Jakarta – Telah lebih dari satu dekade setelah kepemilikan diambil oleh investor dari Timur Tengah, Paris Saint Germain menjelma menjadi super klub yang sangat mewah karena berisikan para pemain top dunia yang bergaji fantastis dan berfasilitas mewah. Royalnya pemilik PSG mengelontorkan dana tak terbatas adalah untuk memenuhi ambisinya membawa PSG menjuarai Liga Champions. Namun hingga saat ini, mimpi mereka belum juga terwujud, padahal hampir semua pemain top sidah pernah memperkuat klub kebanggaan kota Paris itu.
Bahkan kedatangan pemain terbaik dunia, Lionel Messi yang bergabung dengan Neymar Jr dan Kylian Mbappe tetap tidak mampu mewujudkan impian PSG yang nampaknya membuat mereka semakin terobsesi oleh gelar juara Liga Champions. Namun kini, di era kepelatihan pelatih baru, Luis Enrique PSG mulai merubah sudut pandang dan tujuan agar menjadi juara Liga Champions tidak menjadi obsesi yang tidak sehat bagi mereka.

PSG memulai laga perdana Liga Champions musim ini saat menjamu Dortmund di Parc des Princes. Dan Luis Enrique mengakui bahwa timnya perlu mengurangi ekspektasi menjelang pertandingan tersebut. Pelatih asal Spanyol itu menyatakan bahwa semua orang harus mempunyai ambisi namun tidak bisa dijadikan sebuah obsesi yang menyakitkan bila tidak terpenuhi.
PSG telah menjadi identik dengan kegagalan di Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir, mengalami serangkaian tersingkir secara memalukan meski ekspektasinya tinggi. Namun dengan kepergian Lionel Messi dan Neymar pada musim panas ini, skuad asuhan Luis Enrique terlihat sangat berbeda dari mereka yang sering tersingkir dari kompetisi ini.
Enrique menekankan pada anak buahnya untuk bermain lepas dan menampilkan performa terbaiknya. Para pemain dibebaskan dari target besar di Liga Champions yang selama ini dianggap sebagai biang kegagalan mereka. Para pemain yang harusnya bermain lepas mendapat tekanan besar setiap berlaga di Liga Champions. Para fans akan mengungkit gaji besar yang mereka terima yang harus dibayar dengan piala yang mereka inginkan.
PSG menjamu Dortmund di Parc des Princes pada Rabu (20/9) dini hari WIB, sebelum bertanding melawan Marseille di Ligue 1 pada Senin (25/9).
(Yp/timKB).
Sumber foto: detik.com