Jakarta – AC Milan mengakhiri musim 2022 dengan kehilangan dua legenda yang meninggalkan klub yang mempunyai nama besar di dunia itu. Setelah di laga terakhir Serie A musim 2022/2023 pekan lalu, bintang sepak bola asal Swedia yang membela AC Milan, Zlatan Ibrahimovic resmi mengakhiri kariernya di dunia sepak bola. Ibrahimovic mengucapkan salam perpisahan pada pendukung Milan di San Siro. Dengan mata berkaca-kaca, Ibrahimovic mengaku bersyukur bisa mengakhiri perjalanan kariernya di Milan.
Beberapa hari kemudian berita cukup mengejutkan juga datang dari manajemen AC Milan. Kabar pemecatan Paolo Maldini oleh AC Milan menyeruak setelah banyak media Italia mengabarkan soal pertemuan sang direktur teknik dengan pemilik I Rossoneri, Gerry Cardinale. Cardinale mengadakan pertemuan dengan Maldini di Casa Milan pada Senin (5/6/2023) waktu setempat. Pertemuan antara dua petinggi tersebut kabarnya akan membicarakan soal strategi AC Milan pada musim 2023-2024 mendatang, khususnya dalam hal perekrutan pemain dan investasi klub.

Dalam pertemuan tersebut, Maldini menyampaikan bahwa ia meminta otoritas dan dana yang lebih banyak untuk memperkuat skuad jelang musim depan. Akan tetapi, Cardinale, yang saat itu ditemani oleh CEO AC Milan, Giorgio Furlani, menolak permintaan Maldini. Perbedaan pendapat tersebut akhirnya membuat tensi dalam ruang pertemuan tersebut semakin memanas. Hingga akhirnya, pandangan dari kedua belah pihak tidak bisa disatukan setelah melalui perdebatan panjang.
Hasilnya, setelah pertemuan tersebut, Cardinale kabarnya memecat Maldini dan tangan kanannya, yakni Ricky Massara, dari posisi direktur teknik. Sepertinya pertemuan itu memang sudah dipersiapkan sebagai momen untuk memecat Maldini yang dianggap gagal di bursa transfer mendatangkan pemain untuk Milan. Suatu langkah yang dianggap cukup berani , karena Maldini dikenal mempunyai kedekatan pribadi dengan hampir semua pemain pilar Milan.
Kini AC Milan menatap musim mendatang tampa kehadiran dua legenda yang memang kehadirannya tidak selalu terlihat dalam penampilan AC Milan sejak menjadi scudetto musm 2021/2022 yang lalu. Namun peranan keduanya cukup penting sebagi motivator dalam usaha Milan membangun skuad yang diisi para pemain muda sebagai wujud regenerasi yang menjadi sebuah keharusan bagi Milan saat ini.
(Yp/timKB).
Sumber foto: detik.com