Jakarta – Tim Formula 1, Ferrari secara resmi mengumumkan pengunduran diri Mattia Binotto sebagai Team Principal Scuderia Ferrari akhir musim ini. Pengumuman yang dirilis pada pada Selasa (29/11/2022) ini selaras dengan gosip yang sudah beredar di paddock Formula 1 selama beberapa pekan terakhir. Binotto pertama kali bergabung dengan Scuderia Ferrari sebagai insinyur mesin mereka pada 1995. Ia kemudian menjabat sebagai Team Principal tim Ferrari di F1 mulai awal 2019, menggantikan posisi Maurizio Arrivabene.
Kegagalannya membawa Ferrari bersaing dengan Red Bull Racing menjadi alasan utama pengunduran diri Binotto. Sebenarnya Ferrari tidak jelek jelek amat di musim ini. Usai menjalani musim yang berat pada 2020 dan 2021, Ferrari merangkul regulasi baru F1 dengan awal musim 2022 yang baik. Mereka pun berhasil finis 1-2 lewat Charles Leclerc dan Carlos Sainz jr di GP Bahrain pada Maret lalu. Sayangnya, hasil Leclerc dan Ferrari menjadi loyo seiring berjalannya musim akibat kendala ketahanan mesin, kesalahan pembalap, serta blunder tim dalam menentukan strategi. Belum lagi ditambah ketangguhan Oracle Red Bull Racing dan Max Verstappen.

Awal November, Binotto sudah sempat digosipkan akan hengkang dari Scuderia Ferrari, tetapi skuad itu membantah. Menurut laporan Sky Sport, pria asal Italia itu dikabarkan bakal digantikan oleh Managing Director Sauber alias Alfa Romeo Racing Orlen, Frederic Vasseur. Namun, pada Selasa pagi waktu Italia, Ferrari akhirnya mengonfirmasi pengunduran diri Binotto dari skuad F1 mereka. Meski begitu, mereka belum mengumumkan siapa yang akan jadi penggantinya
Banyak pengamat memprediksi bahwa hanya Scuderia Ferarri yang bisa memberikan tekanan pada Red Bull Racing musim mendatang. Namun sebesar apapun perubahan di tim Kuda Jingkrak itu, masih akan sulit menandingi Red Bull Racing dan Verstappen yang sangat dominan di musim 2022 ini. Sedabgkan tim kuat lain seperti Mercedes tetap akan menjadi pesaing kedua Red Bull setelah Scuderia Ferrari.
(bP/timKB)
Sumber foto: gridoto.com