Jakarta – Southampton menjadi pelampiasan dendam Chelsea yang baru saja dipermalukan Real Madrid di hadapan pendukungnya sendiri di ajang perempat final Liga Champions pertengahan pekan lalu. Seakan ingin membuktikan bahwa mereka hanya apes saja saat digulung Madrid, Chelsea melumat Southhampton dengan mencetak 6 gol tanpa balas.
Chelsea langsung tancap gas menekan tuan rumah. Hasilnya, di menit kedelapan, Chelsea sukses membuka keunggulan. Sang bek, Marcos Alonso membobol gawang Forster melalui tembakan mendatarnya. Skor 1-0 berubah untuk keunggulan Chelsea. Delapan menit berselang, Mason Mount mencatatkan namanya di papan skor setelah tendangan kerasnya dari luar kotak penalti gagal dihalau Forster. 2-0 Chelsea memimpin.
Timo Werner akhirnya berhasil mencetak gol setelah berhasil melewati Forster dan menceploskan bola ke gawang Southampton. Skor berubah menjadi 3-0 untuk keunggulan Chelsea. Werner lagi-lagi menunjukkan kepiawaiannya di laga ini. Ia berhasil melepaskan tembakan namun berhasil dipatahkan Forster, namun bola muntah jatuh ke kaki Havertz yang berada di depan gawang dan tanpa kesulitan ia membobol gawang tuan rumah. Skor 4-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Chelsea kembali mencetak gol di menit ke 5 lewat Timo Werner yang sukses mencetak gol keduanya di laga ini sehingga Chelsea unggul 5-0 atas Southampton. Ungul lima gol tidak membut Chelsea mengendurkan serangan. Di menit 55, Mason Mount sukses mencatatkan namanya kembali di papan skor. Berawal dari tembakan Pulisic yang dipatahkan Forster, namun bola disambar oleh Mount. Skor berubah menjadi 6-0 untuk keunggulan sang tamu.
Di sisa babak kedua ini, tempo permainan kedua tim menurun. Sehingga hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pesta enam gol Chelsea ke gawang Southhampton.
(Yp/teamKB)
Fototitle: facebook