Jakarta – Rumor yang menjadi pembicaraan hangat masyarakat sepakbola Indonesia sejak resmi gagal lolos ke Piala Dunia 2026 akhirnya berakhir sudah. PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, beserta seluruh staf kepelatihan asal Belanda, setelah skuad Garuda asuhannya dipastikan gagal melaju ke Piala Dunia 2026. Keputusan ini diumumkan pada Kamis (16/10) melalui pernyataan di laman resmi PSSI.
Dalam keterangannya, PSSI menegaskan bahwa pemutusan kerja sama dilakukan atas kesepakatan bersama atau “mutual termination”, meski sebelumnya kedua pihak telah meneken kontrak berdurasi dua tahun. “Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination.” PSSI menyebut keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan “dinamika internal” serta “arah baru pembinaan tim nasional” ke depannya.
Mewarisi tampuk kepelatihan dari Shin Tae-yong, Kluivert yang berusia 49 tahun baru memimpin skuad Garuda selama delapan pertandingan. Ia mencatatkan tiga kemenangan, empat kekalahan, serta satu hasil imbang. Kemenangan atas Bahrain dan China pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret dan Juni lalu memang memperpanjang napas Indonesia menuju fase selanjutnya.
Namun Jay Idzes cs gagal memetik satu poin pun pada putaran keempat usai dibekap Arab Saudi 3-2 dan Irak 1-0 pekan lalu, sehingga mimpi Garuda untuk terbang ke Piala Dunia harus pupus. Sebelumnya, ia sempat melatih timnas Curacao—yang ironisnya masih berpeluang lolos ke turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu—serta Adana Demirspor, di antara klub-klub lainnya.
Perombakan tak berhenti pada level tim senior. Gerald Vanenburg yang menangani Timnas Indonesia U-23 dan Frank van Kempen selaku pelatih Timnas Indonesia U-20 juga resmi dilepas. “Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20.” Dengan demikian, seluruh struktur kepelatihan Timnas Indonesia di tiga level kini dalam posisi kosong.
PSSI memberikan penghormatan kepada striker legendaris Barcelona itu dan para asistennya atas kontribusi selama hampir satu tahun masa bakti menukangi Timnas Indonesia. Kendati Patrick Kluivert tak lagi menangani Timnas Indonesia, direktur teknik Alexander Zwiers serta kepala pemandu bakat Simon Tahamata masih dilibatkan oleh PSSI.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda