Otak dan pikiran kita lebih sering fokus kepada masalah yang satu ke masalah yang lain. Setelah begini, lalu begitu. Jadwal padat merayap meeting ini dan itu, urus sana dan sini.
Pernahkah kita jeda sejenak dan menghitung anugerah dan rahmat yang Tuhan berikan bagi kita? Menghitung berapa berkat yang Tuhan sediakan dengan cuma-cuma. Bahkan tanpa kita harus berjerih lelah mendapatkannya.
Tak terhingga jika kita mau menghitung berapa besar dan banyaknya anugerah serta rahmatNya. Kita hanya cukup untuk bersyukur atas anugerah dan rahmatNya itu. Atas oksigen dan napas, atas anggota tubuh yang bekerja sempurna, atas darah yang mengalir dan jantung yang berdetak. Atas organ-organ tubuh yang senantiasa bekerja, atas makanan dan minuman yang tersedia. Atas orang tua dan anak-anak kita. Atas panas dan hujan, pohon dan hewan juga alam yang indah. Dan masih banyak lagi.

Ungkapan syukur atas segala limpahan berkatNya membuat kita lebih bisa memaknai hidup. Rasa syukur bisa lebih mengubah sudut pandang kita dalam menghadapi berbagai masalah atau kekurangan kita.
Melatih diri untuk memiliki fokus hanya kepada hal-hal baik, akan membantu diri kita dalam kesehatan mental kita juga, membuat hidup lebih tenang dan bahagia.
Mengingat kebaikan Sang Maha Kuasa Pencipta Segalanya, kita akan bersyukur dan merasa cukup. Kita tidak perlu membandingkan diri kita dengan orang lain, karena setiap kita diciptakan unik dan memiliki perjalanan hidup yang berbeda. Carilah keindahan hidup ini dengan selalu menghitung kebaikan Tuhan dan selalu bersyukur.
(DK-TimKB)
Sumber Foto : PowerofPositivity