. Namun, bola bisa diamankan kiper Sendri Johansah. Sendri tampil bagus sepanjang babak pertama. Menit 24, dia mampu menggagalkan peluang Van Basty Souza. Sendri juga mencegah Allani Lima hingga Rayhan Hannan mencetak gol dan membuat skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua Persijap melakukan pergantian pemain, Dicky Kurniawan dimainkan. Begitu juga Sudi Abdallah. Iker Guarrotxena dapat sokongan yang tepat untuk bisa meneror gawang Persija yang dikawal Andritany. Namun, Persija mendapat ‘durian runtuh’ saat Wahyudi Hamisi melakukan blunder. Dia salah umpan usai berduel dengan Allano. Dari situ, proses gol Rayhan Hannan terjadi. Persija unggul 1-0 pada menit ke-64.
Persija mendapatkan gol kedua secara dramatis. Diserang bertubi-tubi, Persija mencuri peluang lewat serangan balik pada menit 90+8. Gustavo Almeida melakukan solo run, melewati kiper, dan membobol gawang Persijap. Persija menang dengan skor 2-0.
(bP/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda