Jakarta – Persija Jakarta kembali gagal memperbaiki peringkat di klasemen Liga 1 Indonesia. Berpredikat sebagai tim dengan skiad termahal di Indonesia, Persija belum mampu menampilkan performa sesuai predikat yang disandangnya, di laga terakini, Persija hanya mampu berbagi angka saat dijamu Persikabo 1973 dengan skor 1-1.
Bermain di Stadion Pakansari-Bogor, markas Persikabo 1973, kedua tim sama sama kesulitan menciptakan peluang sepanjang babak pertama. Hak ini dikarenakan keduanya memasang tiga bek untuk melapis pertahanan mereka. Gol baru lahir pada menit ke-42. Krmencik sukses menghukum Persikabo dengan tendangan mendatar terukur ke pojok bawah, setelah pemain Persikabo salah melakukan umpan di wilayah pertahanannya sendiri.
Persikabo sukses menyamakan kedudukan sebelum turun minum, tepatnya pada menit ke-45+1. Tembakan keras Sugeng dari luar kotak penalti dari situasi sepak pojok salah diantisipasi oleh Kudela dan berbelok ke gawang sendiri. Skor 2-2 mengakhiri laga babak pertama.

Memasuki babak kedua, Dominasi penguasaan bola Persikabo masih belum berhenti. Bedanya dengan babak pertama, Laskar Padjadjaran tidak lagi melakukan kesalahan. Tanpa kesalahan itu, Persija jarang sekali menguasai bola dan mengontrol permainan. Upaya menyerang balik kerap kali kandas di tiga bek tengah Persikabo.
Sebaliknya, Persikabo punya banyak sekali tembakan di sekitar menit 49 sampai dengan 52. Ada tiga tembakan beruntun dilepaskan para pemain Persikabo, tetapi semuanya tidak ada yang mengarah tepat ke gawang. Walaupun banyak peluang tercipta, namun tidak adal gol tercipta hingga babak kedua usai. Skor imbang 1-1 menjadi hasil akhir Persiha vs Persikabo 1973.
Hasil ini menempatkan Persikabo sebagai runneup sementara klasemen Liga 1 Indonesia, setelah tidak terkalahkan dalam 4 laga pertama mereka. Sebaliknya hasil ini membuat pErsija belum beranjak dari papan tengah dengan posisi kesepuluh klasemen sementara Liga Indonesia dari hasil sekali menang, dua kali imbang dan sekali kalah.
(bP/timKB)
Sumber foto: tribunnews.com