Jakarta – Everton sedang mengalami musim terburuk dalam beberapa dekade terakhirnya. Kekalahan yang diderita dari Liverpool di Derby Merseyside akhir pekan lalu, membuat mereka masuk ke dalam zona degradasi yang akan membuat merek aturun kasta ke divisi Championship musim depan. Ini adalah bencana bagi Everton yang selalu menjadi penghuni Liga Primer Inggris dalam beberapa dekade terakhir ini.
Dengan sisa pertandingan yang tinggal empat laga lagi, Everton butuh keajaiban untuk terhindar dari degradasi. Namun langah mereka akan semakin berat, karena sang pelatih terancam hukuman dari FA. Manajer Everton Frank Lampard kemungkinan besar akan menghadapi dakwaan FA menyusul komentarnya terhadap wasit Stuart Attwell. Lampard dibuat geram dengan beberapa keputusan sang pengadil lapangan ketika menjalani laga derby Merseyside kontra Liverpool akhir pekan lalu.

Di pertandingan itu, Everton sangat membutuhkan kemenangan demi menjauh dari zona degradasi. Namun, hasil yang didapat sebaliknya. Skuad Lampard tak berkutik di kaki pasukan Jurgen Klopp yang mendulang kemenangan 2-0.Selepas laga, Lampard mengklaim bahwa penalti tidak akan pernah bisa didapat jika bermain di Anfield, sebagaimana insiden yang melibatkan Anthony Gordon dan Joel Matip di kotak penalti.
Wasit mengabaikan untuk memberi penalti pada Everton dan Lampard merasa ada ketimpangan dari cara Attwell memimpin pertandingan. Dikabarkan Lampard terancam bakal menghadapi dakwaan dari FA karena mempertanyakan integritas ofisial pertandingan. Pernyataannya dianggap tak mendasar dan cenderung menyerang wasit.
Selain kritik pedas dari Lampard, Everton juga telah melayangkan komplain kepada PGMOL [asosiasi wasit] terkait keputusan Attwell dalam pertandingan derby tersebut. Everton saat ini menghuni zona degradasi di posisi ke-18 dengan mengumpulkan 29 poin, terpaut dua poin dari area aman.
(Yp/teamKB)
Fototitle: detik.com