Tolak Banyak Tawaran, Tuchel Ternyata Incar Kursi Pelatih Barca Dan Timnas Inggris

Yahya Pahlevy 15/10/2022 2 min read
Tolak Banyak Tawaran, Tuchel Ternyata Incar Kursi Pelatih Barca Dan Timnas Inggris

Jakarta – Usai dipecat oleh Chelsea usai laga perdana Liga Champions musim ini, Thomas Tuchel belum juga memulai karier di tempat yang baru. Padahal beberapa tawaran silih berganti mendatangi pelatih asal Jerman itu. Seperti tawaran dari Bayern Leverkusen, Bayern Muenchen, Wolverhampton, dan Sevilla. Namu semua itu ditolaknya tanpa memberikan sebuah alasan yang jelas. Publik pun menjadi bertranya tanya mengapa pelatih sekaliber Tuchel belum juga menemukan klub baru untuk dilatihnya.

PErtanyaan itu akhirnya terjawab sudah. Pelatih berusia 49 tahun itu masih ingin berkarir di Inggris. Sang manajer tertarik untuk menangani Timnas Inggris. Tuchel saat ini punya hasrat untuk melatih di level timnas.Ia merasa sudah cukup melatih di level klub. Ia butuh tantangan baru dan ia menilai melatih timnas bakal jadi tantangan yang oke untuk karirnya. Inggris menjadi incaran Tuchel karena ia menilai The Three Lions punya skuat yang bagus. Selain itu ia juga familiar dengan para penggawa Inggris jadi ia tertarik menangani mereka.

Foto: detik.com

Ditambah kagi posisi pelatih Inggris, Gareth Soutgate kini menjadi diragukan masa depannya. Hal ini tidak terlepas dari kegagalan Inggris meraihsatupun kemenangan di ajang UEFA Nations League, dimana akhirnya Inggris harus terdegradasi ke Gruo 2 ajang kompetisi antar negara Eropa itu. Hal ini dianggap berpengaruh pada kesiapan timnas Inggris di Piala Dunia mendatang. Inggris menjadi salah satu tim yang lolos ke Piala Dunia dengan status juara Grup dengan catatan gol paling produktif sepanjang KJualifikasi Piala Dunia 2022.

Selain tertarik melatih timnas Inggris, dikabarkan Tuchel juga tertarik menjadi pelatih Barcelona. Sikapnya yang wait and see kemungkinan akan mendapat ganjara setimpal bagi dirinya. Saat ini Barcelona berada di ujung tanduk di ajang Liga Champions, berada di posisi ketiga klasemen, Barca harus menyapu bersih dua laga terakhir dengan skor besar bila tidak ingin terlempar ke Liga Europa seperti musim lalu.

Hal ini membuat posisi pelatih Barca, Xavi juga sama dengan Southgate di timnas Inggris. Walaupun berjasa membangun tim yang kuat, namun keduanya gagal membawa tim yang dilatihnya memenuhi target yang telah diberikan. Sepertinya inilah yang membuat seorang Thomas Tuchel setia dan sabar menanti melihat kemungkinan kedua posisi tersebut mengalami perubahan usai PIala Dunia nanti.

(Yp/timKB)

Sumber foto: bola.net

Loading next article...