Sang Pembunuh Raksasa Sedang Menulis Sejarah

Yahya Pahlevy 25/02/2026 2 min read
Sang Pembunuh Raksasa Sedang Menulis Sejarah

Jakarta – Julukan Sang Pembunuh Raksasa yang disematkan pada Bodo/Glimt musim ini kembali menjadi kenyataan. Hal ini terjadi  usai mereka berhasil lolos ke babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka setelah menciptakan kejutan Eropa lainnya, mengeliminasi finalis musim lalu Inter Milan di babak playoff babak gugur dengan skor agregat 5-2. Tim Norwegia ini memimpin 3-1 dari leg pertama pekan lalu, namun masih harus bekerja keras di San Siro.

Inter langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal melalui sundulan Francesco Pio Esposito yang masih melambung tipis. Peluang emas Federico Dimarco juga berhasil dipatahkan oleh aksi akrobatik kiper lawan, Nikita Haikin. Laga Inter vs Bodo/Glimt terus berjalan dengan dominasi tuan rumah yang mengandalkan tusukan Marcus Thuram dari sisi kiri. Namun, pertahanan disiplin wakil Norwegia membuat skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.VPiotr Zielinski sempat mengancam lewat tendangan jarak jauh setelah melewati Hakon Evjen di area tengah. Akan tetapi, akurasi tembakan yang buruk membuat bola hanya meluncur di samping gawang.

Memasuki babak kedua, mimpi buruk tuan rumah dimulai saat Manuel Akanji melakukan kesalahan fatal di area pertahanannya sendiri pada menit 58. Bola direbut oleh Ole Didrik Blomberg yang kemudian memaksa Yann Sommer melakukan penyelamatan, tetapi mantan winger AC Milan, Jens Petter Hauge, menyambar bola muntah menjadi gol. Situasi semakin memburuk bagi sang wakil Italia ketika Hakon Evjen menggandakan keunggulan tim tamu pada menit 72. Sepakan terukur Evjen setelah menerima umpan Hauge meluncur mulus ke pojok bawah gawang.

Alessandro Bastoni sempat memberikan harapan tipis lewat golnya pada menit 76 setelah bola melewati garis gawang dalam kemelut pojok. Namun, usaha keras para pemain Inter untuk mencari gol tambahan tidak membuahkan hasil hingga peluit panjang berbunyi. Duel Inter vs Bodo/Glimt ini menjadi momen bersejarah karena pendatang baru tersebut sukses menyingkirkan pemegang tiga gelar juara. Langkah Nerazzurri di pentas Eropa musim ini resmi terhenti. Kekalahan memalukan di kandang sendiri menjadi penutup cerita yang pahit.

Namun, sebuah kesalahan dari bek Inter, Manuel Akanji, membantu Bodo melaju ke fase berikutnya kompetisi dengan kemenangan 2-1 di Italia. Bodo akan mengetahui lawan mereka di babak 16 besar Liga Champions pada undian yang akan digelar di markas UEFA pada hari Jumat. Mereka akan menghadapi salah satu dari Sporting CP atau Manchester City di babak berikutnya.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...