Rifdean Masdor: Dari Sarawak Menuju ONE Championship

Piter Rudai 10/11/2025 4 min read
Rifdean Masdor: Dari Sarawak Menuju ONE Championship

Jakarta – Muay Thai adalah seni bela diri yang lahir di Thailand, tetapi pengaruhnya kini telah merambah ke seluruh dunia, termasuk Asia Tenggara. Dari Malaysia, lahir seorang petarung muda berbakat yang sedang mencuri perhatian dunia: Mohammad Rifdean bin Masdor, atau yang lebih dikenal sebagai Rifdean Masdor “Magic Boy.

Lahir pada 4 November 2002 di Kuching, Sarawak, Rifdean adalah simbol generasi baru Muay Thai Malaysia. Ia tampil di divisi Atomweight ONE Championship, membawa gaya bertarung Muay Thai klasik yang eksplosif, penuh kombinasi pukulan dan tendangan tajam, serta kemampuan menyelesaikan laga dengan cepat lewat KO maupun TKO.

Meskipun usianya baru 22 tahun, Rifdean sudah menorehkan sederet prestasi yang membanggakan: tiga kali berturut-turut juara dunia U23 (2021–2023), medali di SEA Games, serta gelar juara di SUKMA (Sukan Malaysia). Dengan reputasi tersebut, ia kini dianggap sebagai salah satu wajah masa depan Muay Thai Malaysia di kancah dunia.

Dari Kuching Menuju Arena Muay Thai

Kuching, kota kelahiran Rifdean, bukanlah pusat Muay Thai seperti Bangkok atau Phuket. Namun, justru dari kota kecil itulah lahir tekad besar seorang anak muda yang bercita-cita menjadi juara dunia. Sejak kecil, Rifdean sudah menunjukkan minat besar pada seni bela diri. Ia mulai berlatih di gym lokal, ditempa oleh pelatih yang melihat bakat alaminya.

Perjalanan awalnya tidak mudah. Muay Thai di Malaysia masih berkembang, dan fasilitas tidak sebanyak di Thailand. Namun, keterbatasan itu justru melatih mental Rifdean untuk bekerja lebih keras. Dari sesi latihan pagi hingga malam, ia terbiasa menghadapi disiplin ketat dan rasa sakit yang menjadi bagian tak terpisahkan dari seorang nak muay.

Semangat juangnya yang tinggi membuatnya segera tampil di turnamen-turnamen lokal, lalu naik ke panggung nasional. Dari situlah nama “Magic Boy” mulai terdengar.

Julukan “Magic Boy”: Keajaiban di Atas Ring

Julukan “Magic Boy” melekat pada Rifdean bukan sekadar gimmick. Ia dikenal sebagai petarung yang memiliki kemampuan unik untuk mengubah jalannya pertarungan dalam hitungan detik.

Sering kali, lawannya terlihat dominan di awal, tetapi Rifdean mampu membalikkan keadaan dengan kombinasi serangan kilat—pukulan cepat yang disambung tendangan tajam—hingga menghasilkan KO atau TKO. Aksinya di atas ring kerap disebut “ajaib,” karena ia mampu mengeksekusi peluang kecil menjadi kemenangan besar.

Julukan ini kini bukan hanya identitas pribadi, tetapi juga simbol dari kariernya yang penuh kejutan.

Klasik, Eksplosif, dan Berbahaya

Sebagai seorang nak muay, Rifdean tetap mempertahankan akar Muay Thai klasik, tetapi ia memainkannya dengan gaya modern yang lebih eksplosif. Ia terkenal denga

    • Kombinasi pukulan dan tendangan tajam yang mampu menekan lawan sejak ronde pertama.
    • Kemampuan menutup pertarungan cepat, baik melalui KO maupun TKO, membuatnya selalu menjadi ancaman.
    • Agresivitas tinggi, memaksa lawan bermain dalam ritme yang ia tentukan.
    • Penguasaan teknik clinch, siku, dan lutut, ciri khas nak muay tradisional.

Gaya bertarung Rifdean menjadikannya tontonan menarik di ONE Championship. Para penonton tahu, ketika “Magic Boy” masuk ring, pertarungan jarang berjalan membosankan.

Tiga Kali Juara Dunia U23 dan Medali SEA Games

Karier Rifdean diwarnai dengan sederet prestasi besar. Ia berhasil menjadi juara dunia Muay Thai U23 tiga kali berturut-turut pada tahun 2021, 2022, dan 2023—sebuah pencapaian luar biasa yang menunjukkan konsistensi dan dominasinya di kategori usia muda.

Tidak hanya itu, ia juga mempersembahkan medali di SEA Games, ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara, sekaligus membuktikan kualitasnya di tingkat regional. Di ajang domestik, Rifdean juga berjaya di SUKMA (Sukan Malaysia), menambah daftar panjang trofi yang ia koleksi di usia muda.

Prestasi-prestasi ini menjadikan Rifdean bukan hanya atlet nasional, tetapi juga kebanggaan Malaysia di level internasional.

Membawa Nama Malaysia ke Dunia

Bergabung dengan ONE Championship adalah puncak mimpi setiap petarung Asia. Rifdean memasuki divisi Atomweight, sebuah kategori yang penuh dengan nama-nama besar dan gaya bertarung beragam.

Meski usianya masih sangat muda, Rifdean tidak canggung menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai negara. Ia membawa ciri khas Muay Thai klasik Malaysia, sambil menunjukkan eksplosivitas yang membuatnya cepat dikenal.

Setiap pertarungan di ONE menjadi ajang pembuktian. Rifdean tidak hanya bertarung untuk dirinya sendiri, tetapi juga membawa nama Malaysia, memperkenalkan bahwa Negeri Jiran mampu menghasilkan petarung berkelas dunia.

Ikon Baru Muay Thai Malaysia

Dengan usia baru 22 tahun, Rifdean berada di jalur emas untuk menorehkan karier panjang. Ia memiliki fondasi kuat berupa prestasi internasional, pengalaman bertarung melawan lawan elite, serta dukungan penuh dari komunitas Muay Thai Malaysia.

Ke depan, ia diharapkan menjadi ikon Muay Thai Malaysia di panggung global. Jika konsistensi, disiplin, dan mental juara terus ia jaga, bukan mustahil Rifdean Masdor akan menorehkan sejarah sebagai salah satu petarung Asia Tenggara paling berpengaruh di ONE Championship.

Mohammad Rifdean bin Masdor, atau Rifdean Masdor “Magic Boy”, adalah kisah inspiratif seorang anak dari Kuching yang berani bermimpi besar. Dari ring lokal, ia meraih tiga gelar juara dunia U23 berturut-turut, SEA medaliGames, serta kemenangan di SUKMA, sebelum akhirnya menjejakkan kaki di panggung ONE Championship.

Dengan gaya bertarung eksplosif, penuh determinasi, dan kemampuan menyelesaikan laga dengan KO/TKO, Rifdean adalah simbol generasi baru Muay Thai Malaysia. Perjalanannya baru dimulai, tetapi sinar bintangnya sudah terlihat jelas. Dunia kini menunggu babak berikut dari kisah “Magic Boy” yang siap menorehkan sejarah.

(PR/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...