Jakarta – Di dunia Muay Thai, ada petarung yang tumbuh dari kemenangan-kemenangan panjang, tetapi ada pula yang langsung dikenal karena satu hal yang sangat sederhana dan sangat berbahaya: mereka bisa mengakhiri pertarungan dengan cepat. Yodkitti Fiatpathum termasuk dalam kelompok kedua itu. Ia adalah petarung Muay Thai asal Thailand yang kini tampil di panggung ONE Championship, terutama lewat jalur ONE Friday Fights, dengan gaya bertarung yang agresif, tajam, dan sangat efisien. Profil resmi ONE mencatat Yodkitti berasal dari Thailand, berusia 21 tahun, memiliki tinggi 168 cm, batas berat 56,4 kg, dan bernaung di tim Fiatpathum.
Ia bukan petarung yang dibaca dari volume kemenangan semata, melainkan dari cara ia menang dan bagaimana ia merespons kekalahan. Profil resmi ONE menunjukkan bahwa dua kemenangan Yodkitti di organisasi ini sama-sama datang lewat knockout ronde pertama: satu melawan Luapong Kaewsamrit hanya dalam 25 detik di ONE Friday Fights 59, dan satu lagi melawan Tamnanthai PK Lekfirsthouse pada 2:38 ronde pertama di ONE Friday Fights 78. Dua hasil seperti ini langsung memberi gambaran yang jelas: Yodkitti adalah petarung yang sangat berbahaya sejak bel pertama berbunyi.
Kemenangan atas Luapong Kaewsamrit pada ONE Friday Fights 59 adalah salah satu titik paling mencolok dalam awal kisahnya. Menang hanya dalam 25 detik bukan sekadar soal kekuatan, tetapi juga soal kesiapan mental, timing, dan keberanian menyerang sebelum lawan sempat membangun ritme. Untuk petarung muda, hasil seperti ini sangat berarti. Itu bukan hanya kemenangan, tetapi perkenalan yang keras. Ia seperti langsung berkata kepada semua orang bahwa dirinya tidak datang untuk bertahan aman tiga ronde. Ia datang untuk membuat kekacauan yang singkat dan menentukan.
Momentum itu diperkuat ketika ia kembali mencetak kemenangan KO atas Tamnanthai PK Lekfirsthouse di ONE Friday Fights 78. Kali ini ia membutuhkan waktu lebih lama, tetapi hasilnya tetap sama: kemenangan knockout di ronde pertama. Dua kemenangan KO ronde pertama di panggung ONE Friday Fights membentuk identitas yang sangat jelas. Yodkitti bukan petarung yang harus menunggu pertarungan menjadi rumit untuk terlihat efektif. Ia justru paling mematikan ketika laga masih muda, ketika lawan masih mencoba membaca ritme, dan ketika ruang serang masih terbuka lebar.
Dalam olahraga seperti Muay Thai, jenis petarung seperti ini selalu menarik. Mereka membuat penonton merasa bahwa apa pun bisa terjadi dalam hitungan detik. Dan itulah daya tarik Yodkitti. Dari hanya empat pertarungan resmi yang tercatat di ONE, profil resminya sudah menunjukkan 100 persen finish rate pada kemenangannya. Tidak ada kemenangan angka, tidak ada kemenangan aman. Ketika ia menang, ia menang dengan keras.
Namun, seperti banyak petarung lain, jalan Yodkitti tidak dibangun hanya dari kemenangan. Setelah dua KO yang sangat meyakinkan itu, ia masuk ke fase yang jauh lebih keras. Pada ONE Friday Fights 93 tanggal 10 Januari 2025, ia menghadapi Thway Lin Htet dan kalah lewat KO ronde pertama pada 2:39. Lalu pada ONE Friday Fights 116 tanggal 18 Juli 2025, ia kembali kalah, kali ini dari Pamor-E-Daeng Chokamnuaychai, juga lewat KO ronde pertama, bahkan lebih cepat lagi, pada 1:06. Dua kekalahan ini sangat penting dalam membaca siapa Yodkitti sebenarnya. Ia bukan petarung yang hidup di dunia sempurna. Ia bisa menghancurkan lawan dengan cepat, tetapi ia juga bisa dihukum dengan cepat.
Di situlah cerita Yodkitti menjadi lebih manusiawi dan lebih menarik. Ia tidak dibangun oleh statistik yang rapi tanpa cacat. Ia dibentuk oleh pola yang ekstrem: menang cepat, kalah cepat, lalu harus belajar dari situ. Dalam Muay Thai, pola seperti ini sering menjadi fase paling jujur dalam pertumbuhan seorang atlet. Ketika seorang petarung muda bisa mengakhiri lawan dengan kilat tetapi juga merasakan pahitnya dihentikan secara cepat, ia dipaksa memahami sesuatu yang jauh lebih dalam daripada sekadar teknik: bagaimana mengelola risiko, bagaimana menahan diri, dan bagaimana memilih momen yang tepat untuk menekan.
Dari sisi gaya bertarung, deskripsi tentang Yodkitti sebagai petarung southpaw memang menarik, tetapi sumber resmi yang saya cek tidak menampilkan stance secara eksplisit. Yang bisa dipastikan adalah bahwa ia adalah petarung Muay Thai murni dengan identitas striking yang sangat jelas. Empat pertarungan resminya di ONE semuanya berakhir lewat knockout ronde pertama, entah ia yang menang maupun kalah. Itu memberi gambaran bahwa kariernya sampai saat ini dibangun dari tekanan tinggi dan pertukaran yang intens, bukan dari kontrol lambat atau permainan angka. Rata-rata durasi seluruh pertarungannya di ONE bahkan hanya 1 menit 42 detik, angka yang luar biasa singkat untuk ukuran empat penampilan.
Aspek lain yang patut diperhatikan adalah timnya, Fiatpathum. Profil resmi ONE menuliskan tim tersebut secara langsung, dan nama itu juga melekat pada identitas bertarungnya. Dalam tradisi Muay Thai Thailand, nama gym bukan sekadar formalitas. Itu adalah bagian dari warisan, disiplin, dan cara seorang petarung dibentuk. Bahwa Yodkitti datang dari Fiatpathum memberi konteks bahwa ia dibesarkan dalam sistem Muay Thai yang jelas, bukan petarung yang bergerak tanpa akar.
Kalau berbicara soal prestasi, mungkin Yodkitti belum memegang sabuk besar atau status bintang utama di ONE. Tetapi fondasi ceritanya sudah sangat kuat. Ia telah mencatat dua kemenangan knockout ronde pertama di panggung resmi ONE, dan itu sendiri cukup untuk membuatnya layak diperhatikan. Tidak semua petarung muda bisa menciptakan dampak seperti itu. Pada saat yang sama, dua kekalahannya juga memberi kedalaman pada kisahnya. Ia belum selesai dibentuk. Ia masih berada di fase ketika setiap pertarungan bisa mengubah arah kariernya secara signifikan.
Justru karena itulah Yodkitti Fiatpathum menarik untuk diikuti. Ia adalah petarung yang tidak memberi banyak ruang bagi hal-hal biasa. Dalam empat pertarungan resmi di ONE, tidak satu pun berjalan sampai keputusan juri. Semua berakhir sebelum ronde pertama selesai atau nyaris selesai. Itu berarti setiap kali Yodkitti naik ke ring, penonton hampir selalu bisa mengharapkan sesuatu yang tegas akan terjadi. Dalam olahraga tarung, aura seperti itu tidak bisa dibuat-buat. Itu lahir dari cara seorang petarung bertarung, menang, dan kalah.
Pada akhirnya, Yodkitti Fiatpathum adalah kisah tentang petarung muda Thailand yang sedang dibentuk oleh kerasnya panggung nyata. Yodkitti adalah striker Muay Thai yang berbahaya, agresif, dan nyaris selalu membawa pertarungan ke wilayah ekstrem. Ia mungkin belum menjadi nama terbesar di ONE Championship, tetapi justru karena kariernya masih dini dan sangat terbuka, kisah terbaiknya mungkin belum benar-benar dimulai.
(PR/timKB).
Sumber foto: onefc.com
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda