Jakarta – Saking penuh sesaknya skuad Chelsea, klub asal Kota London itu terpaksa harus mencoret nama striker mereka, Pierre-Emerick Aubameyang dari skuad teranyar yang didaftarkan untuk fase gugur Liga Champions. Striker Gabon itu ditepikan untuk memberi tempat kepada para pemain baru. Setiap tim di Liga Champions hanya diizinkan memakai 25 pemain senior dalam fase grup, tanpa menghitung para jebolan akademi. Musim ini, Chelsea sudah menggunakan 24 pemain.

Begitu memasuki fase gugur, tiap tim hanya dibolehkan mendaftarkan tiga pemain baru yang direkrut pada bursa transfer Januari. Namun Chelsea hanya melepas Jorginho di musim dingin kali ini. Artinya, jumlah pemain yang tersisa dalam skuad ada 23 orang. Padahal Chelsea ingin mendaftarkan Enzo Fernandez, Joao Felix, dan Mykhailo Mudryk. Jika semua pemain di atas ikut dihitung, maka slotnya akan menjadi 26 orang. Di sinilah Aubameyang menjadi tumbal yang dikorbankan. Pencoretan yang dilakukan terhadapnya bertujuan agar skuad Chelsea kembali menjadi 25 orang, seperti aturan yang sudah ditetapkan di Liga Champions.
Tak hanya Aubameyang, Benoit Badiashile yang baru direkrut seharga 35 juta Pound dari AS Monaco pada bulan lalu juga dicoret. Meski begitu, keduanya tetap didaftarkan di skuad Liga Inggris. Hal itu bisa dilakukan sebab di kancah domestik tak ada pembatasan terkait jumlah pemain yang boleh didaftarkan di tengah musim ini. Manajer The Blues, Graham Potter, mengaku keputusan yang diambil tidaklah mudah. Chelsea akan berjumpa Borussia Dortmund di babak 16 besar. Leg pertama akan digelar di Dortmund pada 16 Februari, sedangkan leg kedua akan berlangsung di London pada 8 Maret mendatang.
(Yp/timKB)
Sumber foto: footbal5stars.com