Como Catat Rekor Kemenangan Terbesar Usai Bantai Lens 9-1

Eva Amelia • 05/11/2026 • 3 min read
Como Catat Rekor Kemenangan Terbesar Usai Bantai Lens 9-1

Jakarta – Stadion Bollaert-Delelis menjadi saksi pembantaian bersejarah di panggung Liga Champions UEFA dini hari tadi. Como 1907 tampil sangat dominan dan menggulung tuan rumah RC Lens dengan skor telak 9-1 pada matchday keempat. Hasil luar biasa ini mengejutkan publik sepak bola Eropa. Como 1907 tak hanya mengamankan tiga poin krusial, tetapi juga mencatatkan rekor sebagai salah satu kemenangan tandang terbesar sepanjang sejarah kompetisi bergengsi ini.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Como langsung mengambil inisiatif serangan. Anastasios Douvikas membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-7 melalui penyelesaian yang tenang. Penyerang asal Yunani itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-32 untuk menggandakan keunggulan. Tekanan Como tidak berhentinya merepotkan pertahanan Lens. Sebelum turun minum, Nico Paz menambah penderitaan tuan rumah lewat golnya di menit ke-40. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan telak 3-0 bagi keunggulan Como.

Memasuki babak kedua, skuad asuhan Como tidak menurunkan tempo permainan sama sekali. Lucas Da Cunha mencetak gol keempat pada menit ke-47, disusul oleh bek Marc-Oliver Kempf pada menit ke-53 yang mengubah skor menjadi 5-0. Anastasios Douvikas melengkapi penampilan impresifnya dengan mengemas hat-trick pada menit ke-57. Keunggulan Como makin tidak terkejar oleh lini belakang Lens yang tampil porak-poranda.

Rotasi pemain yang dilakukan pelatih Como justru membuat lini serang makin segar. Pemain muda Mattia Liberali mencetak gol ketujuh pada menit ke-62. Lens sempat memperkecil kedudukan lewat Ruben Aguilar di menit ke-65, namun gol itu tak lebih dari hiburan semata. Martin Baturina melesakkan gol kedelapan Como pada menit ke-69. Pesta gol anak-anak Como akhirnya ditutup oleh Matteo Papaccioli pada masa injury time (90+2′), memastikan kemenangan fantastis 9-1.

Kemenangan impresif ini membuat posisi Como 1907 melonjak signifikan di papan klasemen fase liga Liga Champions. Tambahan tiga poin serta surplus gol yang masif memberi keuntungan besar bagi Como dalam perburuan tiket ke babak gugur. Bagi RC Lens, kekalahan memalukan di kandang sendiri mengancam langkah mereka di kompetisi Eropa. Lini pertahanan yang rapuh menjadi evaluasi besar bagi klub Prancis tersebut untuk laga-laga berikutnya.

Hasil Klub Serie A Lainnya di Liga Champions

Inter Milan tampil sangat mengesankan di Stadion De Kuip saat menundukkan Feyenoord dengan skor telak 3-0. Nerazzurri mampu mendikte jalan permainan sejak babak pertama melalui penguasaan bola yang solid dan efektivitas lini depan yang amat tajam. Kemenangan tandang yang meyakinkan ini mempertegas posisi Inter sebagai salah satu wakil Italia paling konsisten dan menjadi ancaman serius dalam perburuan tiket menuju babak knockout.

Di sisi lain, AS Roma harus pulang dengan tangan hampa setelah terlibat dalam duel sengit melawan Manchester United di Old Trafford yang berakhir dengan kekalahan tipis 2-3. Skuad Giallorossi sebenarnya memberikan perlawanan gigih dan sempat merepotkan pertahanan tuan rumah sepanjang laga. Kualitas penyelesaian akhir dan celah kecil di lini pertahanan pada momen-momen krusial menjadi pembeda yang akhirnya memaksa Roma mengakui keunggulan raksasa Inggris tersebut.

Sementara itu, hasil paling pahit harus diterima S.S.C. Napoli saat bertandang ke Stadion do Dragão dan ditundukkan FC Porto dengan skor mencolok 1-4. Juara bertahan Serie A tersebut tampil serba kewalahan menahan gempuran intensitas tinggi serta serangan balik cepat yang diperagakan tim tuan rumah. Kekalahan telak ini menjadi tamparan keras sekaligus evaluasi besar bagi Napoli jika ingin menjaga asa dan memperbaiki posisi di fase liga Liga Champions.

(EA/timKB)

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...