Jakarta – Unai Emery membuktikan dirinya sebagai sosok paling dominan dalam sejarah Liga Europa. Pelatih asal Spanyol itu sukses membawa Aston Villa menjuarai Liga Europa 2025/2026 usai menang telak 3-0 atas Freiburg di partai final. Keberhasilan tersebut membuat Emery kini mengoleksi lima trofi Liga Europa sepanjang karier kepelatihannya. Catatan itu semakin menegaskan status Emery sebagai spesialis kompetisi kasta kedua Eropa yang belum mampu disaingi pelatih lain.
Baca juga: Unai Emery: Sang Pelatih Maestro Kompetisi Eropa
Meski belum pernah memenangkan Liga Champions, Emery justru membangun reputasi besar di Liga Europa. Hampir setiap tim yang dibawanya ke final selalu mampu keluar sebagai juara. Aston Villa menjadi klub terbaru yang merasakan sentuhan magis Emery di Eropa. Di bawah arahan pria 54 tahun tersebut, Villa sukses mengakhiri penantian panjang mereka untuk kembali mengangkat trofi kontinental.
Tiga gelar pertama Unai Emery diraih bersama Sevilla dalam periode yang sangat bersejarah. Ia membawa klub asal Andalusia itu juara secara beruntun pada musim 2013/2014, 2014/2015, dan 2015/2016. Gelar pertama datang setelah Sevilla mengalahkan Benfica lewat drama adu penalti di final tahun 2014. Kesuksesan tersebut menjadi awal dominasi Emery di kompetisi Liga Europa.
Kini, Aston Villa menjadi klub kelima yang merasakan magis Emery di Eropa. The Villans tampil luar biasa ketika menghancurkan Freiburg 3-0 pada final Liga Europa 2025/2026 di Istanbul. Dengan lima trofi Liga Europa, Emery kini unggul jauh dibanding para pelatih elite lainnya. Giovanni Trapattoni berada di posisi kedua dengan tiga gelar, sementara Jose Mourinho, Rafael Benitez, Diego Simeone, dan Juande Ramos masing-masing baru mengoleksi dua trofi.
(bP/timKB).
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda