Jarang Raih Juara, Ranking Pemain Indonesia Merosot

Bambang Parikesit 31/08/2023 2 min read
Jarang Raih Juara, Ranking Pemain Indonesia Merosot

Jakarta – Indonesia paceklik gelar juara dari beberapa turnamen yang diikuti di tahun 2023 ini. Dapat dihitung hanya beberapa kali wakil Indonesia berhasil meraih gelar juara, kebanyakan diraih oleh para pasangan ganda putra dan Anthony Ginting dari sektor tunggal putra. Selebihnya wakil Indonesia selalu kandas dan gagal meraih satupun gelar juara. Hal ini jelas sangat berpengaruh pada rangking para pemain Indonesia.

BWF memperbaharui daftar ranking atlet-atlet bulutangkis dunia seusai penyelenggaraan BWF World Championship 2023. Jonatan Christie dari sektor tunggal putra mengalami kemerosotan tajam. Dia turun empat tingkat dari pekan lalu menempati posisi kelima. Peraih medali emas Asian Games 2018 itu memang angkat koper lebih awal dari Copenhagen, setelah disingkirkan Lee Zii Jia dari Malaysia pada babak pertama Kejuaraan Dunia Bulutangkis. Jojo kalah dua gim langsung 21-13, 21-15. Sedangkan Chico Aura Dwi Wardoyo tetap berada di posisi yang sama seperti pekan lalu yaitu ranking 21.

Foto: BWF


Atlet dari sektor lain yang mengalami kemerosotan ialah ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Setelah pekan lalu berada di nomor sembilan dunia, ranking juara dunia tiga kali (2013, 2015, 2019) tersebut, pada pekan ini juga turun satu tingkat ke posisi 10 dunia. Disusul Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang juga turun ke ranking 11. Dengan demikian, ganda putra Indonesia hanya menyisakan dua wakil saja pada daftar sepuluh besar ranking BWF.

Dari antara atlet-atlet Indonesia yang posisinya merosot, Bagas Maulana/ Muhammad Shohibul Fikri justru memperbaiki peringkatnya pada minggu ini. Mereka kini berada di ranking ke-13, setelah pekan sebelumnya berada di nomor 15. Nasib bagus juga dialami pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Pada pekan ini, keduanya kembali masuk dalam jajaran top 10 dunia, setelah mereka menjadi runner up di turnamen berlevel Grade 1 tersebut.

Apri/Fadia diganjar naik empat tingkat ke posisi delapan dunia, dari pekan sebelumnya bertengger di peringkat ke-12. Sementara untuk ganda campuran masih harus terus berupaya untuk memperbaiki peringkatnya ke ranking yang lebih baik. Setelah dalam beberapa pekan terakhir, Rinov Rivaldy dkk terlempar dari jajaran 10 dunia, seiring dengan hasil-hasil mereka yang belum maksimal di beberapa turnamen internasional.

(bP/timKB).

Sumber foto: youtube

Loading next article...