Jakarta – Tim Srigala Ibukota, AS Roma sukses mencuri tiga poin penting usai menaklukkan Parma dengan skor dramatis 3-2 dalam lanjutan pekan ke-36 Liga Italia di Stadion Ennio Tardini, Minggu malam waktu setempat. Kemenangan penuh tensi itu membuat peluang Roma tampil di Liga Champions musim depan tetap terbuka lebar setelah tim asuhan Gian Piero Gasperini menunjukkan mental pantang menyerah hingga detik terakhir pertandingan.
Baca juga: Brace Donyell Malen Bawa Roma Kalahkan Cagliari
Donyell Malen tampil sebagai sosok pembeda lewat dua gol krusial yang memastikan Giallorossi pulang membawa kemenangan dramatis dari markas Parma. Roma kini menempati posisi kelima klasemen sementara Serie A dengan koleksi 67 poin dari 36 laga dan terus menempel ketat persaingan zona empat besar. Sementara itu Parma masih tertahan di papan tengah tepatnya posisi ke-13 dengan raihan 42 poin dari 36 pertandingan musim ini.
Roma sebenarnya sempat membobol gawang Parma pada menit kesembilan melalui aksi Malen, namun gol tersebut dianulir wasit setelah tayangan menunjukkan sang pemain sudah berada dalam posisi offside. Tekanan Roma akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-22 ketika Paulo Dybala mengirim umpan matang yang sukses diselesaikan Donyell Malen menjadi gol pembuka pertandingan. Striker asal Belanda itu dengan tenang menaklukkan kiper Parma dan membawa Roma unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Parma langsung memberikan respons cepat demi mengejar ketertinggalan di depan pendukung sendiri. Gabriel Strefezza mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-47 melalui tembakan rendah yang gagal dihentikan Mile Svilar sehingga skor berubah menjadi 1-1. Gol tersebut membuat pertandingan berjalan semakin terbuka dengan kedua tim saling melancarkan tekanan sepanjang paruh kedua laga. Drama semakin memanas ketika Parma berbalik unggul pada menit ke-87 lewat sepakan keras Mandela Keita yang meluncur deras ke sudut gawang Roma tanpa mampu dibendung Svilar.
Saat kekalahan tampak sudah di depan mata, Roma justru memperlihatkan karakter kuat pada masa tambahan waktu. Devyne Rensch muncul sebagai penyelamat setelah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-94 usai memanfaatkan kemelut di depan gawang Parma. Bek muda asal Belanda itu menyambar bola kiriman Daniel Ghilardi dengan sepakan mendatar yang membuat skor kembali imbang 2-2. Ketegangan belum berhenti karena insiden di kotak penalti Parma pada menit ke-98 memaksa wasit melakukan pengecekan VAR.
Setelah melihat tayangan ulang, wasit memutuskan Sascha Britschgi melakukan pelanggaran terhadap Rensch sehingga Roma mendapatkan hadiah penalti. Britschgi juga harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran tersebut. Donyell Malen yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-101 untuk memastikan kemenangan dramatis 3-2 bagi Roma.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda