Jakarta – Tahun 2024 beberapa hari lagi akan kita tinggalkan. Banyak peristiwa Olahraga yang terjadi di tahun kedua usai badai Covid mereda di seluruh dunia. Tim Kulit Bundar akan merangkum lima peristiwa olahraga akbar yang terjadi sepanjang 2024 dan satu artikel mengenai perjalanan Timnas Indonesia dalam sebuah kaleidoskop Olahraga tahun 2024 ini. Tentu saja dengan harapan tahun mendatang timnas Indonesia akan dapat mewujudkan mimpi rakyat Indonesia menyaksikan timnas kesayangan mereka berlaga di Piala Dunia 2026. Sebagai catatan di tahun 2025 tidak terlalu banyak event Internasional digelar, kecuali beberapa multievent regional seperti SEA Games dan Piala Asia kelompok umur yang akan digelar.
Setelah Qatar menjadi tuan rumah menggantikan China untuk menggelar Piala Asia 2023, para fans sepakbola juga disuguhi laga laga menarik di Piala Afrika 2023. Pesta sepak bola di Afrika negara-negara peserta dari seluruh penjuru Benua Hitam digelar di Pantai Gading. Piala Afrika 2023 merupakan edisi ke-34 untuk turnamen antarnegara di Benua Hitam tersebut, dan sebenarnya direncanakan untuk digelar di musim panas agar menghindari konflik dengan pemain yang tampil di kompetisi Eropa. Namun, edisi Piala Afrika 2023 ditunda dari yang dijadwalkan pada Juni dan Juli 2023 harus ditunda, karena masalah iklim, yang dikabarkan untuk menghindari musim hujan di Pantai Gading.
Penundaan ini membuat Piala Afrika 2023 digelar pada 14 Januari hingga 12 Februari 2024, yang melibatkan 24 negara dari berbagai penjuru Benua Hitam. Ada enam Grup (A-F) di Piala Afrika 2023, dua tim teratas akan lolos ke babak selanjutnya, sedangkan empat negara dengan peringkat tiga terbaik juga akan lolos. Ada enam stadion dari lima kota yang akan digunakan sepanjang gelaran Piala Afrika 2023 nanti, yaitu Alassane Ouattara Stadium yang berkapasitas 60 ribu orang dan Felix Houphouet Boigny di Kota Abidjan (33.000). Selain itu ada Stade de la Paix (40.000) di Bouake, Amadou Gon Coulibaly Stadium (20.000), Laurent Pokou Stadium (20.000) di San Pedro, dan Charles Konan Banny Stadium (20.000) di Yamoussoukro.
Hal yang menarik sepanjang Piala Afrika 2023 adalah gagalnya sang juara bertahan dan finalis Pial Afrika sebelumnya, Senegal dan Mesir yang tersisih di babak 16 Besar. Begitu juga dengan tim kuat dengan pemain bertabur bintang top, Kamerun yang langkahnya terhenti di babak yang sama. Sebaliknya ada negara kecil yang tidak terdengar sebelumnya, yaitu Tanjung Verde yang tampil sangat impresif di Piala Afrika kali ini. Mereka berhasil menembus ke perempat final sebelum dikalahkan oleh Afrika Selatan.
Tuan rumah, Pantai Gading yang tampil buruk di babak penyisihan grup, berhasil memperbaiki penampilannya hingga akhirnya lolos ke babak final dan menjadi juara setelah mengalahkan Nigeria dengan skor 2-1. Sementara Afrika Selatan menempati posisi ketiga setelah mengalahkan RD Kongo 6-5 lewat adu tendangan penalti.
Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) memberikan sejumlah penghargaan pada upacara penutupan Piala Afrika 2023. Simon Adigra dinobatkan sebagai Man of the Match Final Piala Afrika 2023 setelah menyumbangkan dua assist. Meski tidak finis sebagai juara, kapten Nigeria, William Troost-Ekong, berhasil meraih penghargaan Pemain Terbaik Piala Afrika 2023. Lalu, pemain berbahaya Guinea-Bissau, Emilio Nsue Lopez, meraih penghargaan Sepatu Emas alias Top Skor Piala Afrika 2023 usai membukukan lima gol sepanjang turnamen.
Penjaga gawang Afrika Selatan, Ronwen Williams, terpilih sebagai Penjaga Gawang Terbaik Piala Afrika 2023 atas aksi heroiknya saat meraih peringkat ketiga turnamen. Dia berkontribusi atas kemenangan Bafana Bafana dalam babak adu penalti melawan Republik Demokratik Kongo. Secara total, dia sudah melakukan empat penyelamatan penalti melawan Tanjung Verde di perempat final dan dua lainnya melawan RD Kongo di perebutan medali perunggu. Selain finis ketiga di Piala Afrika 2023, Afrika Selatan juga mendapat penghargaan Tim Fair Play.
Piala Afrika 2023
Juara: Pantai Gading
Runner-up: Nigeria
Peringkat Ketiga: Afrika Selatan
Peringkat Keempat: Republik Demokratik Kongo
Pemain Terbaik: William Troost-Ekong (Nigeria)
Sepatu Emas: Emilio Nsue Lopez (Guinea-Bissau)
Kiper Terbaik: Ronwen Williams (Afrika Selatan)
Tim Fair Play: Afrika Selatan
(Yp/timKB).
Sumber foto: timKB
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda