Jakarta – Mimpi indah Bayer Leverkusen yang bak kisah 1001 malam akhirnya menjadi kenyataan. Tim berjuluk Die Werkself itu, berhasil menjuarai gelar Bundesliga pertama dalam sejarah mereka usai membantai Werder Bremen 5-0. Hasil ini membawa Leverkusen unggul 16 poin atas Bayern Munchen dengan lima laga tersisa di Bundesliga 2023/24, yang artinya mereka tak lagi terkejar oleh pasukan Thomas Tuchel. Ini adalah gelar liga pertama dalam sejarah Leverkusen, dan mereka berhasil mengakhiri dominasi 11 tahun Die Roten yang selalu menjuarai Bundesliga.
Mimpi Leverkusen memang belum berakhir dengan menjuarai Bundesliga saja. Hebatnya lagi, Die Werkself masih tak terkalahkan di semua kompetisi musim ini. Mereka menang 25 kali dan seri empat kali di Bundesliga 23/24 dan masih bisa menjuarai Liga Europa serta DFB-Pokal. Armada Xabi Alonso memimpin 2-0 dalam agregat di perempat-final Liga Europa melawan West Ham dan akan berjumpa Kaiserslautern di semi-final Piala Jerman.
Die Werkself memimpin lewat penalti Victor Boniface di babak pertama sebelum gol-gol jarak jauh Granit Xhaka dan Florian Wirtz membawa tuan rumah melayang di babak kedua. Wirtz lantas menyempurnakan kontribusinya menjadi hat-trick dengan dua gol tambahan di menit akhir untuk membawa Leverkusen menang 5-0. Publik BayArena pun merayakan momen bersejarah ini dengan selebrasi yang liar.
Melihat papan klasemen Liga Jerman, di bawah posisi Leverkusen ada Bayern Munchen dan Stuttgart, yang sama-sama meraih 63 poin dari 29 laga. Artinya, raihan maksimal kedua tim itu adalah 78 poin, di bawah poin Leverkusen saat ini. Setelah memastikan gelar juara Liga Jerman, Leverkusen masih bisa mengilapkan kisahnya bak mimpi indah musim ini jika mampu meraih hasil positif melawan lima tim di sisa musim yakni Dortmund, Stuttgart, Eintracht Frankfurt, Bochum, dan Augsburg.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook