Jakarta – Romelu Lukaku kembali berulah. Kali ini ia terlibat adu argumen panas hingga nyaris ribut dengan rekan satu timnya Hakim Ziyech. Lukaku dan Ziyech terlibat ketegangan saat keduanya meninggalkan lapangan pada akhir babak pertama dalam hasil imbang 1-1 kontra Brighton, Rabu (19/1) dini hari WIB.
Chelsea unggul lebih dulu lewat Ziyech pada menit ke-28 sebelum disamakan oleh Adam Webster pada menit ke-60. Ziyech tidak merayakan gol pembuka. Sikap murungnya berlanjut setelah berbicara dengan Lukaku saat berjalan ke lorong pemain pada paruh waktu.
Pemain sayap asal Maroko itu menutup mulutnya saat berdiskusi dengan Lukaku. Merasa tak dihiraukan Lukaku lalu menunjukkan gesture provokatif sepanjang keduanya keluar lapanga, ketegangan itu disebut berlanjut sampai ke ruang ganti. Bahkan dikabarkan ketegangan mereka nyaris berlanjut ke adu fisik antara keduanya. Tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan ketegangan antara kedua pemain tersebut.
Pelatih Chelsea, Tuchel akhirnya ikut angkat bicara mengenai ketegangan diantara dua pemainnya itu. Dalam sebuah pernyataan, Tuchel mengatakan hal itu sebagai hal yang lumrah, bila beberapa pemain saling mengkritisi dan menyatakan ketidakpuasan atas hasil pertandingan yang baru saja dijalani. Namun dia menyesalkan bila hal itu berlanjut menjadi ketegangan fisik, karena dianggap akan merusak moral dan keharmonisan sesama pemain.

Tuchel juga mengatakan bahwa timnya sedang mengalami kekalahan fisik dan mental, akibat sering gagal menang dalam beberapa pertandingan terakhir. Tuchel juga menjawab teka teki penyebab ketegangan kedua pemain itu. Dikatakannya bahwa Ziyech kecewa pada Lukaku yang gagal menerima umpan matangnya dan mengkonversikannya menjadi gol. Dia berargumen bila saja Lukaku dapat menyelesaikan umpannya, maka hasil pertandingan akan menjadi berbeda.
Lukak menjawab kritikan Ziyech dengan mengatakan bahwa dirinya tidak mampu menjangkau umpan yang diberikan padanya. Namun jawaban Lukaku ini tidak memuaskan Ziyech sehingga terjadilah ketegangan diantara keduanya. Untuk mengantisipasi ketegangan antar pemain lainnya dan memberikan suasana bagi seluruh tim, Tuchel memutuskan meniadakan latihan selama International Break minggu depan. Dia memberikan kesempatan para pemainnya untuk libur agar kembali dengan suasana hati yang baru saat kompetisi kembali bergulir.
(bP/teamKB)
Fototitler: jpnn.com