Jakarta – Bila ada seorang promotor yang ketenarannya menyamai para petinju legenda dunia, hanyalah seorang Don King yang namanya mendunia dengan melahirkan banyak petinju kelas dunia. Donald “Don” King, lahir pada 20 Agustus 1931 di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat, telah mengukir namanya sebagai salah satu promotor tinju paling berpengaruh dan kontroversial dalam sejarah olahraga tinju. Dengan karisma dan gaya promosi yang unik, King telah terlibat dalam beberapa pertandingan tinju paling ikonik dan bersejarah, termasuk “The Rumble in the Jungle” dan “Thrilla in Manila”.
Awal Karir
Karier King sebagai promotor tinju dimulai pada tahun 1970-an, saat ia berhasil mengorganisir pertandingan untuk beberapa petinju terkemuka saat itu. Namun, adalah dua pertandingan legendaris yang benar-benar menempatkannya di peta tinju dunia dan memperkuat reputasinya sebagai promotor top.
“The Rumble in the Jungle”
Salah satu momen paling terkenal dalam karier King adalah promosi “The Rumble in the Jungle”, pertarungan tinju bersejarah antara Muhammad Ali dan George Foreman yang berlangsung pada tahun 1974 di Zaire (sekarang Republik Demokratik Kongo). King tidak hanya berhasil menyatukan dua petinju legendaris ini dalam satu ring, tetapi juga menciptakan sebuah acara yang menarik perhatian dunia.
“Thrilla in Manila”
Tak lama setelah kesuksesan “The Rumble in the Jungle”, King kembali membuat sejarah dengan “Thrilla in Manila” pada tahun 1975, pertarungan epik antara Muhammad Ali dan Joe Frazier. Pertandingan ini tidak hanya menampilkan kompetisi tinju kelas dunia tetapi juga drama dan persaingan yang mendalam, semakin menegaskan kemampuan King dalam mempromosikan acara tinju besar.
Melahirkan Si Leher Beton, Mike Tyson
Setelah era Muhammad Ali berlalu, tangan dingin Don King kemudian melahirkan nama besar lainnya yang nantinya juga kan menjadi legenda tinju kelas berat dunia. Don King lah promotor pertama yang mengorbitkan Mike Tyson yang dijadikannya sebagai juara dunia kelas berat termuda di dunia sepanjang sejarah. Dari mementaskan Mike Tyson, Don King meraih cuan ratusan milyar dan semakin menobatkannya sebagai Godfather Tinju Dunia.
Warisan dan Kontroversi
Sepanjang karirnya, Don King dikenal karena kemampuannya yang luar biasa dalam mempromosikan petinju dan pertandingan, sering kali menciptakan narasi yang menarik bagi media dan penggemar. Namun, karirnya juga tidak lepas dari kontroversi, termasuk masalah hukum dan pertikaian dengan beberapa petinju yang dia promosikan.
Don King tetap menjadi sosok ikonik dalam dunia tinju, dikenang baik untuk prestasinya dalam mempromosikan beberapa pertandingan tinju paling bersejarah serta peranannya dalam membentuk tinju profesional modern. Meskipun karirnya dipenuhi dengan kontroversi, tidak dapat disangkal bahwa King telah meninggalkan jejak yang tidak terhapuskan dalam sejarah olahraga tinju.
(EA/timKB).
Sumber foto: sportillustrated.com
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda