Jakarta – Era trisula penyerang Liverpool yang oleh fans dan media Indonesia dijuluki Trio Firmansah, memang telah berakhir. Sadio Mane dan Roberto Firmino telah meninggalkan Liverpool dan hanya tersisa Mo Salah yang masih bertahan di Anfield. Nama besar dari ketajaman Trio Firmansah sempat menjadi legenda tidak hanya di Inggris namun juga di Eropa. Trisula Liverpool adalah jaminan bagi skuad Jurgen Klopp memenangkan Piala dari semua kompetisi yang mereka ikuti.
Kini duet maut baru tercipta di Anfield yang merupakan duet Mo Salah dengan penyerang asal Uruguay Darwin Nunez. Mohamed Salah dan Darwin Nunez kini menjadi duet paling mengerikan di Liga Primer Inggris. Betapa tidak, sinergi keduanya telah menghasilkan angka-angka fantastis yang tak bisa disamai duet mana pun di kompetisi ini. Salah dan Nunez merupakan duet yang telah menciptakan peluang terbanyak di antara mereka [19], dan saling memberi assist satu sama lain tertinggi [5] di antara seluruh duo yang ada di Liga Primer.
Salah telah membuat 13 peluang, dan memberi assist untuk Nunez sekali. Sementara Nunez telah mengkreasi enam kans, dan membagi assist empat kali untuk Salah. Terbaru, aksi cemerlang keduanya tersaji saat Liverpool melibas Brentford tiga gol tanpa balas, dengan Nunez melepaskan assist untuk diselesaikan Salah sebagai gol pembuka di pertandingan tersebut. Salah menuntaskan laga ini dengan brace, sementara satu gol lainnya The Reds dicetak Diogo Jota.
Sinergi Salah dan Nunez akan benar-benar diuji apakah mereka masih bisa meletup ketika melawat ke Etihad Stadium, markas Manchester City, 25 November mendatang atau tepat setelah jeda internasional. Bila berhasil tampil konsisten, maka mereka akan bersaing ketat dengan duet Tottenham Hotspurs, Son Heung Min dan James Maddison yang juga sedang gacor-gacornya di musim ini. Berdasarkan catatan hingga akhir pekan lalu, mereka mencatatkan gol dan assist yang lebih baik dibandingkan duet Son Heung Min dan Harry Kane sebelum pindah ke Munchen.
(Yp/timKB).
Sumber foto: google
