Jakarta – Mimpi Timnas Futsal Indonesia yang tinggal selangkah lagu menjadi juara Asia harus kandas di ujung laga. Garuda menyerah dari Iran lewat drama adu penalti dengan skor 4-5 setelah bermain imbang 5-5 hingga perpanjangan waktu pada final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu malam.
Baca juga: Timnas Futsal Indonesia Catat Sejarah Lolos Ke Final Piala Asia
Laga dimulai dengan kejutan dari Iran. Hossein Tayebi membuka keunggulan pada menit ke-3. Indonesia tak gentar. Empat menit berselang, Reza Gunawan menyamakan kedudukan. Momentum berbalik cepat. Israr Megantara tampil menggila dengan dua gol beruntun yang membawa Indonesia unggul 3-1. Iran menolak menyerah. Mahdi Karimi memperkecil jarak pada menit ke-18, disusul gol Saeid Abbasi di menit ke-23 yang membuat skor kembali imbang 3-3. Indonesia kembali memimpin lewat gol Samuel Eko pada menit ke-24. Skor 4-3 memanaskan arena.
Namun keunggulan itu hanya seumur jagung. Karimi kembali mencatatkan namanya di papan skor dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan dengan kedudukan 4-4. Drama belum usai. Di perpanjangan waktu, Israr Megantara melengkapi penampilan luar biasanya dengan gol ketiga—hattrick—pada menit ke-48. Indonesia unggul 5-4 dan tinggal selangkah dari sejarah. Sayangnya, satu menit kemudian Iran kembali menyamakan skor melalui Salar Aghapour. Skor 5-5 bertahan hingga peluit akhir.
Penentuan juara pun harus dilakukan lewat adu penalti. Dalam momen paling menegangkan malam itu, Iran tampil lebih tenang dan keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4. Indonesia harus puas sebagai runner-up. Meski gagal mengangkat trofi, perjuangan Timnas Futsal Indonesia layak mendapat tepuk tangan panjang. Ribuan suporter memadati Indonesia Arena dan “memerahkan” stadion sejak sore hari. Sorak dukungan tak pernah surut hingga laga berakhir.
Perjalanan Indonesia menuju final pun tak kalah heroik. Pasukan Hector Souto melaju sebagai juara Grup A, menyingkirkan Vietnam di perempat final, lalu menumbangkan Jepang secara dramatis di semifinal lewat perpanjangan waktu. Indonesia mungkin kalah angka di papan skor, tetapi malam itu Garuda menang dalam keberanian, semangat, dan keyakinan bahwa futsal Indonesia kini telah berdiri sejajar dengan raksasa Asia.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda