Jakarta – Tarian Tango pemain muda Argentina terhenti di babak semifinal Piala Dunia U-17, usai dikalahkan oleh Jerman lewat adu tendangan penalti. Dalam laga yang berlangsung seru, kedua tim bergantian mencetak gol hingga di akhir babak kedua skor tetap imbang 3-3 dan harus dilanjutkan dengan adu tendangan penalti. Laga Jerman kontra Argentina ini layak disebut sebagai real Final Piala Dunia U-17 karena selain tercipta banyak gol, para bolamania tidak seperti menyaksikan laga tim yunior, kedua tim menyajikan permainan kelas dunia bak permainan timnas senior mereka.
Timnas Argentina U-17 mengawali pertandingan dengan serangan beruntun ke pertahanan Der Panzer -julukan Timnas Jerman U-17. Meski begitu, upaya Claudio Echeverri dan kolega masih belum membuahkan hasil. Dalam tekanan, Timnas Jerman U-17 yang mengandalkan serangan balik justru mampu mencetak gol lebih dulu. Ya, Paris Brunner (9’) sukses membuka keunggulan untuk Jerman U-17 lewat tendangan kerasnya yang sulit dibendung Jeremias Florentin.
Pada menit ke-36, La Albiceleste -julukan Timnas Argentina U-17- akhirnya mampu memecah kebuntuan. Gol penyama kedudukan untuk Argentina U-17 dicatatkan lewat sontekkan Agustin Ruberto (36’). Memasuki menit akhir pertandingan, kedua tim terus menampilkan permainan saling serang. La Albiceleste yang lebih efektif dalam melakukan serangan akhirnya mampu mencetak gol tambahan. Agustin Ruberto (45+4’) berhasil melepaskan tembakan keras tepat sebelum pertandingan babak pertama selesai. Alhasil, Timnas Argentina U-17 mampu mengungguli Jerman U-17 2-1 di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Jerman U-17 bermain lebih atraktif sejak awal pertandingan. Tim besutan Christian Wuck itu terpantau berhasil menguasai lini tengah dan mendobrak pertahanan Argentina U-17. Hasilnya, Paris Brunner (58’) berhasil mencetak gol penyama kedudukan untuk Der Panzer. Setelah gol itu, La Albiceleste langsung bereaksi dengan melancarkan serangan masif ke pertahanan Jerman U-17.
Sayangnya, mereka justru lengah ketika mendapatkan serangan balik cepat. Timnas Jerman U-17 pun mampu membalikkan keadaan lewat tandukkan Max Moerstedt (69’). Gol itu membuat tempo serangan Argentina U-17 melambat. Tim asuhan Diego Placente itu bermain lebih hati-hati agar tidak terkena serangan balik cepat lagi. Hasilnya manis, La Albiceleste sukses menyamakan kedudukan lewat tendangan terukur dari Agustin Ruberto (90+7’). Akhirnya, kedua tim bermain imbang dalam waktu normal di semifinal Piala Dunia U-17 2023. Kedua tim harus melanjutkan pertandingan ke babak adu penalti.
Jerman akhirnya lolos ke babak final setelah memenangkan adu penalti. Dua eksekutor penalti Argentina, Franco Mastantuono dan Claudio Echeverri, gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Sedangkan di kubu Jerman hanya Finn Jeltsch yang menemui kegagalan.
(bP/timKB).
Sumber foto: twitter
