Luis Suarez, Anggota Trio MSN Trisula Tertajam Di Dunia

Yahya Pahlevy 08/06/2023 3 min read
Luis Suarez, Anggota Trio MSN Trisula Tertajam Di Dunia

Jakarta – Setiap mengingat nama Luis Suarez, para bola mania setidaknya akan selalu terkenang saat pemain asal Uruguay itu menggigit pemain Italia, Chiellini dan saat dirinya menolak bersalaman dengan Patrick Evra usai dirinya dianggap melakukan tindakan rasial pada pemain asal Prancis itu. Namun selebihnya Suarez juga dikenal sebagai salah satu striker terbaik di dunia pada eranya.

Luis Alberto Suárez Díaz lahir 24 Januari 1987 adalah pemain sepak bola profesional Uruguay yang bermain sebagai striker tim nasional Uruguay. Dirinya dikenal sebagai striker yang menggantikan era Diego Forlan di timnas Uruguay. Namanya melambung bersamaan dengan kompatriotnya, Edinson Cavani yang juga menjadi ujung tombak kembar bagi timnas Uruguay. Sepanjang kariernya dia dijuluki El Pistolero, merujuk pada gayanya berselebrasi usai mencetak gol.


Suarez bergabung dengan tim yunior Nacional pada usia 14 tahun. Pada bulan Mei 2005, di usianya yang baru 18 tahun, Suárez melakukan debutnya di tim utama melawan Atlético Junior di Copa Libertadores. Dia mencetak gol pertamanya pada September 2005 dan membantu Nacional memenangkan liga Uruguay 2005–06 dengan 10 gol dalam 27 pertandingan. Usai mengawali kariernya di dalam negeri, Luis Suarez mencoba peruntungannya di Eropa. Pada 9 Agustus 2007 Suárez menandatangani kontrak lima tahun dengan Ajax, dengan biaya transfer €7,5 juta dan membuat debut klubnya di kualifikasi Liga Champions UEFA melawan Slavia Praha. Suarez tampil sebanyak 110 kali dan berhasil mencetak gol 81 bersama Ajax.

Dengan penampilannya yang impresif di Liga Belanda, klub besar Eropa mulai melirik Luis Suarez. Pihak Ajax pun melakukan kontak dengan klub Eropa lainnya yang tertarik dengan Suárez. Pada 28 Januari 2011, mereka menerima tawaran €26,5 juta (£22,8 juta) untuk Suárez dari klub Liga Utama Liverpool. Bersama Liverpool, nama Suarez semakin mendunia dan berhasil menjadi top skorer Liga Primer Inggris. Bersama Liverpool Suarez mencatatkan 110 penampilan dan berhasil mencetak 69 gol selama tiga musim. Namun kasusnya dengan pemain MU, Patrick Evra membuatnya menjadi Public Enemy Nomor 1 di LIga Inggris. Hal itu membuatnya memutuskan pindah ke Barcelona.

Foto: Laliga.com



Pada 11 Juli 2014, Suarez setuju dengan Barcelona dalam kontrak lima tahun dengan biaya transfer yang bayarannya sebesar £64,98 juta (€82,3 juta), menjadikannya salah satu pemain termahal dalam sejarah sepak bola dunia. Suarez akhirnya menemukan puncak kariernya di Barcelona, bersama Messi dan Neymar, Suares menjelma menjadi trio penyerang paling mematikan di Eropa, bahkan di dunia. Ketiganya dijuluki Trio MSN. Di Barcelona Suarez meledak dengan berhasil mencetak 147 gol dalam 191 pertandingan. Namun kariernya di Barca harus berakhir dan dirinya akhirnya harus memilih klub lain untuk melanjutkan kariernya.


Pada 23 September 2020, setelah gagal bergabung dengan Juventus dan di tengah tuduhan bahwa dia curang untuk mendapatkan kewarganegaraan Italia, Suárez menandatangani kontrak dua tahun dengan Atlético Madrid. Di Atletico ketajamannya belum habis. Dia masih bisa mencetak 32 gol dalam 67 kali penampilannya bersama Los Rajiblancos. Bahkan Suarez sukses membawa Atletico menjadi juara La Liga di musim 2021/2022. Namun faktor usia membuat Suarez sulit bersaing dengan para striker muda lainnya. Atletico akhirnya melepas Suarez sebagai pemain bebas transfer.


Pada 26 Juli 2022, Suárez mengumumkan bahwa dia telah mencapai kesepakatan sebelumnya dengan klub masa kecilnya, Nacional. Suárez mengakhiri musim dengan delapan gol dan tiga assist dalam 14 pertandingan liga. Sedangkan di timnas Uruguay, Suaruez telah mencapai 137 caps dengan gol yang dicetak sebanyak 68 gol. Membuat dirinya tercatat sebagai salah seorang pencetak gol terbanyak timnas Uruguay sepanjang masa.

(Yp/timKB).

Sumber foto: cnnindonesia.com

 

Berita Lainnya

Loading next article...