Jakarta – Tuan rumah Kamerun berhasil mendapat hadiah hiburan setelah merebut peringkat ketiga Piala Afika 2022. Kemenangan Kamerun ini berlangsung amat dramatis, sempat tertinggal tiga gol tanpa balas, Kamerun akhirnya bisa menyamakan kedudulkan dan memaksakan pertandingan diakhiri dengan adu tendangan penalti. Kamerun memenangkan adu penalti dengan skor akhir
Kamerun yang gagal menjadi juara Piala Afrika saat menjadi tuan rumah tahun ini coba aktif menyerang. Namun justru Burkina Faso yang lebih dahulu mencetalk gol pada menit ke-24 melalui umpan silang Issa Kabore yang dituntaskan Steeve Yago. Dua menit menjelang waktu normal babak pertama usai, kesalahan dilakukan kiper Kamerun Andre Onana yang gagal mengantisipasi tendangan Kabore, Burkina Faso unggul 2-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Burkina Faso kembali mencetak gol. Lagi-lagi umpan silang menjadi ancaman berarti bagi Kamerun. Kali ini umpan Bertrand Traore dituntaskan Djibril Ouattara. Skor 3-0 untuk keunggulan Burkina Faso.Kamerun memangkas jarak pada menit ke-71. Sebuah sepak pojok membuat kemelut di kotak penalti Burkina Faso. Tanpa membuang-buang peluang, Stephane Bahoken yang berdiri tak jauh dari muka gawang menendang bola. Skor 3-1 masih untuk Burkina Faso.
Vincent Aboubakar menjadi pahlawan bagi Kamerun. Dua gol yang dicetaknya dalam lima menit sebelum pertandingan usai memaksakan pertandingan berlanjut ke babak adu penalti. Dua eksekutor pertama dari kedua kubu sama-sama bisa mencetak gol. Memasuki eksekutor ketiga, algojo Burkina Faso gagal memasukkan bola sehingga Kamerun berada di atas angin.
Algojo keempat Kamerun dan Burkina Faso kembali sama-sama mencetak gol. Eksekutor kelima Kamerun mencetak gol dan memastikan skuad The Indomitable Lions menjadi penghuni peringkat ketiga di Piala Afrika 2021.
(bP/teamKB)
Fototile: bbc.com