Jakarta – Keputusan akhirnya diambil Timnas Brasil sebulan jelang Piala Dunia 2026, terkait masa depan Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia itu resmi menandatangani kontrak baru yang membuatnya tetap menangani Selecao hingga Piala Dunia 2030. Perpanjangan kontrak tersebut menjadi sinyal kuat kepercayaan penuh Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) kepada Ancelotti. Sosok yang sebelumnya sukses bersama Real Madrid itu dianggap mampu mengembalikan identitas permainan Brasil setelah periode yang sulit dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Skuad Timnas Brasil Pilihan Carlo Ancelotti
Sejak mulai bekerja pada akhir Mei 2025, Ancelotti langsung menjadi figur penting dalam restrukturisasi sepak bola Brasil. Ia tidak hanya fokus pada tim utama, tetapi juga terlibat dalam pembentukan sistem yang lebih stabil dan modern di dalam federasi. Kinerja Ancelotti di tahun pertamanya pun cukup menjanjikan bagi publik Brasil. Dari 10 pertandingan bersama Selecao, ia mencatat lima kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan dengan torehan 18 gol serta hanya kebobolan delapan kali.
Perpanjangan kontrak ini menjadi bukti bahwa hubungan Ancelotti dengan Brasil berkembang sangat positif. Pelatih berusia 67 tahun itu mengaku langsung merasakan besarnya gairah sepak bola di negara tersebut sejak hari pertama kedatangannya. Ancelotti juga menilai proyek yang sedang dibangun bersama CBF masih membutuhkan waktu lebih panjang. Karena itu, ia merasa keputusan untuk melanjutkan kerja sama hingga 2030 merupakan langkah tepat bagi kedua pihak. Mantan pelatih AC Milan dan Real Madrid itu menegaskan ambisinya belum selesai bersama Selecao. Ia ingin membawa Brasil kembali menjadi kekuatan dominan di level internasional setelah puasa gelar Piala Dunia sejak 2002.
Presiden CBF Samir Xaud menyambut gembira keberhasilan federasi mempertahankan Ancelotti. Menurutnya, keputusan tersebut menjadi bagian penting dari proyek besar modernisasi sepak bola Brasil. CBF menilai keberadaan Ancelotti mampu membawa stabilitas yang sebelumnya sempat hilang dari tim nasional. Pengalaman dan reputasi sang pelatih dianggap sangat penting untuk mengangkat kembali mental juara Selecao. Brasil memang sempat mengalami periode sulit dalam beberapa turnamen terakhir. Mereka tersingkir di perempat final Piala Dunia 2022 dan kembali gagal memenuhi ekspektasi di Copa America 2024.
Meski sudah mendapat kontrak jangka panjang, tantangan terbesar Ancelotti tetap berada di depan mata. Fokus utama kini tertuju pada persiapan Brasil menghadapi Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Brasil tergabung di Grup C bersama Maroko, Skotlandia, dan Haiti. Di atas kertas Selecao menjadi favorit, tetapi tekanan besar tetap akan mengiringi perjalanan mereka di turnamen tersebut.
Ancelotti diharapkan mampu memadukan disiplin taktik khas Eropa dengan kreativitas alami pemain Brasil. Kombinasi itu diyakini bisa menjadi kunci untuk membawa Selecao kembali merebut trofi paling prestisius di dunia. Keberhasilan mempertahankan Ancelotti hingga 2030 kini memberi harapan baru bagi pendukung Brasil. Mereka berharap proyek jangka panjang ini benar-benar mampu mengakhiri penantian panjang gelar juara dunia yang sudah berlangsung lebih dari dua dekade.
(Yp/timKB).
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda