Profil Timnas Belgia Di Piala Dunia 2026

Yahya Pahlevy 06/05/2026 3 min read
Profil Timnas Belgia Di Piala Dunia 2026

Jakarta – Untuk keempat kalinya berturut-turut, Timnas Belgia berhasil mencapai putaran final Piala Dunia. Meskipun masih mengandalkan beberapa pemain dari “generasi emas”, Belgia tidak ingin hanya dianggap sebagai tim kuda hitam, melainkan berambisi untuk bersaing menjadi yang terbaik di edisi 2026 mendatang.

Secara historis, tim yang dikenal dengan julukan De Rode Duivels bukanlah tim besar yang diakui dalam sepak bola dunia seperti Brasil, Jerman, Spanyol, atau Argentina. Namun, dalam dua dekade terakhir, mereka telah bertransformasi menjadi salah satu kekuatan elite di kancah sepak bola global. Puncak dari prestasi mereka terjadi saat Piala Dunia 2018, di mana mereka berhasil meraih posisi ketiga. Ini merupakan pencapaian terbaik bagi Timnas Belgia dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Baca juga: Belgia Raih Tiket Ke Piala Dunia Usai Bantai Liechtenstein 7-0

Generasi emas yang dipimpin oleh Kevin De Bruyne, Eden Hazard, Thibaut Courtois, dan Romelu Lukaku menunjukkan performa yang sangat mengesankan dengan berhasil mengalahkan tim-tim besar. Salah satu tim yang mereka singkirkan adalah Timnas Brasil dalam pertandingan perempat final. Namun, performa mereka mengalami penurunan di edisi berikutnya. Pada Piala Dunia 2022, Belgia harus terhenti di fase grup, menempati posisi ketiga di Grup F setelah kalah dari Maroko dan Kroasia.

Pencapaian ini menjadi indikasi bahwa era emas Timnas Belgia yang dipimpin oleh Eden Hazard mulai memudar. Kini, menjelang Piala Dunia 2026, Timnas Belgia datang dengan misi untuk menutup era tersebut dengan cara yang lebih terhormat.

Tim nasional Belgia adalah salah satu tim dari Eropa yang secara konsisten berpartisipasi dalam Piala Dunia. Sejak edisi pertamanya yang diselenggarakan di Uruguay pada tahun 1930, Belgia sudah ikut berkompetisi. Pada saat itu, hanya ada 13 tim yang terbagi ke dalam empat grup, dan performa De Rode Duivels terbilang kurang memuaskan. Mereka harus puas berada di posisi terakhir Grup 4 setelah mengalami kekalahan dari Amerika Serikat dengan skor 0-3 dan Paraguay 0-1. Setelah itu, Timnas Belgia beberapa kali berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia, termasuk edisi 1934, 1938, 1954, 1970, 1982, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, 2014, 2018, dan 2022.

Dari total 14 kali keikutsertaan di Piala Dunia, pencapaian terbaik Belgia terjadi pada edisi 2018. Di turnamen yang berlangsung di Rusia tersebut, Timnas Belgia berhasil mencapai 16 besar dengan status sebagai juara Grup G setelah meraih poin sempurna, yaitu 9. Mereka berhasil mengalahkan Panama dengan skor 3-0, menang 5-2 atas Tunisia, dan menundukkan Inggris dengan skor 1-0. Pada babak 16 besar, Belgia bertemu Jepang. Dipimpin oleh Eden Hazard, Romelu Lukaku, dan Kevin De Bruyne, Timnas Belgia sukses menyingkirkan Jepang dengan skor tipis 3-2.

Kemenangan atas Jepang membawa Belgia ke perempat final, di mana mereka harus berhadapan dengan Timnas Brasil. Meski menghadapi tim yang memiliki lima gelar Piala Dunia, De Rode Duivels dianggap tidak diunggulkan untuk menang. Namun, Belgia berhasil mengejutkan banyak pihak dengan membuat Tim Samba kesulitan.

Sayangnya, perjalanan Timnas Belgia harus terhenti di tahap ini. Dalam pertandingan yang diadakan di Krestovsky Stadium, Saint Petersburg pada 10 Juli 2018, Eden Hazard dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 0-1. Kekalahan itu membuat Belgia gagal melangkah ke final dan harus bertanding melawan Timnas Inggris dalam perebutan tempat ketiga di Krestovsky Stadium. Belgia menunjukkan performa dominan sejak awal pertandingan dan berhasil mengalahkan Tim Tiga Singa dengan skor 2-0. Gol dari Thomas Meunier pada menit ke-4 dan Eden Hazard pada menit ke-82 mengukir prestasi terbaik bagi Timnas Belgia di Piala Dunia, yakni meraih peringkat ketiga.

Dalam ajang Piala Dunia 2026, Timnas Belgia tidak hanya mengandalkan nama-nama besar seperti Kevin De Bruyne sebagai pengatur serangan. Muncul sosok baru yang siap bersinar dan menarik perhatian: Charles De Ketelaere. Setelah mengalami kesulitan untuk bersinar di AC Milan, De Ketelaere tampaknya telah menemukan kembali performa terbaiknya setelah dipinjamkan ke Atalanta pada musim panas 2023. Di klub yang dikenal dengan julukan La Dea ini, pemain berusia 25 tahun tersebut berhasil bangkit dan menunjukkan kemampuannya sebagai gelandang serang modern.

Atalanta pun memutuskan untuk mempermanenkan status De Ketelaere pada musim panas 2024. Sejak bergabung dengan La Dea, Charles De Ketelaere telah mencatatkan 32 gol dan 31 assist. Dengan catatan yang mengesankan ini, diharapkan performanya dapat berlanjut saat ia membela Timnas Belgia di Piala Dunia 2026.

(Yp/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Berita Lainnya

Loading next article...