Jakarta – Bintang Madrid, Gareth Bale sedang menjalani bulan bulan terakhirnya sebagai pemain Los Blancos. Kontraknya akan segera berakhir musim panas tahun ini. Real Madrid secara terbuka telah menyatakan tidak akan memperpanjang kontrak kapten timnas Wales tersebut, sehingga dirinya akan berstatus pemain free aget/player pada bursa transfer musim panas tahun ini.
Yang menjadi masalah adalah perlakuan para fans dan manajemen Real Madrid yang dianggap kurang layak memperlakukan Gareth Bale dalam beberapa musim terakhir di Madrid. seringnya pemain berusia 32 tahun itu cedera dianggap sebagai biang kekesalan para fans dan manajemen Real Madrid. Mereka beranggapan gaji Bale yang sangat besar tidak sesuai dengan kinerja Bale yang lebih sering absen karena dilanda cedera.
Penampilan Gareth Bale sejak didatangkan ke Madrid dari Tottenham Hotspurs di tahun 2013 yang lalu terbilang cukup apik. Bale telah membantu Madrid meraih empat gelar Liga Champions. Namun sejak beberapa musim terakhir Bale memang lebih sering cedera daripada bermain untuk Madrid. Kesibukannya bermain golf disaat absen membela Madrid semakin membuat para fans muak dan meminta Madrid untuk menjualnya.
Namun menjual Gareth Bale adalah hal yang sangat sulit bagi Madrid. Banderol harganya yang tinggi dengan kondisinya yang sering cedera membuat sulit menemukan klub yang menginginkannya. Opsi peminjamanpun akan sulit diterima oleh klub lain. Membayar gajinya sebesar Rp 12 milyar per pekan adalah hal yang tidak masuk akal bagi klub klub lain.

Terlepas dari masalah cederanya Gareth Bale, Real Madrid memang terkenal sebagai klub raja tega, publik masih akan selalu mengingat bagaimana mereka memperlakukan para pemain legenda seperti Raul Gonzales dan Iker Casillas, dua pemain yang memberikan kejayaan bagi Madrid sebagai top skorer dan penjaga gawang terbaik yang dimilikinya. Mereka tidak mendapatkan penghargaan dan penghormatan yang layak saat tidak lagi dipakai di Madrid. Bahkan Madrid dan para fansnya cenderung mengusir keduanya setelah masa kejayaan mereka berakhir.
Hal yang sama dialami oleh Sergio Ramos, menjadi bek legendaris Madrid selama lebih dari satu dekade tidak membuatnya mendapat puja puji setelah pensiun dan pindah ke PSG musim lalu. Maka tidak heran bila mereka memperlakukan Gareth Bale seperti itu.
(bP/teamKB)
Fototitle: goal.com