Yan Diomande Tolak Tawaran Liverpool

Jakarta – Liverpool mendapatkan kabar buruk terkait upaya mereka untuk mendatangkan winger RB Leipzig, Yan Diomande, pada jendela transfer musim panas tahun ini. Yan Diomande telah menolak tawaran Liverpool setelah memutuskan bahwa Paris Saint-Germain adalah tujuan pilihannya jika ia meninggalkan Jerman musim panas tahun ini. Pemain berusia 19 tahun tersebut yakin dengan proyek PSG di bawah kepemimpinan presiden Nasser Al-Khelaifi dan penasihat sepak bola Luis Campos.

Selain itu, prospek bekerja di bawah manajer Luis Enrique juga memainkan peran penting dalam pertimbangannya. Pemain internasional Pantai Gading ini yakin bahwa kepindahan ke juara Ligue 1 akan memberinya platform terbaik untuk bersaing memperebutkan gelar-gelar utama dan mewujudkan ambisinya memenangkan Ballon d’Or.

Baca juga: Andoni Iraola Resmi Jadi Pelatih Baru Liverpool

Liverpool siap mengajukan tawaran senilai hampir €100 juta untuk penyerang berbakat tersebut, tetapi Leipzig menolak proposal itu. Klub Bundesliga tersebut membanderol Diomande mendekati angka €130 juta dan masih berusaha meyakinkannya untuk menandatangani kontrak baru meskipun kontraknya saat ini sudah berlaku hingga tahun 2030. Diomande bergabung dengan Leipzig dari Leganes musim panas lalu dan menikmati musim debut yang menakjubkan, mencetak 12 gol Bundesliga dan memberikan sembilan assist dalam 33 penampilan.

Penyerang serbaguna ini, yang mampu bermain di kedua sisi sayap, saat ini mewakili Pantai Gading di Piala Dunia 2026 dan diperkirakan akan tampil menghadapi Norwegia di babak 32 besar pada hari Selasa. Seandainya Liverpool secara resmi menghentikan upaya mereka, direktur olahraga Richard Hughes sudah memiliki beberapa alternatif menarik dalam daftar pilihannya. Bradley Barcola dari PSG adalah opsi yang menarik meskipun sekarang lebih sering bermain di sayap kiri. Ia menikmati tahun-tahun awal kariernya sebagai pemain sayap kanan.

Bintang Brighton & Hove Albion, Yankuba Minteh, adalah pemain lain yang dikagumi Liverpool. Penyerang eksplosif ini memiliki profil yang mirip dengan Mohamed Salah. The Reds juga memantau Matias Fernandez-Pardo dari Lille yang dikenal dengan fleksibilitasnya, di mana ia bisa beroperasi di seluruh lini depan dan telah muncul sebagai salah satu penyerang muda paling menjanjikan di Eropa.

Dengan Yan Diomande yang tampaknya akan pindah ke Paris, tim perekrutan Liverpool kini akan mengintensifkan upaya untuk mengidentifikasi alternatif ideal sebelum jendela transfer ditutup.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

PSG Akan Rombak Lini Serang Musim Depan

Jakarta – PSG dikabarkan akan merombak  lini serang, meski sudah punya para pemain yang tajam. Setidaknya ada tiga nama yang diincar untuk menambah tajamnya kini serang mereka. Paris Saint-Germain (PSG) menang titel Liga Champions dua musim beruntun dan lima kali beruntun menangi Ligue 1. Namun PSG belum puas dengan skuad yang dipunya. PSG dikabarkan bakal melepas dua penyerangnya. Mereka adalah Goncalo Ramos dan Lee Kang-in. PSG bergerak cari para penyerang baru. Ada tiga yang masuk dalam daftar buruan.

Mereka adalah Eli Junior Kroupi dari Bournemouth, Yan Diomande dari RB Leipzig, dan Maghnes Akliouche dari AS Monaco. Ketiganya masih berusia di bawah 25 tahun! Kroupi tampil apik di musim debutnya di Premier League. Penyerang tengah berusia 19 tahun itu kemas 13 gol fari 33 laga. Penyerang sayap kanan, Akliouche disebut-sebut punya talenta besar. Sementara Diomande, turut diminati klub-klub raksasa dari Inggris seperti Liverpool.

Baca juga: PSG Juara Liga Champions Usai Kalahkan Arsenal Adu Penalti

Pembelian pemain baru mutlak diperlukan PSG untuk mengarungi musim depan. Menjadi juara back toback baik di Ligue One Prancis maupun Liga Champions Eropa membuat beban mereka lebih berat. Ditambah lagi para rival sudah menghafal strategi luis Enrique dan pola bermain skuad PSG yang nyaris tidak mengalami perubahan dalam dua musim terakhir. Hal ini membuat mereka serius mencari pemain baru, terutama di lini serang dan bersiap mencari pemain pelapis bagi pemain senior mereka yang tidak lagi mencapai usia produktif.

PSG sejatinya masih punya Ousmane Dembele, Bradley Barcola, Khvicha Kvaratskhelia, dan Desire Doue. Andai rencana pembelian mereka terwujud, bakal lebih seganas apa lini serangnya?

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Jersey Pele Yang Dipakai Tahun 1958 Akan Dilelang

Jakarta –  Jersey Timnas Brasil yang dikenakan mendiang Pele di final Piala Dunia 1958 akan dilelang. Diperkirakan nilai ketok palunya akan tembus di atas 100 miliar Rupiah. Pele, yang wafat pada Desember 2022 di usia 82 tahun, menjadi satu-satunya pemain yang pernah memenangi Piala Dunia sebanyak tiga kali, yakni pada 1958, 1962, dan 1970. Pada edisi 1958, ia menjadi pemain termuda yang bermain di laga final, yakni di usia 17 tahun. Rekor tersebut masih menjadi miliknya sampai sekarang. Saat itu, ia mencetak dua gol untuk membantu Brasil mengalahkan Swedia 5-2.

Kini, jersey Brasil berwarna biru yang dipakai Pele saat itu masuk rumah lelang Sotheby’s di New York, yang membuka proses bidding sampai pada 16 Juli mendatang atau tiga hari jelang final Piala Dunia 2026. Jersey otentik itu awalnya diberikan Pele kepada rekan setimnya, Didi selepas final. Keluarga Didi menyimpannya sampai 1993 lalu didonasikan ke Museum Olahraga Edvaldo Alves Santa Rosa.

Museum tersebut lalu memasukkan jersey tersebut ke daftar lelang di London pada 2004 dan laku senilai 59 ribu Pound. Namun pesatnya permintaan memorabilia olahraga dalam beberapa tahun terakhir membuat nilai jersey Pele diyakini akan naik drastis. Jika jadi terjual di kisaran harga di atas, maka jersey Pele hanya kalah dari jersey Diego Maradona dalam laga Argentina vs Inggris di Piala Dunia 1986, yang laku 9,3 juta Dolar pada 2022.

Jersey Argentina milik Lionel Messi di Piala Dunia 2022 sejatinya laku terjual 7,8 juta Dolar pada 2023, namun saat itu yang dilelang adalah koleksi enam jersey yang dipakai La Pulga selama turnamen, bukan satu seperti milik Maradona dan Pele. “Jersey itu sendiri dalam kondisi luar biasa untuk sesuatu yang hampir berusia 70 tahun,” ujar Brendan Hawkes selaku wakil presiden strategi olahraga Sotheby’s

“Salah satu hal yang mengejutkan saya saat pertama kali memegangnya adalah betapa kecilnya jersey itu. Pele bukanlah pria yang bertubuh besar dan dia mengenakan kaos ini saat berusia 17 tahun. Dia adalah anak muda yang kurus saat itu, dan jika Anda melihat foto-foto dari pertandingan itu, kaos itu sebenarnya cukup kecil untuknya.”

“Kami telah melihat pertumbuhan yang sangat besar di pasar ini selama lima tahun terakhir. Jersey hand of God milik Maradona masih menjadi patokan tertinggi untuk sebuah jersey sepak bola, tetapi kami menempatkan jersey (Pele) ini dalam orbit yang sama,” jelas Hawkes.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Leeds United Incar Nick Pope Gantikan Karl Darlow

Jakarta – Leeds United tertarik untuk mendatangkan Nick Pope dari Newcastle United pada musim panas tahun ini untuk menggantikan peran Karl Darlow di bawah mistar gawang. Karl Darlow memainkan peran kunci bagi Leeds United saat klub tersebut mengamankan status mereka di Premier League untuk musim berikutnya dengan mencatatkan lima clean sheet dalam 22 penampilan. Namun, kontraknya dengan klub akan berakhir musim panas ini, sehingga Leeds harus mencari pengganti di bursa transfer.

Baca juga: Kisah Leeds United Menjual Jersey Pertama Di Dunia

Leeds tengah mempertimbangkan untuk mendatangkan Nick Pope dari Newcastle United pada musim panas tahun ini. Pope mencatatkan tujuh clean sheet dalam 27 penampilan liga, dan Newcastle dikabarkan terbuka untuk melepasnya setelah sang penjaga gawang mulai menunjukkan penurunan performa. Leeds memiliki opsi lain dalam daftar incaran transfer mereka, dan tidak ada jaminan mereka akan berupaya keras untuk mendapatkan kiper berusia 34 tahun tersebut. Pope hanya akan menjadi solusi jangka pendek bagi Leeds, bukan solusi untuk masa depan.

Pope tetap menjadi penjaga gawang yang mumpuni, tetapi mobilitas dan keandalannya secara keseluruhan telah menurun. Statistik dasarnya musim lalu termasuk yang terlemah di divisi ini. Robert Sanchez dari Chelsea akan menjadi pilihan yang lebih baik. Terlepas dari kesalahan-kesalahan fatal yang kadang terjadi saat membangun serangan dari belakang, dia adalah seorang kiper yang handal. Sanchez mencatatkan angka pencegahan gol yang cukup baik yaitu +1,70 musim lalu dan masih berada di masa puncak kariernya. Pengalaman, kemampuan atletik, dan potensi nilai jual kembalinya menjadikannya investasi yang jauh lebih logis bagi The Peacocks.

Jika Leeds mengeluarkan uang untuk mendatangkan kiper nomor satu baru, mereka seharusnya melihat ke depan daripada ke belakang, dan Sanchez jauh lebih cocok untuk kriteria itu daripada Nick Pope.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Matheus Fernandes Didekati Manchester United

Jakarta – Matheus Fernandes perlahan mulai membuktikan kualitasnya sebagai salah satu gelandang muda paling menjanjikan di Liga Inggris. Pemain berusia 21 tahun ini tetap mampu bersinar terang di tengah keterpurukan timnya pada musim lalu. Perjalanan kariernya di kasta tertinggi sepak bola Inggris dimulai saat ia membela panji Southampton. Sayangnya, performa impresif sang pemain tetap tidak mampu menyelamatkan The Saints dari jurang degradasi ke Championship.

Baca juga: Johan Manzambi Jadi Alternatif Lini Tengah Manchester United

Fernandes kemudian memutuskan untuk melangkah pergi dari Southampton pada bursa transfer musim panas tahun lalu. Ia resmi bergabung dengan West Ham United melalui kesepakatan transfer yang bernilai sekitar 38 juta pounds. Kiprahnya bersama The Hammers sebenarnya sangat menonjol dengan catatan tiga gol dan empat assist dari 35 penampilan di Liga Inggris. Ironisnya, gelandang asal Portugal tersebut kini kembali harus merasakan pahitnya degradasi bersama klub barunya.

Situasi pelik yang menimpa West Ham membuat mereka harus memutar otak terkait masa depan aset berharganya. Manajemen The Hammers menyadari betul bahwa Fernandes kini menjadi incaran banyak klub raksasa Inggris. Klub asal London tersebut dipastikan tidak ingin kehilangan sang gelandang andalan dengan harga yang terlalu murah. West Ham secara khusus ingin memaksimalkan potensi keuntungan finansial dari kepergian sang bintang muda pada bursa transfer nanti. Ambisi meraup untung besar ini tentu bukan tanpa alasan yang kuat dari sisi bisnis klub. Hal tersebut dikarenakan Southampton ternyata masih memiliki hak sebesar 15 persen dari total keuntungan transfer sang pemain di masa mendatang.

Manchester United menjadi salah satu klub elit yang menaruh minat besar terhadap bakat luar biasa Fernandes. Fabrizio juga melaporkan Manajemen Setan Merah telah membuka komunikasi awal dengan pihak perwakilan pemain berkebangsaan Portugal tersebut. Langkah taktis ini diduga kuat diambil untuk meraba peluang transfer sang pemain sebelum mengambil keputusan final. Berdasarkan pantauan terkini, Manchester United sama sekali belum menyodorkan tawaran formal kepada pihak West Ham.

Skuad asuhan Michael Carrick ini memang menempatkan penguatan lini tengah sebagai prioritas utama menyambut musim kompetisi penuh pertamanya. Kebutuhan tersebut semakin mendesak menyusul kepergian Casemiro secara bebas transfer dan status Manuel Ugarte yang masih diliputi ketidakpastian. Walaupun sudah mengamankan kesepakatan untuk Ederson dari Atalanta, pencarian gelandang baru di kubu Setan Merah tampaknya belumlah usai. Namun, perjuangan mereka untuk merekrut Fernandes dipastikan berat karena Arsenal, Manchester City, dan Liverpool juga dikabarkan ikut mengejar tanda tangannya.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Raul Jimenez Kembali Ke Pangkuan Wolverhampton

Jakarta – Raul Jimenez akhirnya kembali ke Wolverhampton Wanderers setelah beberapa pekan spekulasi mengenai masa depannya. Penyerang Meksiko itu menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dan kembali ke Molineux, tempat ia mengukir status legenda klub antara 2018 hingga 2023. Kepulangannya menjadi kabar besar bagi Wolves yang tengah berusaha bangkit setelah terdegradasi dari Premier League.

Baca juga: Burnley Susul Wolverhampton Terdegradasi Dari Liga Primer

Raul Jimenez sebenarnya tidak kekurangan peminat setelah berpisah dengan Fulham. Namun, sambutan hangat yang ia terima dari pendukung Wolves saat kembali ke Molineux pada Mei lalu disebut menjadi salah satu faktor yang mendorongnya memilih pulang. Klub bahkan mengirim delegasi ke Meksiko untuk menyelesaikan kesepakatan sebelum sang pemain bergabung dengan tim nasionalnya di Piala Dunia 2026.

Kepulangan Jimenez diumumkan hanya sehari setelah Wolves meresmikan kedatangan Kieran Trippier. Kedua pemain senior tersebut diharapkan dapat membawa pengalaman dan karakter kepemimpinan yang dibutuhkan klub untuk kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Inggris. Dalam wawancara dengan situs resmi klub, pelatih kepala Rob Edwards memberikan apresiasi kepada jajaran manajemen yang berhasil mewujudkan transfer tersebut.

“Saya harus memberikan banyak pujian kepada Nathan karena ia melakukan banyak pekerjaan penting untuk menyelesaikan transfer ini. Ketika saya berbicara dengan Raul, ia tidak membutuhkan banyak bujukan. Memang ada banyak hal yang harus dipertimbangkan bersama keluarganya, tetapi ia merasa ini adalah keputusan yang tepat untuk dirinya,” ungkap Edwards.

Selama periode pertamanya bersama Wolves, Jimenez mencatatkan 57 gol dan 23 assist dari 166 pertandingan di semua kompetisi. Klub juga mengonfirmasi bahwa penyerang berusia 35 tahun itu akan kembali mengenakan nomor punggung sembilan, nomor yang identik dengan dirinya selama membela Wolves. Nomor tersebut tersedia setelah Adam Armstrong memilih melepaskannya usai bergabung dari Southampton pada Januari lalu.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Tottenham Incar Kevin Denkey Dari Cincinnati

Jakarta – Tottenham Hotspur telah bergabung dalam persaingan untuk merekrut striker andalan FC Cincinnati, Kevin Denkey, di bursa transfer musim panas tahun ini. Diberitakan bahwa Tottenham Hotspur tengah memantau perkembangannya secara cermat sebagai opsi penyerangan optimal untuk menambah kedalaman dan kekuatan di lini serang mereka musim depan. Manajer Spurs, Roberto De Zerbi, membutuhkan striker baru setelah Richarlison, Dominic Solanke, dan Randal Kolo Muani hanya mencetak total 15 gol di liga musim lalu.

Perkembangan pesat Kevin Denkey mengikuti alur perkembangan luar biasa yang dimulai selama masa suksesnya bersama Cercle Brugge di Belgia sebelum berpuncak pada kepindahan yang memecahkan rekor transfer klub ke FC Cincinnati. Sejak bergabung dengan Cincinnati pada Januari 2025, ia telah mencetak 31 gol dalam 54 pertandingan di semua kompetisi.

Baca juga: Igor Tudor Hanya Bertahan 44 Hari Bersama Tottenham

Kombinasi antara kemampuan duel di udara yang luar biasa, penyelesaian akhir yang klinis, dan kemampuan menahan bola menunjukkan bahwa ia memiliki atribut yang dibutuhkan untuk bersaing di Premier League. Namun, dengan Denkey terikat kontrak jangka panjang hingga Desember 2028 dengan opsi perpanjangan, Cincinnati berada dalam posisi yang sangat kuat mempertahankan sang pemain di musim depan.

Mereka siap menuntut nilai transfer besar untuk mendapatkan keuntungan dari investasi awal mereka untuk menyetujui kepindahan di musim panas. Klub Major League Soccer itu dilaporkan menginginkan sekitar €15 juta. Spurs juga akan menghadapi persaingan ketat dari klub-klub Eropa dalam perebutan pemain internasional Togo tersebut. Real Betis, Napoli, Lazio, dan Lille juga tertarik pada Denkey.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Luka Vuskovic Ingin Tinggalkan Tottenham

Jakarta – Luka Vuskovic dikabarkan terbuka untuk meninggalkan Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas tahun ini dan bergabung dengan tim lain. Tottenham Hotspur terancam kehilangan aset muda mereka yang paling berharga bahkan sebelum ia memainkan satu menit pun di tim senior klub. Pasalnya, jurnalis Gianluigi Longari mengklaim bahwa bek asal Kroasia, Luka Vuskovic, terbuka untuk pindah musim panas ini setelah tampil mengesankan di Bundesliga selama musim pinjaman yang luar biasa di Hamburger SV.

Vuskovic pindah ke Jerman untuk melanjutkan perkembangannya dan menjadi andalan lini pertahanan yang membantu HSV bertahan di kasta tertinggi. Kemampuan bertahannya yang mengesankan dilengkapi dengan kehebatannya dalam membantu serangan. Ia mencetak enam gol dari posisi bek tengah dan mendapatkan tempat yang layak di Tim Terbaik Bundesliga musim ini. Namun, kesuksesan individunya yang mengesankan telah menciptakan dilema karena Vuskovic dilaporkan enggan untuk kembali ke London, tepat setelah Spurs nyaris terdegradasi ke Championship setelah musim yang penuh gejolak.

Vuskovic baru-baru ini mengakui bahwa ia bimbang mengenai langkah kariernya selanjutnya. Ia ingin bertahan di Jerman dan bermain bersama saudaranya, Mario Vuskovic, setelah larangan bermain sepak bolanya berakhir pada musim gugur ini. Hal positif utama bagi Tottenham adalah nilai pasar Vuskovic yang meroket. Didatangkan dari Hajduk Split pada tahun 2023 dengan harga kurang dari €14 juta, sang pemain saat ini ini bernilai sekitar €60 juta. Dengan kontrak yang berlaku hingga Juni 2030, Tottenham memiliki daya tawar yang sangar kuat.

Keputusan mengenai masa depan Luka Vuskovic diperkirakan akan diambil setelah Piala Dunia 2026. Pemain muda ini merupakan bagian dari lini pertahanan timnas Kroasia saat mereka bersiap menghadapi Inggris, Ghana, dan Panama di Grup L. Jika ia mampu mengulangi performanya di Bundesliga di panggung global, bek Tottenham itu bisa menjadi pusat perebutan transfer.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Alvaro Arbeloa Resmi Berpisah Dengan Real Madrid

Jakarta – Real Madrid mengkonfirmasi kepergian pelatih Alvaro Arbeloa pada hari Selasa, yang membuka jalan bagi kembalinya José Mourinho. Presiden klub Florentino Pérez telah berjanji untuk membawa Mourinho kembali sebagai bagian dari janji kampanyenya yang mengantarkannya pada pemilihan yang kembali dimenangkannya. Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh klub, Real Madrid mengkonfirmasi bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri masa jabatan Arbeloa sebagai pelatih tim utama.

Baca juga: Arbeloa Dan Mbappe Bawa Madrid Tempel Ketat Barcelona

“Real Madrid CF dan Alvaro Arbeloa telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri masa jabatan mereka sebagai pelatih tim utama,” bunyi pernyataan tersebut. Klub juga memberikan penghormatan kepada hubungan Arbeloa yang telah lama terjalin dengan Madrid, menyoroti nilai-nilai yang mendefinisikan karier bermain dan kepelatihannya. “Real Madrid sangat berterima kasih kepada Álvaro Arbeloa, yang selama berada di klub ini, sejak di akademi muda kami, secara konsisten menunjukkan loyalitas, komitmen, dan profesionalisme. Ia merupakan contoh nyata dari nilai-nilai klub kami.”

Arbeloa mengambil alih kendali pada bulan Januari untuk menggantikan Xabi Alonso di tengah kesulitan tim. Arbeloa tidak mampu mengembalikan Madrid ke jalur yang benar dan klub tersebut mengalami musim kedua berturut-turut tanpa trofi besar. Bulan lalu, Arbeloa memberikan restu kepada mantan bosnya, Mourinho, untuk kembali ke Madrid, dengan mengatakan bahwa ia akan “senang melihatnya kembali ke rumah.”

Arbeloa bermain untuk Madrid ketika Mourinho memimpin klub tersebut — masa yang penuh gejolak di mana Madrid memenangkan gelar liga Spanyol dan Copa del Rey tetapi dibayangi oleh tim Barcelona asuhan Pep Guardiola yang hebat. Sikap Mourinho yang kasar terhadap lawan-lawan seperti Guardiola serta beberapa pemainnya sendiri membuat banyak orang di Spanyol merasa tidak nyaman. Dia juga memiliki pendukung setia, seperti Arbeloa dan beberapa penggemar garis keras.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Lecuona Siap Bersaing Dengan Bulega Di MotoGP

Jakarta – Pembalap Superbike, Iker Lecuona sangat terkejut ketika tim Gresini memanggilnya untuk menggantikan Álex Márquez di GP Hungaria. Dia yakin dirinya dan Nicolo Bulega bisa bersaing jika dikasih kesempatan berlaga di MotoGP. Pembalap Spanyol itu hampir tiga tahun tidak mengendarai motor MotoGP, dan ia benar-benar melampaui semua harapan: dalam balapan hari Minggu, pebalap Ducati di WorldSBK itu meraih posisi ketujuh yang patut dipuji di Balaton Park, finis di depan pebalap-pebalap terkenal seperti Jack Miller, Enea Bastianini, Brad Binder, dan bahkan Toprak Razgatlioglu.

Baca juga: Iker Lecuona Tercepat Di FP2 WorldSBK Aragon 2026

Pebalap asal Valencia itu memanfaatkan kecelakaan beruntun di Tikungan 1 yang melibatkan Jorge Martín, Marco Bezzecchi, Raúl Fernández, Fabio Di Giannantonio, dan Fermín Aldeguer, rekan setimnya di tim Nadia Padovani. Itu belum semuanya, tetapi ia juga melakukan beberapa aksi menyalip di lintasan untuk finis di ‘Tujuh Besar’, termasuk aksi menyalip terakhir di lap terakhir terhadap Jack Miller. Iker Lecuona sendiri, dalam pernyataan yang dikumpulkan oleh situs web WorldSBK, mengakui sangat puas dengan penampilannya di akhir pekan di Hungaria: “Pertama-tama, saya sangat senang dengan penampilan kami, tim telah melakukan pekerjaan yang fantastis.”

Selain itu, ia mengaku merasa sangat nyaman setiap kali mengendarai Ducati dan mampu menjalani balapan yang baik meskipun melakukan beberapa kesalahan: “Saya melakukan beberapa kesalahan, tetapi saya mampu menyalip Jack Miller. Saya ingin mengejar Diogo dan bertarung dengannya, tetapi bagaimanapun juga saya sangat senang dengan penampilan saya.” Penampilan Lecuona di Balaton Park, bagi pembalap asal Valencia itu, merupakan contoh lain dari bakat luar biasa yang ada di grid Superbike.

(bP/timKB).

Sumber foto: X

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Inter Milan Kebanjiran Cuan Dari Hasil Jual Pemain

Jakarta – Inter Milan hampir menyelesaikan penjualan 3 pemain secara permanen, total pemasukan sekitar 30 juta euro jadi modal penting Nerazzurri di bursa transfer. Dilaporkan bahwa Inter Milan akan segera mengantongi pemasukan sekitar 30 juta euro dari penjualan permanen 3 pemain musim panas ini. Dana segar itu menjadi modal penting bagi La Beneamata yang sedang mengincar Marco Palestra yang dibanderol lebih dari 50 juta Euro, sementara Oumar Solet akan didatangkan dengan status pinjaman dan klausul kewajiban membeli.

Baca juga: Inter Milan Dan Juventus Incar Alisson Becker

Penjualan terbesar datang dari Denzel Dumfries yang bergabung dengan Real Madrid seharga 20 juta euro setelah klausul pelepasannya diaktivasi. Bek sayap internasional Belanda itu sudah 5 musim membela Nerazzurri dengan koleksi impresif: 2 gelar Serie A, 3 Coppa Italia, 3 Supercoppa Italiana, dan 2 kali menembus final Liga Champions. Direktur olahraga Piero Ausilio bahkan sudah mengonfirmasi kepergiannya secara terbuka: “Saya rasa sekarang sudah hampir resmi bahwa Dumfries, pemain hebat yang memiliki klausul pelepasan, akan pergi,” ujar Ausilio.

Selain itu, Pisa resmi mengaktifkan opsi pembelian permanen Ebenezer Akinsanmiro seharga 6 juta euro. Namun La Beneamata dikabarkan menyisipkan klausul pembelian kembali senilai 7,5 juta euro dalam kesepakatan tersebut. Pemasukan ketiga datang dari Cagliari yang mengaktifkan opsi beli Sebastiano Esposito. Dalam klausul transfer tersebut, Inter dikabarkan memegang hak penjualan lanjutan sebesar 40-50 persen dari nilai transfer berikutnya bila Esposito dijual.

Inter Milan memang akan merombak skuadnya musim depan. Praktis tidak banyak melakukan penggantian dalam skuadnya dalam tiga musim terkahir, membuat Inter wajib mendatangkan para pemain baru sebagai penyegaran dan mengganti taktik yang sudah terbaca para rivalnya. Salah satu pemin kunci merek, Denzel Dumfries sudah dipastikan pergi dan hingga saat ini, INter belum mendapatkan pengganti yang setara dengan pemain belakang asal Belanda itu.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Aprilia Ingin Seluruh Timnya Diisi Pembalap Italia

Jakarta – Persaingan antara Aprilia dan Ducati diperkirakan akan memasuki babak baru pada MotoGP 2027. Bukan hanya soal performa motor di lintasan, tetapi juga identitas tim yang akan mereka tampilkan musim depan. Massimo Rivola selaku CEO Aprilia memiliki keinginan kuat untuk melihat seluruh motor RS-GP diisi pembalap Italia. Ambisi itu muncul ketika Ducati justru diperkirakan akan menjalani musim pertamanya tanpa pembalap Italia di tim pabrikan.

Ducati diyakini akan menurunkan duet Marc Marquez dan Pedro Acosta mulai 2027. Situasi tersebut membuat Francesco Bagnaia dikabarkan akan meninggalkan pabrikan asal Bologna itu setelah kontraknya berakhir pada akhir 2026. Bagnaia disebut telah mencapai kesepakatan awal dengan Aprilia untuk mendampingi Marco Bezzecchi di tim utama. Jika transfer itu terwujud, maka mereka akan memiliki dua pembalap Italia di skuad pabrikan.

Baca juga: Dominasi Aprilia Di Klasemen Sementara MotoGP 2026

Rivola ternyata ingin melangkah lebih jauh. Ia disebut mendorong Trackhouse Racing untuk merekrut Luca Marini sehingga seluruh motor pabrikan asal Noale di MotoGP 2027 diisi pembalap asal Italia. Sebelumnya, Trackhouse juga dikabarkan hampir mencapai kesepakatan dengan Enea Bastianini yang diproyeksikan menggantikan Ai Ogura. Kehadiran Bastianini dan Marini akan melengkapi formasi empat pembalap Italia bersama Bagnaia dan Bezzecchi.

Namun rencana tersebut tidak sepenuhnya berjalan mulus. Trackhouse dikabarkan lebih tertarik mempertahankan Raul Fernandez yang sudah menjadi bagian penting dalam proyek mereka selama beberapa musim terakhir. Bahkan laporan yang sama menyebut Fernandez belum tentu bertahan di Trackhouse meski tim Amerika Serikat itu ingin memperpanjang kontraknya. Pembalap Spanyol tersebut disebut mulai mempertimbangkan opsi lain setelah mendapat ketertarikan dari Tech3.

Nama Luca Marini sendiri terus dikaitkan dengan Aprilia menjelang berakhirnya kontraknya bersama Honda. Adik tiri legenda MotoGP, Valentino Rossi, itu dinilai sebagai pilihan ideal untuk mewujudkan ambisi Rivola menghadirkan identitas Italia yang kuat dalam proyek tim. Keputusan final diperkirakan akan segera diambil. Pabrikan asal Italia ingin susunan pembalap Trackhouse untuk musim 2027 sudah ditetapkan sebelum sesi pengujian motor baru berkapasitas 850cc yang akan digelar setelah Grand Prix Ceko.

Jika rencana Rivola berhasil terealisasi, Aprilia tidak hanya akan memiliki salah satu susunan pembalap paling berpengalaman di MotoGP, tetapi juga menjadi pabrikan dengan identitas Italia paling kuat di grid, sebuah kondisi yang ironis ketika rival utama mereka, Ducati, justru diperkirakan mengandalkan dua pembalap Spanyol.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Nico Paz Pilih Bertahan Bersama Como

Jakarta – Nico Paz resmi menolak tawaran pindah di musim panas ini. Menariknya, gelandang muda Como itu memilih melanjutkan petualangannya di Serie A. Dikabarkan bahwa Nico Paz telah memutuskan untuk bertahan di Como setidaknya untuk satu musim lagi. Keputusan ini diambil meski sejumlah klub besar Eropa dilaporkan tertarik untuk memboyongnya di bursa transfer musim panas 2026. Paz bergabung dengan Como dari Real Madrid musim panas 2024 dalam skema pinjaman dengan opsi pembelian permanen, namun pihak Los Blancos masih mempertahankan opsi buyback untuk sang pemain.

Penampilan gemilangnya bersama klub promosi asal Lombardia itu langsung mencuri perhatian, dimana ia tampil sebagai salah satu gelandang paling menarik di Serie A musim lalu dengan kontribusi gol dan assist yang konsisten sepanjang musim. Yang menjadi perhatian adalah klausul buyback yang masih dipegang Real Madrid. Los Blancos memiliki opsi untuk menarik kembali Paz kapan pun mereka mau, sebuah variabel yang selalu menempatkan Como dalam situasi ’waspada’.

Baca juga: Como Tembus Zona Champions Klasemen Serie A

Namun untuk saat ini, Paz tampaknya nyaman dengan proyek yang dibangun Como di bawah kepemilikan baru yang ambisius. I Lariani tengah membangun identitas yang serius di Serie A, dengan rekrutan berkualitas dan visi jangka panjang yang jelas. Keputusan Paz bertahan menjadi sinyal positif bagi Como menjelang musim 2026-27, sekaligus memastikan mereka tetap memiliki pemain paling kreatif di skuad mereka, terutama menjelang debut mereka di Liga Champions.

Selain mempertahankan pemain pilar, Como juga harus mencari pemain baru yang berkualitas agar dapat kompetitif menjalani musim perdana mereka di Liga Champions. Sebagian besar pemain Como saat ini belum pernah merasakan ketatnya persaingan di Liga Champions. Mendatangkan pemain berpengalaman juga menjadi kebutuhan bagi COmo agar tidak hanya hadir sebagai pelengkap di kompetisi Eropa.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Tottenham Datangkan Jan Paul Van Hecke Dari Brighton

Jakarta – Tottenham dikabarkan telah sepakat merekrut Jan Paul van Hecke dari Brighton seharga 52 Juta Pound (sekitar Rp. 1,2 Triliun). Sang defender sebelumnya pernah bekerja dengan Roberto De Zerbi di Amex Stadium, bermain 50 laga bersama manajer asal Italia di sana. Diberitakan bahwa Tottenham telah mencapai kesepakatan dengan Brighton untuk merekrut Jan Paul van Hecke. Nilai transfernya di kisaran 52 Juta Pound dan sang pemain telah menyatakan keinginannya untuk bermain pada panutannya, Roberto De Zerbi.

Sang bek tengah hanya ingin bergabung dengan Spurs, pemain internasional Belanda tersebut hanya menyisakan satu tahun dalam kontraknya di The Seagulls dan pernah bermain di era De Zerbi antara 2023 dan 2024. Pihak klub akan mendapatkan keuntungan besar dari pemain 26 tahun yang direkrut dari NAC Breda dengan harga 1,8 Juta Pound di 2020. Perekrutannya menjadi bagian dari beberapa pekan besar yang telah direncanakan di The Lilywhites di mana pihak klub bertekad untuk mendukung manajer mereka di bursa dan perubahan besar telah direncanakan.

Sementara itu, Van Hecke sudah terbiasa dengan gaya permainan intens De Zerbi setelah bermain 50 pertandingan di bawah asuhan pelatih asal Italia tersebut selama mereka bersama di Brighton. Kerja keras itu telah dikembangkan oleh Fabian Hurzeler, yang mengatakan kepada Sky Sports pada tahun 2024: “Sangat membantu bahwa pelatih yang saya miliki di sini sebelumnya adalah De Zerbi karena dia mengintegrasikan gaya permainan ini,” ketika ditanya tentang para beknya yang bermain dari belakang di area berbahaya.

Kehadiran dua bek yang piawai mengolah bola di Hotspur Way merupakan pertanda bahwa ini adalah sesuatu yang mereka rasa kurang. Angka-angka mendukung hal itu. Senesi dan Van Hecke berada satu level di atas Cristian Romero dan Micky van de Ven dalam hal kemampuan mengoper bola.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Castello Lukeba Merapat Ke Old Trafford

Jakarta – Manchester United berada di posisi terdepan untuk mendatangkan bek tengah RB Leipzig, Castello Lukeba, pada musim panas tahun ini. Manchester United dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan untuk mendatangkan gelandang Atalanta, Ederson Silva, yang akan resmi bergabung pada bulan depan. Mungkin akan ada satu atau dua tambahan pemain tengah lagi dalam beberapa pekan mendatang, tetapi klub juga berupaya memperkuat posisi lain.

Baca juga: Kobbie Mainoo Tetap Bertahan Di Old Trafford

Dikabarkan bahwa United adalah kandidat terdepan untuk mendapatkan Castello Lukeba, yang memiliki klausul rilis antara £69 juta hingga £77 juta. Ada kesepakatan internal dari Leipzig untuk mengizinkan penjualan di musim panas, tetapi mungkin diperlukan paket senilai £52 juta hingga £56 juta untuk membujuknya pergi. Barcelona telah menjalin kontak secara teratur dengan perwakilannya, tetapi United berada di posisi terdepan setelah memulai pembicaraan konkret dengan pihaknya.

Saat ini, Manchester United memiliki Harry Maguire, Leny Yoro, dan Matthijs de Ligt yang bersaing untuk posisi bek tengah kanan. De Ligt baru-baru ini menjalani operasi punggung dan diperkirakan akan kembali pada paruh pertama musim depan. Sementara itu, United memiliki Lisandro Martinez dan Ayden Heaven yang bersaing untuk posisi bek tengah kiri. Lukeba, yang kidal, akan bersaing dengan keduanya jika ia bergabung dengan Setan Merah di musim panas tahun ini.

Castello Lukeba menjalani musim 2025/26 yang relatif mengesankan. Ia memiliki akurasi umpan sebesar 90 persen di Bundesliga, memenangkan 63 persen duelnya. Ia melakukan lima recovery bola per pertandingan dengan satu tekel saja. Meskipun memiliki statistik yang bagus, pemain asal Prancis ini bukanlah yang paling tangguh dalam duel udara mengingat tinggi badannya (184cm). Ia melakukan tiga kesalahan defensif yang cukup fatal musim lalu, salah satunya berujung pada gol.

Castello Lukeba tak diragukan lagi memiliki potensi besar di usia 23 tahun, dan kesepakatan pada akhirnya bisa bergantung pada anggaran. Jika United sampai menghabiskan lebih dari £150 juta untuk merekrut pemain tengah, kepindahan tampaknya tidak mungkin terjadi. Selain memperkuat lini tengah, klub juga sedang mencari bek kiri baru, pemain sayap kiri, striker cadangan, dan kiper cadangan. Bek tengah baru mungkin bukan prioritas utama mereka untuk saat ini.

Sekalipun mereka mengincar satu pemain, fokusnya bisa diarahkan pada solusi hemat biaya untuk memberikan perlindungan selama absennya De Ligt. Mungkin, David Affengruber dari Elche akan menjadi akuisisi yang bagus dan bisa didapatkan dengan harga sekitar £26 juta di musim panas ini.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda