Amerika Serikat Pesta Gol Ke Gawang Paraguay

Jakarta – Amerika Serikat memulai petualangan di Piala Dunia 2026 dengan cemerlang. Sebagai tuan rumah bersama, AS mengawali dengan pesta gol 4-1 saat menjamu Paraguay di SoFi Stadium, Sabtu (13/6/2026) pagi WIB. Kemenangan besar ini membuat pasukan Maurcio Pochettino memimpin klasemen Grup C Piala Dunia 2026. Mereka tergabung bersama Turki dan Australia.

Baca juga: Kanada Paksakan Hasil Imbang Dengan Bosnia

Laga baru berjalan tujuh menit, Amerika Serikat sukses membuka keunggulan atas Paraguay. Gelandang Paraguay, Damian Bobadilla yang berniat menghalau bola justru memasukkan bola ke gawangnya sendiri, sehingga Amerika Serikat unggul 1-0 atas tim tamu. Di menit ke-27, pendukung tuan rumah bersorak setelah Folarin Balogun melepaskan tembakan dari sisi kiri usai menerima umpan pendek dari McKennie dan masuk ke gawang Paraguay. Sayangnya gol itu dianulir wasit karena sang penyerang berada dalam posisi offside.

Empat menit berselang, Balogun berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan tarik dari Christian Pulisic dari sisi kiri, Balogun yang tidak terkawal di kotak penalti Paraguay melepaskan tembakan mendatar yang berbuah menjadi gol kedua Amerika di laga ini. Di masa injury time babak pertama, Balogun memperlebar keunggulan Amerika Serikat. Lolos dari jebakan offside, Balogun menerima umpan terobosan Tillman, lalu menusuk masuk ke kotak penalti Paraguay sebelum melepaskan tembakan keras ke pojok kanan atas gawang Paraguay dan menjadi gol. Skor 3-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Amerika Serikat masih memegang penuh kendali pertandingan. Paraguay yang tertinggal tiga gol di babak pertama tidak menyerah begitu saja. La Albirroja mencoba untuk menaikkan intensitas permainan mereka di babak kedua ini. Usaha Paraguay itu berbuah manis di menit ke-73. Berawal dari umpan pendek Julio Enciso, Mauricio masuk ke kotak penalti Amerika lalu melepaskan tembakan mendatar yang berbuah menjadi gol. Skor berubah menjadi 3-1 masih untuk keunggulan tuan rumah.

Gol tersebut membuat Amerika tersentak. Mereka kembali menaikkan intensitas serangan mereka untuk menambah keunggulan mereka atas Paraguay. Amerika memiliki dua peluang berbahaya dari aksi Weah dan Pepi, namun dua peluang tersebut berhasil diamankan oleh kiper Paraguay, Gill. Di masa injury time, Amerika Serikat berhasil mengubah kedudukan menjadi skor 4-1 setelah pemain pengganti mereka, Gio Reyna sukses membobol gawang Paraguay dengan sontekannya. Skor 4-1 menutup kemenangan The Star and Stripes di laga ini.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Piala Dunia 2026 Resmi Dibuka Di Kanada

Jakarta – Piala Dunia FIFA 2026 resmi menorehkan sejarah baru dengan format perayaan yang sangat unik dan berbeda dari edisi sebelumnya. Turnamen akbar ini menggelar tiga upacara pembukaan spektakuler di tiga negara tuan rumah selama dua hari berturut-turut. Negara Meksiko telah mengambil langkah pertama dengan memulai pesta sepak bola ini pada tanggal sebelas Juni lalu. Rangkaian upacara kemeriahan tersebut kemudian dilanjutkan secara semarak di dua negara tuan rumah lainnya yakni Kanada dan Amerika Serikat.

Baca juga: Piala Dunia 2026 Resmi Dibuka Di Meksiko

Setiap upacara pembukaan dirancang khusus untuk menampilkan kolaborasi apik antara deretan artis lokal dan bintang internasional. Pertunjukan musik dan budaya ini menjadi sajian pemanasan utama sebelum peluit pertandingan pembukaan pertama resmi ditiup oleh wasit. Momen di Toronto menjadi salah satu sorotan utama karena menghadirkan kebanggaan budaya setempat yang diramu dengan standar hiburan dunia. Keragaman masyarakat Kanada benar-benar ditonjolkan sebagai simbol kekuatan pemersatu melalui olahraga sepak bola yang mendunia.

Pihak penyelenggara memastikan bahwa acara pembukaan di Kanada bukan sekadar panggung hiburan musik semata. Mereka mengusung tema keragaman komunitas dan kekuatan pemersatu sepak bola untuk menyatukan berbagai perbedaan latar belakang manusia. Aktor sekaligus komedian terkenal asal Kanada, Will Arnett, turut mengambil peran penting dalam upacara pra-pertandingan bergengsi ini. Alanis Morissette juga dijadwalkan membawakan lagu kebangsaan tuan rumah, sementara Aleksandar Gajic menyanyikan lagu kebangsaan Bosnia dan Herzegovina.

Rangkaian artis ternama lainnya seperti Michael Buble hingga William Prince juga masuk dalam daftar pengisi acara yang memeriahkan panggung. Susunan acara ini dikemas rapi meskipun banyak pihak menilai sentuhan gaya korporat presentasi pemasaran khas FIFA masih terasa cukup kental.

Upacara pembukaan di Toronto ini diawali dengan sebuah sesi penghormatan khusus kepada budaya komunitas pribumi yang pertama kali mendiami tanah Kanada. Langkah apresiasi budaya ini sejalan dengan nilai inklusivitas sejarah yang ingin terus ditonjolkan oleh pihak penyelenggara turnamen. Penyanyi Kanada keturunan pribumi, William Prince, dipercaya untuk menarasikan keseluruhan pertunjukan musik dan tari tradisional yang telah dikoreografikan dengan indah. Penonton di stadion langsung terpukau melihat harmoni gerakan tarian yang merepresentasikan akar sejarah kuat di negara tuan rumah tersebut.

Puncak pesta pembukaan ini berlanjut meriah ketika duo musisi berbakat, Jessie Reyez dan Elyanna, akhirnya ikut bergabung di lapangan. Kedua penyanyi tersebut memanjakan telinga penggemar dengan membawakan lagu ‘Illuminate’ yang merupakan salah satu dari delapan belas lagu resmi Piala Dunia 2026. Setelah performa terakhir, lapangan dibersihkan dan kemudian dimeriahkan oleh defile bendera para peserta Piala Dunia 2026. Rangkaian opening ceremony ini kemudian ditutup oleh penampilan dua legenda di dunia musik yakni Michael Buble dan Alanis Morissette.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Kanada Paksakan Hasil Imbang Dengan Bosnia

Jakarta – Kanada dan Bosnia-Herzegovina bermain imbang dengan skor 1-1 di laga pembuka Grup B Piala Dunia 2026. Bosnia-Herzegovina unggul lebih dulu via striker Jovo Lukic di menit ke-21. Tuan rumah baru menyamakan skor di menit ke-79 via aksi Cyle Larin. Hasil imbang ini membuat kedua kubu berbagi satu poin di klasemen Grup B. Kanada di posisi pertama, sedangkan Bosnia di peringkat kedua. Di laga ini, Kanada tak diperkuat sang kapten Alphonso Davies yang absen karena cedera.

Baca juga: Republik Ceko Kena Comeback Korea Selatan

Pada lima menit pertama, Bosnia-Herzegovina sudah mendapat dua tendangan bebas untuk menciptakan peluang. Pada tendangan bebas keduanya, Bosnia hanya bisa mengancam lewat sundulan lemah Jovo Lukic.  Memasuki pertengahan babak pertama, Kanada mulai menemukan permainannya untuk melancarkan serangan. Di menit ke-15, Jonathan David menusuk dari sisi kanan dan mengirimkan bola ke arah Tani Oluwaseyi, tetapi bola disapu keluar lapangan dan menghasilkan tendangan sudut untuk Kanada.

Bosnia-Herzegovina kemudian mencoba melakukan serangan balik, tetapi upaya umpan voli Demirovic mengenai wasit. Bosnia akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-21. Richie Laryea melakukan pelanggaran yang berujung pada tendangan sudut. Sead Kolasinac menyambut umpan silang dari Amar Memic dan menyundul bola ke arah gawang. Luka Jovic segera meneruskannya menjadi gol. Kanada beberapa kali berupaya menyamakan skor, tapi mentah. Kedudukan ini bertahan sampai babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua, Kanada mendapat peluang emas yang berasal dari tendangan Richie Laryea. Namun, bek Bosnia, Sead Kolasinac, tampil gemilang dengan menghalau bola tersebut, hingga mengenai mistar gawang. Kanada akhirnya mendapatkan momentum menyamakan skor di menit ke-78. Cyle Larin berhasil membobol gawang Nikola Vasilj. Cyle Larin, yang baru beberapa menit di lapangan, menjadi supersub usai mengonversi umpan terobosan Jonathan David.

Ia menyarangkan bola ke sudut kanan gawang Bosnia, meski sempat dibelokkan oleh Nikola Katic. Gol tersebut meningkatkan motivasi tuan rumah setelah hampir saja kalah memalukan di hadapan pendukung sendiri. Baca juga: Hasil Arsenal vs Manchester United 2-0: Skema Sepak Pojok Jadi Petaka Setan Merah Namun, di menit sisa pertandingan, kedua kubu tak mampu mencetak tambahan gol. Satu poin jadi raihan Kanada dan Bosnia di laga pembuka Grup B.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Republik Ceko Kena Comeback Korea Selatan

Jakarta – Wakil Asia di Piala Dunia  2026, Korea Selatan membuka penampilan di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan. Sempat tertinggal lebih dulu, Taeguk Warriors menekuk Republik Ceko 2-1 di Estadio Guadalajara, Meksiko, Jumat (12/6/2026) pagi WIB. Timnas Ceko unggul terlebih dahulu berkat gol Ladislav Krejci di babak kedua. Namun Korea Selatan berhasil membalikkan kedudukan berkat gol Hwang In-Beom dan Oh Hyeon-gyu. Berkat kemenangan ini, Timnas Korea Selatan berada di peringkat kedua grup A Piala Dunia 2026, kalah selisih gol dari Meksiko. Sementara Ceko menempati peringkat ketiga.

Baca juga: Piala Dunia 2026 Resmi Dibuka Di Meksiko

Korea lebih banyak mengendalikan permainan di awal pertandingan. Beberapa kali aksi Son Heung-min merepotkan pertahanan Ceko. Sebuah peluang didapat pada menit 12 melalui Son. Tembakannya masih bisa diblok oleh pertahanan Ceko. Pada menit 14, Korea kembali mendapat peluang. Kali ini lewat aksi Lee Kang-in. Namun tembakan pemain asal Paris Saint-Germain itu masih bisa dimentahkan kiper Ceko Matej Kovar. Ceko sendiri kesulitan menciptakan peluang ke pertahanan Korea yang tampil disiplin. Son kembali mendapat peluang di menit 39. tapi tembakannya masih melebar. Pada akhir babak pertama, Korea seharusnya bisa membuka keunggulan andai In-Beom Hwang bisa menyambar dengan baik sebuah umpan tarik di mulut gawang Ceko. Sepakannya meleset sehingga babak pertama berakhir sama kuat tanpa gol.

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan tidak banyak berubah. Korea Selatan masih mengontrol jalannya pertandingan, sementara Ceko bermain lebih pragmatis dan sesekali mengancam melalui serangan balik. Timnas Ceko secara mengejutkan memecah kebuntuan di menit ke-59. Berawal dari lemparan ke dalam Vladimir Coufal, bola disundul Ladislav Krejci menjadi gol. Ceko unggul 0-1 atas Korea Selatan. Tertinggal satu gol, Korea Selatan langsung menaikkan intensitas serangan mereka. Delapan menit berselan,g Hwang In-Beom sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1, setelah ia mengecoh kiper dan bek Ceko di kotak penalti lalu melepaskan tembakan placing ke sisi kiri bawah wang Ceko.

Pertandingan ini semakin seru. Di menit ke-76, Ceko sempat unggul 2-1 setelah Tomas Soucek menyundul bola hasil tendangan bebas menjadi gol. Namun gol itu dianulir VAR karena Soucek berada dalam posisi offside saat eksekusi tendangan bebas itu. Empat menit berselang, giliran Korea Selatan yang membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Lolos dari jebakan offside, Hwang In-Beom melepaskan umpan silang dari sisi kanan yang kemudian diselesaikan Oh Hyeon-gyu dengan tap-in di depan gawang Ceko. Di sisa babak kedua, pertandingan berjalan sengit dan terjadi jual beli serangan, namun Korea Selatan berhasil mempertahankan skor 2-1 hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.

(Yp/timKB),

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Julian Quinones: Pencetak Gol Pertama PIala Dunia 2026

Jakarta – Piala Dunia 2026 akhirnya resmi dimulai dan nama Julian Quinones langsung masuk buku sejarah. Penyerang Timnas Meksiko itu menjadi pemain pertama yang mencetak gol pada turnamen terbesar sepak bola dunia edisi 2026. Gol tersebut lahir saat Meksiko menghadapi Afrika Selatan pada laga pembuka Grup A di Stadion Azteca, Mexico City, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung tuan rumah, Quinones membuka keunggulan El Tri pada menit kesembilan.

Baca juga: Hujan Kartu Merah Di Laga Pembukaan Piala Dunia 2026

Penyerang berusia 29 tahun itu melepaskan tendangan keras yang gagal dihentikan kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams. Stadion Azteca pun bergemuruh menyambut gol yang menjadi penanda dimulainya pesta sepak bola dunia. Gol itu terasa semakin spesial karena Quinones datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal luar biasa. Pemain naturalisasi Meksiko kelahiran Kolombia tersebut berstatus sebagai top skor Liga Pro Arab Saudi musim 2025/2026.

ulian Quinones lahir di Kolombia sebelum memutuskan membela Timnas Meksiko melalui proses naturalisasi. Keputusan itu terbukti menjadi langkah penting dalam perjalanan karier internasionalnya. Dalam beberapa tahun terakhir, Quinones berkembang menjadi salah satu penyerang paling produktif yang dimiliki Meksiko. Ia juga berperan penting saat El Tri meraih gelar CONCACAF Nations League dan Piala Emas.

Sebelum berkarier di Timur Tengah, Quinones dikenal luas berkat performa impresifnya di Liga MX. Bersama Atlas dan Club America, ia konsisten mencetak gol dan menjadi salah satu striker paling ditakuti di kompetisi tersebut. Pada musim 2023/2024, Quinones mencetak 18 gol di Liga MX bersama Club America. Produktivitas itulah yang kemudian membuka jalan baginya menuju level yang lebih tinggi dalam karier profesional.

Musim 2025/2026 menjadi periode terbaik dalam karier Quinones. Bersama Al-Qadsiah, ia tampil tajam dan sukses menjadi pencetak gol terbanyak Liga Pro Arab Saudi. Quinones mengakhiri musim dengan torehan 33 gol. Catatan tersebut bahkan melampaui dua nama besar dunia, yakni Ivan Toney yang mencetak 32 gol dan Cristiano Ronaldo yang membukukan 28 gol. Produktivitas luar biasa itu membuat Quinones datang ke Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Ia menjadi salah satu tumpuan utama pelatih Javier Aguirre dalam upaya membawa Meksiko melangkah jauh di turnamen.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Hujan Kartu Merah Di Laga Pembukaan Piala Dunia 2026

Jakarta –  Hujan kartu merah mewarnai laga pembukaan Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan. Wasit Wilton Sampaio mengeluarkan tiga kartu merah. Tuan rumah Meksiko sukses menang 2-0 atas Afrika Selatan pada laga di Estadio Banorte, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat tim berjuluk El Tri menjadi pemuncak klasemen Grup A Piala Dunia 2026 dengan koleksi tiga poin. Mereka kini dalam posisi bagus untuk bisa melangkah ke fase gugur, sedangkan Afrika Selatan tentu jadi penghuni dasar klasemen.

Baca juga: Piala Dunia 2026 Resmi Dibuka Di Meksiko

Meksiko langsung tampil menyerang begitu laga dimulai. Mereka hampir unggul cepat pada menit kelima. Aksi Raul Jimenez memaksa Ronwen Williams melakukan penyelamatan gemilang. Selang empat menit kemudian Meksiko akhirnya bisa membuka keunggulan. Julian Quinones mencatatkan diri sebagai pencetak gol perdana di Piala Dunia 2026. Memanfaatkan kesalahan lawan, Quinones melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti yang tak kuasa dibendung Ronwen Williams. Quionones kembali menebar ancaman di menit 19. Kali ini tendangan jarak jauhnya masih melebar dari gawang Afsel. Afsel kesulitan menciptakan peluang hingga pertengahan babak pertama. Bahkan Meksiko hampir mencetak gol kedua. Aksi Jesus Gallardo dengan baik dibendung Ronwen Williams.

Kesempatan emas didapat Afsel pada menit 38. Sundulan yang dilepaskan oleh Lyle Foster sayangnya masih lemah. Bola melebar dari gawang Meksiko. Quinones nyaris mencetak brace di laga ini pada menit 42. Tendangan melengkungnya dari dalam kotak penalti masih membentur tiang gawang Afsel. Sesaat sebelum jeda, Mbekezile Mbokazi hampir membuat skor imbang 1-1. Beruntung bagi Meksiko, aksi Mbokazi bisa dihentikan kiper Raul Rangel. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Meksiko nyaris mencetak gol saat kesalahan umpan kiper Afrika Selatan, Williams, berhasil dipotong Alvaro Fidalgo, tetapi gelandang Meksiko itu kehilangan momentum sehingga tembakannya dari sudut sempit masih bisa diblok. Petaka kemudian menghampiri Afrika Selatan pada menit ke-49 ketika mereka harus bermain dengan 10 orang. Sithole diganjar kartu merah langsung setelah menjatuhkan Marcel Ruiz Gutierrez yang sedang berlari bebas menuju gawang tepat di luar kotak penalti. Keunggulan jumlah pemain membuat Meksiko semakin mendominasi jalannya pertandingan dan terus menekan pertahanan lawan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67 saat Raul Jimenez mencetak gol pertamanya di Piala Dunia 2026 untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Gol tersebut berawal dari kerja apik Julian Quinones yang mampu menguasai bola dalam situasi sulit sebelum mengalirkannya kepada Roberto Alvarado di sisi kanan. Alvarado kemudian melepaskan umpan silang akurat yang disambut sundulan Jimenez dan gagal dihentikan Williams. Memasuki menit-menit akhir, drama kembali terjadi setelah Alvarado terjatuh akibat kontak dengan pemain pengganti Afrika Selatan, Zwade. Setelah meninjau tayangan VAR pada menit ke-83, wasit memutuskan memberikan kartu merah karena kontak ke wajah dianggap sebagai tindakan kekerasan, membuat Afrika Selatan harus bermain dengan sembilan orang.

Meski kalah jumlah pemain, Afrika Selatan tetap berusaha menyerang hingga penghujung laga. Namun pada masa injury time, Meksiko juga kehilangan Cesar Montes yang mendapat kartu merah karena menghentikan peluang emas lawan, sebelum pertandingan akhirnya berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk El Tri.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Piala Dunia 2026 Resmi Dibuka Di Meksiko

Jakarta – Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan upacara pembukaan spektakuler di Stadion Azteca, Mexico City, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Stadion bersejarah tersebut menjadi pusat perhatian dunia sebelum laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan digelar. FIFA menyiapkan pertunjukan yang menggabungkan musik, budaya, dan identitas Meksiko dalam satu panggung megah. Acara ini menjadi pembuka dari rangkaian tiga seremoni yang digelar di negara tuan rumah, yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.

Sejumlah musisi papan atas dunia tampil menghibur puluhan ribu penonton yang memadati Stadion Azteca. Nama-nama seperti Maná, Danny Ocean, J Balvin, Burna Boy, hingga Shakira sukses menciptakan atmosfer luar biasa. Namun, di antara banyak bintang yang hadir, penampilan Shakira menjadi momen yang paling menyita perhatian. Penyanyi asal Kolombia itu sukses membuat suasana stadion bergemuruh lewat aksi panggungnya yang enerjik.

Rangkaian acara dibuka oleh Maná, grup pop rock legendaris asal Meksiko yang sudah eksis sejak awal 1980-an. Penampilan mereka langsung mendapat sambutan meriah dari para penonton yang memenuhi tribun stadion. Setelah itu, giliran Danny Ocean yang mengambil alih panggung. Penyanyi asal Venezuela tersebut membawakan lagu dengan iringan para penari yang mengenakan busana tradisional Meksiko, menciptakan perpaduan budaya yang menarik.

Atmosfer pesta terus meningkat ketika J Balvin tampil membakar semangat penonton. Musisi asal Kolombia itu menghadirkan energi khas musik Latin yang membuat suasana semakin hidup. Opening ceremony kali ini memang dirancang untuk menampilkan kekayaan budaya dan musik dari berbagai belahan dunia. FIFA ingin menjadikan sepak bola sebagai sarana yang menyatukan beragam identitas dalam satu perayaan global.

Puncak acara terjadi saat Shakira naik ke atas panggung bersama Burna Boy. Keduanya membawakan “Dai Dai”, lagu resmi Piala Dunia 2026, yang untuk pertama kalinya dipentaskan di depan publik dunia. Mengenakan busana bernuansa kuning, Shakira tampil penuh percaya diri dan langsung mengundang sorak sorai penonton. Setiap gerakannya mendapat respons luar biasa dari ribuan fans yang hadir di Stadion Azteca.

Setelah penampilan Shakira dan Burna Boy berakhir, pesta cahaya dan kembang api menghiasi langit Mexico City. Momen tersebut menjadi simbol dimulainya turnamen sepak bola terbesar di dunia.

(Yp/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Usai Sudah Kisah Jadon Sancho Dan Manchester United

Jakarta – Manchester United akhirnya mengakhiri perjalanan Jadon Sancho di Old Trafford. Winger asal Inggris itu dipastikan meninggalkan klub dengan status bebas transfer setelah kontraknya habis pada akhir Juni 2026. Keputusan tersebut menjadi penutup dari salah satu transfer paling disorot dalam sejarah modern Manchester United. Sancho didatangkan dengan ekspektasi tinggi, tetapi gagal memenuhi harapan yang melekat pada nilai transfernya.

Saat direkrut dari Borussia Dortmund pada 2021, Manchester United harus mengeluarkan dana sebesar 75 juta pounds. Nilai tersebut menjadikan Sancho sebagai salah satu pembelian termahal klub dalam satu dekade terakhir. Namun, lima tahun berselang, kisah itu berakhir dengan cara yang jauh dari rencana awal. Sancho pergi tanpa menghasilkan keuntungan transfer bagi Setan Merah dan meninggalkan sejumlah tanda tanya tentang perjalanan kariernya di Manchester.

Baca juga: Aston Villa Tampung Jadon Sancho Dan Harvey Elliot

Sancho datang ke Manchester United dengan reputasi sebagai salah satu talenta muda terbaik Eropa. Performanya bersama Borussia Dortmund membuat banyak pihak yakin ia akan menjadi pilar penting di lini serang Setan Merah. Akan tetapi, kariernya di Old Trafford tidak pernah berjalan mulus. Inkonsistensi performa dan berbagai dinamika internal membuat Sancho kesulitan menunjukkan kemampuan terbaiknya secara berkelanjutan.

Puncak masalah terjadi pada September 2023 ketika ia terlibat perselisihan dengan Erik ten Hag. Situasi tersebut membuat Sancho tersingkir dari skuad utama dan membuka jalan menuju serangkaian masa peminjaman. Ia sempat kembali ke Borussia Dortmund pada paruh kedua musim 2023-24 sebelum menjalani musim berikutnya bersama Chelsea. Setelah itu, Sancho menghabiskan musim 2025-26 bersama Aston Villa.

Meski gagal bersinar di Manchester United, Sancho tetap menorehkan sejumlah catatan menarik dalam kariernya di kompetisi Eropa. Salah satu pencapaian paling unik terjadi dalam tiga musim terakhir. Masuk sebagai pemain pengganti saat Aston Villa mengalahkan Freiburg pada final Liga Europa, Sancho menjadi pemain pertama yang tampil pada tiga final kompetisi Eropa berbeda secara beruntun. Sebelumnya ia tampil pada final Liga Champions bersama Dortmund dan final Conference League bersama Chelsea.

Selain itu, Sancho menjadi salah satu dari dua pemain Inggris yang berhasil mencetak gol untuk empat klub berbeda di kompetisi utama Eropa. Catatan tersebut membuat namanya sejajar dengan Peter Crouch dalam sejarah sepak bola Inggris. Kini, masa depan Sancho kembali menjadi bahan perbincangan. Borussia Dortmund disebut sebagai salah satu klub yang tertarik membawanya pulang secara permanen.

(Yp/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

The Three Lions Tutup Laga Uji Coba Dengan Kemenangan

Jakarta – Timnas Inggris, berhasil  meraih kemenangan melawan Timnas Kosta Rika di laga uji coba jelang Piala Dunia 2026. Bermain di Inter&Co Stadium di Florida, Kamis (11/6/2026) dini hari WIB, The Three Lions unggul 3-0. Pertandingan ini awalnya tak berjalan mudah bagi Inggris. Mereka sempat kesulitan membongkar pertahanan Kosta Rika. Perubahan pun harus dilakukan oleh Thomas Tuchel di tengah laga. Hasilnya, Inggris menang berkat gol-gol Declan Rice, Anthony Gordon, dan Ollie Watkins.

Baca juga : Skuad The Three Lions Pilihan Thomas Tuchel

Ini adalah modal yang sangat berharga bagi Timnas Inggris jelang terjun ke Piala Dunia 2026. Kemenangan itu bisa menandakan kesiapan mereka terjun ke pesta sepak bola terbesar di dunia tersebut. Inggris sendiri akan berhadapan dengan lawan berat di laga perdananya di Grup L. Mereka akan berhadapan dengan Timnas Kroasia pada Kamis (18/6/2026) mendatang.

Pertandingan antara Inggris dan Kosta Rika dimulai dengan dominasi kuat dari pasukan Thomas Tuchel sejak menit-menit awal. Pada menit ke sembilan, Declan Rice berhasil membuka keunggulan melalui tendangan langsung yang memanfaatkan umpan tarik brilian dari sisi kiri oleh Anthony Gordon. Setelah gol pertama tercipta, skuad The Three Lions terus melancarkan serangan bertubi-tubi yang menghasilkan peluang berbahaya dari sundulan Harry Kane dan tendangan voli Noni Madueke.

Sayangnya, Madueke membuang peluang emas pada menit 36 ketika tembakannya membentur tiang kanan gawang Kosta Rika yang sudah kosong melompong. Menjelang akhir babak pertama, wasit sempat menunjuk titik putih setelah Gordon terlihat dilanggar oleh Johnson di dalam kotak terlarang. Namun, keputusan tersebut akhirnya dibatalkan oleh pengadil lapangan setelah melakukan tinjauan VAR, sehingga skor 1-0 bertahan hingga jeda,

Memasuki babak kedua, daya serang Inggris sama sekali tidak mengendur dan Madueke kembali mengancam gawang lawan melalui tembakan melengkung yang melenceng tipis. Tekanan konstan ini akhirnya membuahkan hasil krusial pada menit ke-66 ketika wasit memberikan hadiah penalti akibat pelanggaran bola tangan yang dilakukan oleh Araya. Anthony Gordon yang maju sebagai algojo sukses menghujamkan bola ke sudut kiri atas gawang tanpa bisa dicegah oleh kiper untuk menggandakan keunggulan pada menit ke-68. Delapan menit berselang, Morgan Rogers hampir saja memperlebar jarak keunggulan jika tembakan kaki kanannya tidak menyamping tipis dari gawang Kosta Rika.

Memasuki menit ke-87, permainan indah dari tim nasional Inggris kembali membuahkan gol ketiga melalui penyelesaian akhir Ollie Watkins dari jarak dekat. Penyerang tersebut dengan sigap menyundul masuk bola muntah hasil tepisan penjaga gawang terhadap tembakan keras Rogers yang sebelumnya menusuk dari sisi kiri lapangan. Pada masa tambahan waktu babak kedua, pertahanan Kosta Rika masih terus dibombardir oleh Watkins dan Rogers melalui serangkaian peluang berbahaya di dalam kotak penalti. Peluit panjang akhirnya dibunyikan sesaat kemudian, mengesahkan kemenangan meyakinkan dengan skor telak tiga gol tanpa balas untuk timnas Inggris.

(Yp/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Portugal Susah Payah Kalahkan Nigeria Di Laga Uji Coba

Jakarta – Portugal dengan susah payah berhasil mengalahkan Nigeria dengan skor ketat 2-1 dalam laga ujicoba jelang Piala Dunia 2026 yang digelar di  Estadio Dr. Magalhaes Pessoa, Leiria, Portugal, Kamis (11/06/2026) dini hari WIB. Pertandingan tersebut tak berjalan mudah bagi Portugal. Meski mendominasi penguasaan bola, Nigeria bisa bertahan dengan solid dan beberapa kali menciptakan serangan berbahaya.Portugal di laga ini juga diperkuat oleh Cristiano Ronaldo. Namun setelah ia keluar lapangan, Selecao baru bisa mencetak gol kemenangan. Hasil ini tentu adalah hasil yang bagus. Ini menjadi modal berharga bagi Portugal jelang bermain di Piala Dunia 2026.

Baca juga: Skuad Portugal Di Piala Dunia 2026

Pertandingan dimulai dengan agresivitas Portugal melalui tembakan jarak jauh Cristiano Ronaldo pada menit kedua yang masih melambung tinggi. Sang kapten kembali membuang peluang emas pada menit kedelapan setelah gagal memaksimalkan umpan terobosan Nelson Semedo saat tinggal berhadapan dengan kiper. Nigeria tidak tinggal diam dan langsung memberikan ancaman balasan semenit berselang melalui pergerakan cepat penyerang mereka. Sayangnya, tembakan jarak dekat Adams masih menyamping dari gawang Portugal setelah dirinya berhasil melewati penjagaan Inacio. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-23 saat Pedro Neto sukses mencetak gol pembuka untuk tim nasional Portugal. Ia melepaskan tembakan satu sentuhan kaki kiri yang terarah ke sudut kiri bawah gawang setelah menerima umpan matang dari Diogo Dalot di dalam kotak penalti. 1-0 Portugal memimpin.

Gempuran Portugal terus berlanjut ketika tembakan keras kaki kiri Bruno Fernandes pada menit ke-32 berhasil ditepis oleh kiper Okoye. Peluang dari tendangan sudut tak lama setelahnya juga gagal berbuah gol karena sundulan Ronaldo melayang tipis di atas mistar. Kejutan terjadi pada menit ke-37 saat Nigeria berhasil menyamakan kedudukan menjadi imbang melalui aksi brilian dari Adams. Sang penyerang mampu menahan pergerakan Inacio dan mendahului Ruben Dias sebelum menaklukkan kiper Costa dengan penyelesaian yang tenang.skor menjadi 1-1 yang bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Joao Felix hampir membawa Portugal kembali unggul pada menit ke-48 melalui tendangan keras dari pinggir kotak penalti. Bola hasil sepakan setengah voli tersebut menghantam mistar gawang dengan sangat kuat dan sebagian nyaris memantul melewati garis. Pihak Nigeria melakukan beberapa pergantian pemain pada menit ke-61. Portugal juga mengambil langkah serupa pada menit ke-65, namun dengan menarik satu pemain saja yakni Ronaldo dan menggantikannya dengan Goncalo Ramos.

Kegigihan Portugal akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-75 berkat aksi cemerlang Francisco Conceicao di sisi lapangan. Pemain sayap tersebut memotong masuk usai menerima umpan Cancelo sebelum melepaskan tembakan mematikan ke sudut bawah gawang yang tidak bisa dihalau kiper. Nigeria terus berusaha bertahan dari tekanan bertubi-tubi pada sisa waktu pertandingan yang semakin menipis. Hal ini terlihat dari keberhasilan Bewene memotong pergerakan Joao Felix dan penyelamatan heroik Okoye saat menahan tendangan voli Samu pada menit ke-85.

Usaha keras kedua belah pihak di penghujung laga tidak mampu mengubah papan skor lebih lanjut. Wasit akhirnya meniup peluit panjang pertanda pertandingan usai dengan skor akhir kemenangan 2-1 untuk keunggulan Portugal atas Nigeria.

(Yp/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Barcelona Tolak Permanenkan Marcus Rashford

Jakarta – Barcelona telah mengambil sikap terkait masa depan Marcus Rashford. Klub asal Catalonia tersebut dipastikan tidak akan mengaktifkan opsi pembelian permanen senilai 30 juta euro yang tercantum dalam kesepakatan peminjamannya. Keputusan ini menjadi perkembangan penting dalam saga transfer Rashford pada bursa musim panas 2026. Meski tampil cukup positif selama masa peminjaman, Blaugrana memilih untuk tidak mengeluarkan dana besar dalam waktu dekat.

Baca juga: Nasib Rashford Di Barcelona Masih Belum Jelas

Namun, peluang Rashford untuk tetap bertahan di Camp Nou belum sepenuhnya tertutup. Barcelona masih membuka kemungkinan menjalin kesepakatan baru dengan Manchester United apabila situasi finansial dan kebutuhan skuad memungkinkan. Saat ini, masa depan penyerang Timnas Inggris tersebut berada dalam ketidakpastian. Beberapa agenda transfer besar Barcelona diyakini akan menjadi penentu arah karier Rashford dalam beberapa pekan ke depan.

Barcelona telah memutuskan untuk tidak menggunakan opsi pembelian permanen Marcus Rashford. Informasi tersebut diperkuat oleh pakar transfer Fabrizio Romano yang menyebut klausul itu akan berakhir dalam lima hari. Dengan keputusan tersebut, Rashford untuk sementara akan kembali berstatus pemain Manchester United. Akan tetapi, situasi itu tidak otomatis menutup peluangnya untuk kembali mengenakan seragam Barcelona musim depan.

Menurut laporan yang beredar, Barcelona masih tertarik mencari formula lain agar Rashford tetap berada di Catalonia. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah memperpanjang masa peminjaman dengan skema baru yang lebih menguntungkan bagi kedua klub. Keputusan untuk tidak menebus Rashford diyakini lebih didorong oleh pertimbangan finansial ketimbang faktor teknis. Barcelona saat ini memilih mengalokasikan sumber daya mereka untuk prioritas transfer lain yang dianggap lebih mendesak.

Di internal klub, Rashford tetap mendapatkan penilaian positif dari jajaran manajemen dan staf pelatih. Penyerang berusia 28 tahun itu dinilai mampu memberikan kontribusi selama masa peminjamannya bersama tim asuhan Hansi Flick. Bahkan, Rashford disebut lebih tertarik melanjutkan kariernya di Barcelona dibandingkan kembali secara permanen ke Manchester United. Keinginan pemain menjadi salah satu faktor yang membuat peluang kerja sama baru masih terbuka.

Meski demikian, situasi di lini depan Barcelona kini jauh lebih kompetitif. Kehadiran Anthony Gordon menambah persaingan di sektor serangan yang sebelumnya sudah dihuni Raphinha dan Lamine Yamal sebagai pilihan utama. Selain itu, Barcelona juga masih fokus mengejar target besar lain pada bursa transfer musim panas. Upaya mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid menjadi salah satu prioritas utama, meskipun transfer ini akan sangat sulit.

(Yp/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Argentina Cukur Islandia 3-0 Di Laga Uji Coba Terakhir

Jakarta – Sang juara bertahan, Argentina berhasil mengalahkan Islandia 3-0 dalam laga uji coba. Salah satu gol dibuat Lionel Messi lewat titik putih. Pada pertandingan yang digelar di Auburn University’s Jordan-Hare Stadium, Alabama, Rabu (10/6/2026) pagi WIB, Argentina kembali mencadangkan Messi bersama Lautaro Martinez dan Thiago Almada. Strategi Scaloni mencadangkan pemain kuncinya adalah untuk menghindarkan para pemain mendapatkan cedera yang bisa membuat mereka gagal tampil di Piala Dunia yang tinggal beberapa hari lagi akan dimulai.

Baca juga: Argentina Kalahkan Honduras Tanpa Lionel Messi

Meski tanpa sebagian pemain bintangnya, Argentina masih mendominasi pertandingan. Valentin Barco membuka keunggulan Argentina pada menit kedelapan. Diawali kemelut di depan kotak penalti hasil sepakan bebas Argentina, Barco menyambar bola dengan sepakan kaki kiri dan melesat ke pojok atas gawang Islandia. Argentina setelah itu mencoba menambah gol tapi beberapa kali upaya mereka gagal. Skor 1-0 bertahan sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, Argentina masih memegang kendali permainan dan memaksa Islandia lebih banyak bertahan. Lautaro yang masuk sebagai pengganti punya dua peluang mencetak gol tapi belum berhasil. Salah satunya di menit ke-66 ketika bola sepakannya membentur tiang. Messi akhirnya dimainkan di menit ke-70 menggantikan Giuliano Simeone. Dua menit berada di lapangan, Messi mencatatkan namanya di papan skor lewat titik putih menyusul pelanggaran Elias Olafsson kepada Lautaro.

Thiago Almada menutup kemenangan 3-0 Argentina di menit ke-86. Diawali kerjasama Messi dan Rodrigo De Paul di sisi kanan, umpan tarik dilepaskan ke depa gawang dan disambut sontekan Almada. Ini adalah laga uji coba terakhir Argentina sebelum Piala Dunia 2026. Juara bertahan akan bertemu Aljazair, Rabu (17/6) dini hari WIB pekan depan.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Benfica Resmi Lepas Jose Mourinho Ke Real Madrid

Jakarta – Setelah banyak diperbincangkan di media dalam beberapa pekan terakhir, Benfica akhirnya mengumumkan kepergian pelatih Jose Mourinho ke Real Madrid lengkap dengan nilai transfernya. Mereka juga langsung menunjuk penggantinya, Marco Silva. “Benfica menginformasikan kepada CMVM (Komisi Pasar Sekuritas Portugal) bahwa Real Madrid telah resmi menyatakan niatnya untuk merekrut José Mourinho dengan harga 15 juta Euro, dan sang pelatih telah menyetujuinya. Terima kasih, José Mourinho,” bunyi pernyataan Benfica pada Rabu (10/6/2026).

Baca juga: Jose Mourinho Kembali Catatkan Rekor

Pada kesempatan yang sama, Benfica juga mengumumkan kedatangan Silva. Ia dikontrak selama dua musim dengan opsi perpanjangan setahun. Musim lalu Silva menukangi Fulham. “Benfica menginformasikan, dalam sebuah pernyataan kepada CMVM, bahwa telah tercapai kesepakatan dengan Marco Silva untuk penandatanganan kontrak kerja dua musim, yang dapat diperpanjang hingga 2028/29.”

Mourinho akan kembali melatih Madrid setelah periode pertama pada 2010-2013. Ia adalah sosok yang sejak awal diinginkan presiden Florentino Perez, namun pengumumannya menunggu hasil pemilihan umum presiden Madrid melawan Enrique Riquelme. Setelah Perez dipastikan menang, maka penunjukan Mourinho pun menjadi resmi. Ia dikontrak Madrid selama tiga tahun dan diharapkan bisa membawa Madrid kembali meraih trofi usai melalui dua musim tanpa gelar mayor. Pada periode pertamanya di Madrid, Mourinho berhasil memenangi tiga trofi, yakni Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.

Dengan kembalinya Mourinho ke Real Madrid, diyakini juga akan membawa perubahan signifikan di skuad Los Blancos. Sudah umum diketahui bahwa Mourinho adalah seorang pelatih yang loyal ada para mantan anak asuhnya. Kemanapun dia menjadi pelatih, maka hampir dipastikan akan mendatangkan para pemain yang dulu pernah dilatihnya.

(Yp/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Spanyol Raih Kemenangan Di Laga Uji Coba Terakhir

Jakarta – Timnas Spanyol melanjutkan tren positif mereka menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. La Furia Roja tampil dominan saat mengalahkan Peru dengan skor 3-1 dalam pertandingan persahabatan yang digelar di Puebla, Meksiko, Selasa (9/6/2026). Kemenangan tersebut sekaligus menegaskan status Spanyol sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di Piala Dunia 2026. Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda berkualitas, La Furia Roja kembali menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di level tertinggi sepak bola internasional.

Baca juga: Spanyol Ditahan Imbang Irak Di Laga Persahabatan

Spanyol menguasai jalannya laga sejak menit awal dan berhasil unggul melalui gol-gol cepat dari Mikel Oyarzabal dan Pedri. Sementara itu, gol bunuh diri yang melibatkan kiper Peru, Pedro Gallese, semakin memperlebar jarak sebelum Peru mampu memperkecil ketertinggalan pada babak kedua. Sejak peluit kick-off dibunyikan, Spanyol langsung mengambil alih kendali permainan. Permainan umpan pendek yang menjadi ciri khas mereka kembali terlihat, dengan Rodri, Fabian Ruiz, dan Alex Baena menjadi motor serangan sekaligus pengatur ritme permainan di lini tengah. Dominasi penguasaan bola membuat Peru kesulitan mengembangkan permainan. Tim asal Amerika Selatan itu lebih banyak bertahan dan berupaya menahan tekanan yang terus dilancarkan para pemain Spanyol. Hasilnya, Spanyol mampu membuka keunggulan pada fase awal pertandingan melalui penyelesaian klinis Oyarzabal.

Tak lama berselang, Pedri menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan situasi yang berhasil dibangun lini serang Spanyol. Keunggulan dua gol tersebut semakin mempertegas superioritas tim juara Eropa itu atas Peru. Petaka bagi Peru berlanjut ketika sebuah situasi di depan gawang berujung gol bunuh diri yang melibatkan Pedro Gallese. Gol tersebut membuat Spanyol unggul tiga gol dan semakin nyaman mengendalikan jalannya pertandingan.

Memasuki babak kedua, tempo permainan cenderung menurun. Kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain untuk memberikan kesempatan tampil kepada pemain lain sekaligus menguji berbagai skema menjelang kompetisi resmi. Meski intensitas pertandingan tidak setinggi babak pertama, Spanyol tetap mendominasi penguasaan bola dan mampu menjaga organisasi permainan dengan baik. Peru sendiri mulai mendapatkan beberapa ruang untuk menyerang, meskipun peluang yang tercipta masih terbatas.

Gol hiburan Peru akhirnya lahir melalui Jairo Velez. Proses gol bermula dari umpan terukur Marcos Lopez yang berhasil menembus pertahanan Spanyol dan memberi ruang bagi Velez untuk menuntaskan peluang menjadi gol. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan. Spanyol tetap tampil tenang hingga akhir laga dan berhasil mengamankan kemenangan 3-1.

(Yp/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Timnas Indonesia Menang Tipis Atas Mozambik

Jakarta – Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 saat menghadapi Mozambik dalam laga FIFA Matchday yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (9/6/2026) malam WIB. Gol semata wayang Indonesia lahir pada menit ke-12 melalui aksi Ole Romeny. Penyerang naturalisasi itu memanfaatkan umpan matang Ragnar Oratmangoen sebelum melewati kiper lawan dan menceploskan bola ke gawang Mozambik. Meski sempat mendapat tekanan di babak kedua, Indonesia mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Hasil ini menjadi modal positif bagi Garuda dalam rangkaian agenda internasional mereka sepanjang tahun 2026.

Baca juga: Timnas Indonesia Gulung Oman 3-0

Garuda langsung mendapat kesempatan. Kombinasi Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny berbuah sepak pojok. Dari situasi bola mati, tandukan Elkan Baggott mengenai tiang gawang. Bola muntah jatuh di kaki Ole Romeny, yang juga gagal memanfaatkan peluang. Indonesia terus menekan. Setelah tendangan Kevin Diks hanya menyamping, Garuda akhirnya memecah kebuntuan. Ole Romeny mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-12 usai meneruskan terobosan Ragnar Oratmangoen. Kombinasi berikutnya membuka peluang bagi Marselino Ferdinan. Kevin Diks kemudian mengira sudah membuat gol langsung dari sepak pojok. Namun, wasit tidak mengesahkan karena sebelumnya ada pelanggaran.

Selanjutnya giliran Calvin Verdonk yang melepas tembakan. Sementara usaha Ole Romeny masih bisa diblok pemain lawan di garis gawang. Mozambik melancarkan serangan langka. Beruntung kiper Maarten Paes bisa melakukan penyelamatan. Bek Indonesia juga bisa membuang tendangan Mozambik sehingga belum kebobolan. Indonesia gagal memanfaatkan sejumlah peluang di sisa waktu babak pertama, dengan Mozambik menunjukkan peningkatan permainan. Skor 1-0 bagi Garuda.

Memasuki babak kedua, Tidak ada pergantian pemain di Indonesia, sementara Mozambik mengubah tiga personel. Setelah berjalan 15 menit, Indonesia kesulitan menembus pertahanan Mozambik yang tampil lebih rapi usai merombak tim. John Herdman melakukan tiga pergantian. Rayhan Hannan, Nathan Tjoe-A-On, dan Sandy Walsh masuk. Mereka menggantikan Marselino Ferdinan, Rizky Ridho, dan Ivar Jenner.

Masuknya pemain baru langsung memberi pengaruh. Rayhan Hannan yang lolos melepas umpan silang. Bola jatuh ke kaki Nathan Tjoe-A-On. Sayang eksekusinya masih mengenai mistar gawang. Mozambik dalam momentum. Mereka berkali-kali mendapat peluang dan memaksa kiper Maarten Paes bekerja. Namun, kedudukan masih 1-0 dengan laga menyisakan 15 menit. Beckham Putra mendapat kesempatan merumput di sisa waktu. Tapi dia tidak mendapat kesempatan unjuk gigi. Laga pun berakhir untuk kemenangan Garuda.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda