Jakarta – Ulah suporter yang tidak terkendali akhirnya membuat kerugian besar yang harus ditanggung oleh klub sepakbola yang didukungnya. Hal ini terjadi di ajang Piala Prancis., dimana dua buah tim yaitu Olympic Lyon dan Paris FC harus dikeluarkan dari ajang kompetisi Piala Prancis 2021/2022.
Federasi Sepak Bola Prancis ( FFF ) sudah habis kesabaran melihat tingkah suporter yang sering berulah membuat keonaransaat pertadnidngan sedang berlangsung. Pada 17 Desember 2021 lalu, kedua tim berjumpa di Stade Charlety untuk melakoni pertandingan di babak 32 besar Piala Prancis 2021/2022 . Ketika memasuki paruh kedua, kedudukan masih imbang dengan skor 1-1. Hanya saja, laga babak kedua tak kunjung dimulai. Sebab, suporter kedua tim terlibat kerusuhan hingga menginvasi lapangan. Akibatnya, pertandingan pun tak dilanjutkan.

Akhirnya FFF mengambil langkah tegas. Tak tanggung-tanggung, mereka menyatakan kedua tim sama-sama kalah dan tidak ada yang melaju ke babak 16 besar. FFF menganggap baik Lyon dan Paris FC smaa-sama bertanggung jawab atas pendukungnya. Karena penggemar dari kedua kubu-kubu sama salahnya, maka hukuman ini pun dianggap paling tepat.
Selain itu, Lyon dilarang didampingi penggemar di seluruh laga tandang di sisa musim. Hal itu juga berlaku kompetisi Liga Prancis 2021/2022 yang saat ini mereka ikuti. Hukuman denda sebesar 52 ribu euro atau sekitar Rp837 juta juga telah menanti Lyon. Itu merupakan buntut dari sejumlah kerusuhan yang melibatkan Lyon pada musim ini.
Sementara Paris FC uga ikut mendapat hukuman, berupa bermain tanpa penonton selama lima laga di kandang. Selain itu, klub kasta kedua Prancis tersebut menerima denda 11 ribu euro (Rp117 juta).
(bP/teamKB)
Fototitle: sportstars.id