Jakarta – Setelah legenda Argentina, Angel Di Maria menyatakan akan meninggalkan kompetisi sepakbola Eropa, kini giliran Luis Suarez yang dikabarkan akan gantung sepatu usai gelaran Piala Dunia Antarklub 2025 ini. Luis Suarez diketahui menolak perpanjangan kontrak di Inter Miami. Sang striker bersiap gantung sepatu alias pensiun. Kontrak Luis Suarez di Inter Miami akan habis pada akhir tahun 2025. Klub MLS itu menawarkan perpanjangan semusim lagi, tapi banyak diberitakan oleh media, Suarez telah menolaknya. Luis Suarez diyakini akan segera pensiun. Pemain berusia 38 tahun itu sudah merasa berada di garis finis.
Meski telah menginjak usia 38 tahun dan diganggu masalah cedera lutut, Suarez belum sepenuhnya menunjukkan tanda-tanda tumpul. Sejak kembali bermain bersama sahabatnya, Lionel Messi, di Inter Miami, Suarez sukses mencetak 34 gol dalam dua musim. Namanya langsung tercatat sebagai top skor kedua sepanjang masa di Inter Miami, dan hanya kalah dari Messi sendiri. Suarez juga diakui menjadi salah satu faktor penting dalam sukses Inter Miami menjuarai Supporters’ Shield dan tampil gemilang di Piala Dunia Antarklub 2025.
Namun, keajaiban Suarez di lapangan kini mengalami ketidakpastian. Dengan status sebagai salah satu pemain bergaji tinggi, Inter Miami disebut sedang mengevaluasi keberlanjutan kerja samanya, untuk membuka ruang finansial bagi talenta muda dan fleksibilitas anggaran. Sepanjang karirnya Luis Suarez telah merebut berbagai prestasi besar di Liga Belanda, Spanyol, Brasil, dan Uruguay. Setelah era kejayaannya mulai lewat, Suarez sepertinya mulai bersiap untuk menutup lembaran kariernya. Luis Suarez pernah memperkuat delapan klub sepanjang kariernya. Prestasi terbaiknya ketika berseragam Barcelona pada 2014-2020. Suarez total mengemas 195 gol dan 113 assist dari 283 laga bersama Barca dengan 11 trofi diraihnya. Sebagai bomber, Suarez telah sabet tujuh gelar top skor.
Tahun lalu, Luis Suarez juga telah resmi mengumumkan pensiun dari timnas Uruguay. Suarez merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Uruguay dengan 69 dalam 142 laga. Ia menjalani debutnya pada 8 Februari 2007 menghadapi Kolombia yang berakhir dengan kemenangan 3-1. Sejak itu, ia menjadi bagian penting dari tim. Ia ambil bagian dalam empat edisi Piala Dunia dan lima edisi Copa America serta sekali berpartisipasi di Olimpiade 2012. Capaian terbaiknya yakni meraih gelar Copa America 2011 dengan menekuk Paraguay 3-0 di final.
(Yp/timKB).
Sumber foto: inews.id
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda