Jakarta – Sprinter nasional andalan Indonesia Lalu Muhammad Zohri berhasil meraih medali emas keduanya di cabang atletik PON XX Papua. Medali emas kedua diperolehnya di nomor 200 meter putra, sedangkan medali pertamanya diraih di nomor andalannya 100 meter.
Dalam perlombaan di Stadion Atletik Mimika Sport Complex, Mimika, Papua, Senin (11/10/2021), Zohri membutuhkan waktu 21,31 detik untuk menyelesaikan lintasan. Medali perak menjadi milik wakil Kalimantan Tengah Eko Rimbawan. Eko mencatatkan waktu 21,51 detik. Adapun, medali perunggu direbut wakil Bali I Dewa Made Mudiyasa. Dewa Made membukukan waktu 21,65 detik.

Wa;laupun berhasil merebut medali emas bagi kontingen NTB, namun Zohri sangat kecewa dengan catatan waktu yang dihasilkannya. Menurutnya catatan waktu yang diraihnya saat ini jauh di bawah catatan waktu terbaiknya. Bila dilihat dari catatan waktu terbaik Zohri, memang tidak sepantasnya dia ikut di ajang PON XX Papua ini. Karena dirinya telah berada di level sprinter kelas dunia. Prestasi tertingginya adalah berhasil masuk final nomor 100 meter di Olimpiade Tokyo 2020 yang lalu.
Raihan dua medali emas ini membuat kontingen Nusa Tenggara Barat berhasil meraih 10 medali emas. Kontingen NTB masih berharap sumbangan satu medali emas lagi dari Zohri di nomor estafet 4 x 100 meter putra.
(bP/teamKB)
Fototitle: antaranews.com