BMW Motorrad Semakin Serius Bergabung Dengan MotoGP

Bambang Parikesit 02/04/2024 2 min read
BMW Motorrad Semakin Serius Bergabung Dengan MotoGP

Jakarta – Rumor niatan BMW untuk ikut berlomba dengan MotoGP mulai menyeruak pada pertengahan Maret 2024, usai pabrikan otomotif asal Jerman itu bertahun-tahun menolak ke MotoGP akibat biaya balap selangit. Sikap BMW pada MotoGP melunak sejak CEO BMW Motorrad, Markus Flasch melakukan merger antara BMW M GmbH dan BMW Motorsport di bawah struktur BMW Motorrad pada 2023. Flasch pun menyaksikan ridernya, Toprak Razgatlioglu, memenangi Race 1 WorldSBK Catalunya, yakni kemenangan perdana BMW sejak 2013 lewat Chaz Davies.

Kemenangan lewat ‘El Turco’ ini menegaskan niat BMW untuk bertarung di papan atas dunia balap motor, ditambah asa mereka untuk berlaga di MotoGP. Flasch mengaku terlalu dini membicarakan kans ke MotoGP, tetapi akan selalu terbuka pada gagasan itu. Pria asal Austria ini pun akhirnya mengakui pula bahwa diskusi dengan Dorna Sports, pemegang hak komersial MotoGP dan WorldSBK, sudah berlangsung. Diskusi ini utamanya membahas perombakan regulasi teknis MotoGP yang akan diberlakukan pada 2027 mendatang.

Flasch juga menyatakan BMW akan terlebih dahulu melakukan studi apakah MotoGP bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan. Seperti yang diketahui, MotoGP menjadi wadah bagi para pabrikan untuk melambungkan nama mereka di pasar motor dunia, tetapi juga membutuhkan biaya balap tinggi.

Kunci keputusan kami adalah meyakinkan gagasan ini kepada orang-orang. Analisa strategis bakal diperlukan. Biaya adalah satu aspek. Jenama adalah hal lain. Jika analisa ini meyakinkan dan dapat dukungan internal, maka keputusan tidak tergantung pada CEO BMW Motorrad. Aspek yang paling penting adalah jenama. MotoGP adalah soal jenama dan capaian global. Inilah alasan para pabrikan berpartisipasi. Transfer teknologi adalah aspek lain, tetapi ini hanyalah poin terpenting kedua.

(bP/timKB).

Sumber foto: motorsport.com

Loading next article...