Tentunya banyak cara dilakukan untuk menyambut datangnya hari raya Idul Fitri. Salah satunya saling mengucapkan selamat kepada sanak saudara dan kerabat dekat. Pada malam sebelum hari raya, malam terakhir berpuasa, gema takbir akan berkumandang. Dimana umat bersukacita atas kemenangan mereka berpuasa selama sebulan.
Perayaan Idul Fitri akan berlangsung selama dua hari, di mana pada pagi hari di hari pertama Idul Fitri umat akan melakukan sholat Ied. Di saat yang bersamaan umat akan saling mengucapkan selamat Idul Fitri dengan berjabat tangan dan pelukan formal sebagai berbagi kebahagian dan saling memaafkan kesalahan yang telah lalu. Taqaballahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. Permintaan maaf yang keluar dari hati yang terdalam. Dan memaafkan dari hati yang terdalam pula.
Tidak berhenti di situ, bagi yang merayakannya mereka juga akan menyediakan hidangan special lebaran, seperti ketupat, opor, rendang. Tak lupa mereka akan menyediakan hadiah yang kerap diberikan kepada anak-anak, juga kepada dan mereka yang membutuhkan.
Pada hari Fitri ini kita akan saling bermaaf-maafan. Tradisi-tradisi ini akan bervariasi dari tiap-tiap negara. Di banyak negara dengan populasi Muslim yang besar, hari raya Idul Fitri akan menjadi hari libur nasional. Sekolah-sekolah dan perkantoran akan diliburkan sehingga pada hari raya para umat dapat berkumpul dengan keluarga, sanak saudara, teman-teman, di kampung tercinta.

Di Amerika Serikat (AS) dan Inggris, umat Islam dapat meminta cuti sekolah dan cuti kerja sehingga mereka dapat bepergian atau merayakannya bersama keluarga dan teman. Di negara-negara seperti Mesir dan Pakistan, umat Islam menghiasi rumah mereka dengan lentera, lampu kelap-kelip, atau bunga. Makanan khusus pun akan disajikan untuk menjamu teman, tetangga, maupun keluarga besar yang akan diundang berkumpul bersama.
Di tempat-tempat seperti Yordania, dengan populasi mayoritas Muslim, beberapa hari sebelum hari raya Idul Fitri tiba mereka akan berburu hadiah di mal-mal lokal dan pasar Ramadhan. Mereka akan bersiap untuk bertukar hadiah pada saat Idul Fitri. Di Turki dan di tempat-tempat yang pernah menjadi bagian dari kekaisaran Ottoman-Turki seperti Bosnia dan Herzegovina, Albania, Azerbaijan dan Kaukasus, juga dikenal sebagai, “Lesser Bayram” atau “festival” di Turki.
Idul Fitri menandakan berakhirnya waktu puasa Ramadhan dan diartikan sering diartikan juga sebagai hari kemenangan. Makna spiritual yang terdapat di dalamnya selain refleksi dan kegembiraan, Idul Fitri juga sebagai waktu untuk amal, yang dikenal sebagai Zakat al-Fitr. Idul Fitri dimaksudkan sebagai waktu sukacita dan penuh berkah bagi seluruh umat Muslim dan waktu untuk membagikan sebagian rejekinya kepada mereka yang tidak mampu agar turut berbahagia di hari raya.
Setelah melaksanakan puasa Ramadhan selama satu bulan, umat muslim merayakan Idul Fitri. Di Indonesia sendiri, salah satu hari raya Islam ini juga disebut lebaran. Sebetulnya, tak ada perbedaan antara keduanya. Sebutan ini muncul karena budaya dan bahasa.
Idul Fitri berarti kembalinya seseorang kepada keadaan suci atau keterbebasan dari segala dosa, kesalahan, kejelekan, dan keburukan sehingga berada dalam kesucian atau fitrah. Hari raya ini pun merupakan hari raya kemenangan dimana umat merayakannya dengan kembali “buka puasa” atau makan. Pada hari raya Idul Fitri 1 Syawal itu waktunya berbuka dan tidak boleh untuk berpuasa.
Sering kali, banyak orang yang terlena dengan makna Idul Fitri. Tak sedikit orang yang membeli baju atau barang baru atau menyediakan makanan yang banyak. Memang, tak ada salahnya seperti itu. Namun, kita sebagai umat tidak seharusnya berlebihan. Bagaimanapun juga, sesuatu yang berlebihan itu akan menjadi kurang baik. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memaknai Idul Fitri sungguh-sungguh. Bukan soal barang atau baju baru dan mewah, melainkan seberapa bersihnya hati kita untuk mau memaafkan orang lain dan menyucikan hati.
Idul Fitri adalah waktu untuk memperbaiki, memaafkan dan merenung. Selamat merayakan hari yang Fitri. Mari jadikan momentum hari kemenangan ini untuk menjadi insan yang semakin baik dalam berkehidupan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Taqaballahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin.
(DK-TimKB)
Sumber Foto : Langit7id